Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Detail selengkapnya

Saham Evergrande Melonjak, tapi Masalah Pinjaman Tetap Harus Diselesaikan

Pasar Saham22/07/2021 13:50
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Reuters.

Oleh Gina Lee

Investing.com - Saham China Evergrande Group melonjak, bahkan kala empat bank terbesar di Hong Kong berhenti memberikan hipotek kepada para pembeli apartemen perusahaan yang belum selesai di kota dan hal ini memberikan tekanan lain bagi pendiri perusahaan Hui Ka Yan.

Saham Evergrande Hong Kong (HK:3333) naik 9,25% di HK$7,91 ($1,02) pada pukul 12:30 AM ET (4:30 GMT), bahkan ketika surat utang offshore-nya jatuh tempo 2025 turun 2,6 sen valuasi dolar menjadi 46,8 sen menuju rekor terendah pada pukul 09:37 PM ET.

HSBC Holdings Plc (LON:HSBA), unit Hong Kong Bank of China Ltd., Hang SengBank and Bank of East Asia (OTC:{ {941763|BKIAY}}) dilaporkan ada di antara bank pemberi pinjaman yang menangguhkan hipotek baru untuk dua proyek Evergrande yang saat ini sedang dibangun. Industrial & Commercial Bank of China (OTC:IDCBY) (Asia) dilaporkan juga ada dalam daftar.

"Cukup jelas bahwa pasar telah kehilangan kepercayaan, dilihat dari harga ekuitas dan obligasi," kata Jennifer James, manajer portofolio kredit pasar berkembang di Janus Henderson Investors, kepada Bloomberg.

"Namun, perusahaan masih memiliki opsi," kata James, yang memegang posisi "kecil" di obligasi Evergrande. “Untuk memulihkan kepercayaan, mereka perlu mempercepat penjualan aset dan/atau mendatangkan investor strategis.”

Evergrande mengatakan dalam pernyataan pada hari Rabu bahwa hubungannya dengan banyak bank di Hong Kong memberikan arti operasi lokal tidak akan terpengaruh. Pengembang tetap yakin dapat menyelesaikan pengembangan Emerald Bay II pada Agustus 2021 sesuai jadwal dan The Vertex (NASDAQ:VRTX), proyek keduanya di Hong Kong, ditargetkan selesai pada akhir Oktober 2021.

Pilihan lain yang saat ini terbuka untuk perusahaan adalah mempercepat penjualan aset atau mengamankan bailout dari pemerintah China. Pemerintah telah melakukan upaya dalam beberapa tahun terakhir untuk mengendalikan bahaya moral, tetapi Evergrade bisa menjadi kasus yang 'terlalu besar untuk gagal'. Meskipun pihak berwenang sejauh ini diam mengenai rencana mereka itu, mereka dapat turun tangan untuk mengendalikan kekacauan.

"Likuiditas Evergrande semakin meningkat dan dari semua lini di bawah tekanan ... ini dapat membuka jalan bagi beberapa bentuk pembicaraan restrukturisasi atau perpanjangan utang lebih cepat daripada nanti," kata CEO SC Lowy Michel Lowy kepada Bloomberg.

Pada catatan yang lebih positif, perusahaan mengatakan sebelumnya bahwa mereka menyelesaikan sengketa hukumnya dengan China Guangfa Bank atas pinjaman senilai CNY132 juta, atau $20,38 juta, dan kedua belah pihak akan memperdalam kerjasama bisnis.

Saham Evergrande Melonjak, tapi Masalah Pinjaman Tetap Harus Diselesaikan
 

Artikel Terkait

BSI Siap Salurkan Bansos Nontunai ke 570 ribu Warga Aceh
BSI Siap Salurkan Bansos Nontunai ke 570 ribu Warga Aceh Oleh Warta Ekonomi Online - 23/07/2021

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) siap menyalurkan bantuan sosial Sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH) kepada lebih dari 570 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada tahun...

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email