Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Detail selengkapnya

Transaksi Digital Bank Makin Melejit saat Pandemi

Pasar Saham28/07/2021 17:31
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Warta Ekonomi. Transaksi Digital Bank Makin Melejit saat Pandemi

Pandemi telah mempercepat adopsi digital banking di kalangan konsumen. Layanan perbankan digital menjadi pilihan yang makin menarik karena risiko penularan Covid-19 bisa diminimalisasi.

Sebaliknya, konsumen makin tidak tertarik bertransaksi di kantor cabang dan di ATM. Temuan riset Inventure-Alvara menunjukkan bahwa 81,2% responden memilih layanan aplikasi digital banking dibanding datang ke ATM. Selain itu, 57,3% makin tidak tertarik datang ke kantor cabang.

Sementara itu, pertumbuhan transaksi berbasis aplikasi digital menggerus transaksi berbasis kartu. Berdasarkan dari riset Inventure-Alvara, maraknya teknologi contactless payment seperti QR code memengaruhi pergeseran ini.

Sebanyak 50,9% responden menyatakan tidak tertarik dengan produk berbasis kartu. Hasil temuan ini juga dikonfirmasi oleh Handayani, Director of Consumer Business BRI (JK:BBRI) dalam acara Indonesia Industri Outlook 2nd Semester 2021. Ia mengatakan bahwa transaksi keuangan digital menanjak naik pada situasi sekarang dan bank makin merambah digital dalam perang layanan infrastruktur.

"Tren transaksi digital ini jika dibandingkan antara 3 bulan terakhir dengan 10 tahun terakhir selama tahun 2015–2019 sebelum pandemi, jumlahnya lebih banyak di 3 bulan terakhir ini. Pergeseran ini jauh lebih cepat dari sebelum pandemi," lanjut Handayani.

Bank BRI sendiri, lanjut dia, juga sudah melakukan banyak peningkatan layanan infrastruktur seperti untuk UMKM salah satunya pasar.id. Transaksi online milik BRI pun sudah digunakan untuk bertransaksi oleh puluhan ribu pasar.

Selain itu, BRI juga melakukan pembinaan dan memberikan pelajaran ke UMKM terkait bagaimana memulai perdagangan berbasis media dan digital payment.

Transaksi Digital Bank Makin Melejit saat Pandemi
 

Artikel Terkait

IHSG Merosot 0,93% Jelang Keputusan Fed
IHSG Merosot 0,93% Jelang Keputusan Fed Oleh Investing.com - 20/09/2021

Oleh Lisa Monica Investing.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,93% atau 56,93 poin ke level 6.076,32 pada penutupan sesi kedua hari ini (20/9). Sepanjang perdagangan...

Penutupan Sesi Kedua, IHSG Terkoreksi 0,93%
Penutupan Sesi Kedua, IHSG Terkoreksi 0,93% Oleh Warta Ekonomi Online - 20/09/2021

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,93% ke level 6.076,32 pada penutupan sesi kedua, Senin, 20 September 2021. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak dalam...

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email