Breaking News
0

CEO New York Times: Umur Jurnalisme Cetak Tersisa Satu Dasawarsa

Dunia14/02/2018 18:01
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Warta Ekonomi. CEO New York Times: Umur Jurnalisme Cetak Tersisa Satu Dasawarsa
Warta Ekonomi.co.id, New York

Surat kabar cetak mungkin hanya memiliki umur satu dasawarsa lagi, CEO New York Times Mark Thompson mengatakan kepada pada hari Senin (12/2/2018).

"Saya percaya setidaknya 10 tahun adalah apa yang bisa kita lihat di A.S. untuk produk cetak kami," ujar Thompson pada program "Power Lunch" CNBC. Dia mengatakan bahwa dia ingin edisi cetak "bertahan dan berkembang selama mungkin," namun dirinya juga sadar jika surat kabar cetak akan menghadapi tanggal kedaluwarsanya.

"Kami akan memutuskan itu karena pada aspek bisnisnya," tukasnya.

"Mungkin akan ada saatnya koran tidak masuk akal lagi bagi kita (pada sisi profit)," imbuhnya.

"Hal utama bagi kami adalah kami terus berbenah diri," tutur Thompson.

"Rencana kami adalah terus melayani pelanggan setia kami selama kami bisa, tapi di satu sisi kita juga membangun bisnis digital, agar kami bisa sukses mengembangkan bisnis dan operasi berita setelah koran hilang," ujarnya, sebagaimana dikutip dari CNBC, Rabu (14/2/2018).

Langganan dari produk digital, sebenarnya, mungkin inilah yang membuat New York Times terus berkembang bagi generasi baru pembaca. Sementara Thompson mengatakan jumlah pelanggan cetaknya relatif konstan, "dengan sedikit penurunan setiap saat," tutur perusahaan pada Minggu lalu bahwa pihaknya menambahkan 157.000 pelanggan digital pada kuartal keempat tahun 2017.

Pendapatan dari langganan digital meningkat lebih dari 51 persen di kuartal dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Secara keseluruhan pendapatan berlangganan meningkat 19,2 persen. Sementara itu, pendapatan kuartal keempat perusahaan dan pendapatannya mengalahkan ekspektasi analis, "meski sisi cetak bisnis masih agak tertantang," ungkap Thompson.

Total pendapatan naik 10 persen dari tahun sebelumnya menjadi $484,1 juta. Saham New York Times telah meningkat lebih dari 20 persen tahun ini. Bahkan dengan volatilitas pasar baru-baru ini, saham tersebut naik 8 persen dari minggu lalu. Di bawah kepemimpinan Thompson, New York Times telah menjadi organisasi berita pertama di dunia yang berhasil melewati 1 juta tanda berlangganan digital.

"Tentu kami sebenarnya menghasilkan lebih banyak uang dari pelanggan cetak," tutur Thompson.

"Tapi intinya tentang digital adalah kita percaya bahwa kita dapat tumbuh banyak, dari mereka. Kita sudah mendapat lebih banyak pelanggan digital daripada pelanggan cetak. Digital berkembang sangat pesat. Pada akhirnya, akan ada banyak jumlah pelanggan digital dibandingkan para pelanggan cetak," pungkas Thompson.Penulis/Editor: Hafit Yudi Suprobo
Foto: Reuters/Lucas Jackson

CEO New York Times: Umur Jurnalisme Cetak Tersisa Satu Dasawarsa
 

Artikel Terkait

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email