Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Detail selengkapnya

Revisi Target Harga, Dua Sekuritas Tetap Rekomendasikan Beli Saham ANTM

Pasar Saham 25/05/2022 13:45
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Reuters.

Oleh: Eldo R

Investing.com - PT Aneka Tambang Tbk (Aneka Tambang Persero Tbk (JK:ANTM)) berhasil mencatatkan kinerja kuat sepanjang kuartal I-2022. Kinerja yang kuat ini didukung oleh kenaikan kinerja penjualan bersih dan laba bersih.

Pada kuartal pertama 2022, emiten pelat merah ini membukukan pendapatan bersih senilai Rp 9,75 triliun atau naik 6% dibandingkan pada kuartal I-2021 yang sebesar Rp 9,21 triliun.

Alhasil emiten tambang logam ini membukukan laba bersih senilai Rp 1,47 triliun di sepanjang tiga bulan pertama 2022. Realisasi tersebut melesat 132% dari laba bersih yang ditorehkan pada periode yang sama tahun lalu, yang hanya Rp 630,38 miliar.

Juan Harahap, Analis Mirae Sekuritas menjelaskan kenaikan pendapatan sejalan dengan ekspektasi Mirae Sekuritas. dan juga konsensus (24,9%/23,8% dari ekspektasi kami/konsensus). Peningkatan pendapatan terutama didorong oleh peningkatan pendapatan dari segmen feronikel dan bijih nikel masing-masing sebesar +51,0% YoY dan +70,8% YoY.

"ANTM membukukan kenaikan laba bersih yang naik +868,7% QoQ; +132,5% YoY di kuartal pertama 2022, di atas perkiraan dan konsensus kami masing-masing sebesar 50,8% dan 39,5%," jelas Juan dalam riset harian Mirae Sekuritas, Rabu (23/5).

Di sisi lain, kinerja operasional sejumlah komoditas ANTM turun. Produksi feronikel misalnya, turun 9,8% secara year-on-year (yoy) menjadi 5.681 ton. Penurunan ini disebut karena ANTM melakukan aktivitas pemeliharaan tungku feronikelnya pada kuartal pertama 2022.

Ia menambahkan penurunan produksi feronikel sesuai dengan perkiraan Mirae Sekuritas. Selanjutnya, volume penjualan feronikel tercatat flat sebesar 5,7 ribu tni (+0,6% YoY). Pada segmen emas, tingkat produksi meningkat menjadi 370 kg atau meningkat 27,6%. Namun, volume penjualannya turun 11,3% menjadi 6,6 ribu kg.

"Kami merevisi estimasi pendapatan tahun 2022-23 (forecast) setahun penuh masing-masing sebesar 5,5% dan 6,5% menjadi Rp 41,3 triliun dan Rp 42,3 triliun," jelas Juan.

Penyesuaian tersebut dilakukan karena Mirae Sekuritas meningkatkan rata-rata asumsi nikel global menjadi USD28.000 per ton masing-masing pada 2022F dan 2023F. Kedua, meningkatkan perkiraan porsi pendapatan rekanan, karena Mirae melihat kinerja yang menjanjikan dari Weda Bay Nickel (WBN) di masa depan.

"Kami mengganti basis penilaian kami ke forecast 2023. Oleh karena itu, kami merekomendasikan Beli dengan target harga Rp3.700. Target price kami diturunkan dengan menggunakan metode campuran dari target FY23F EV/EBITDA kelipatan 12,8x dan metode penilaian FCFE (biaya ekuitas: 14,4%; pertumbuhan terminal: 4%," jelasnya.

Sementara itu, Analis BRI (JK:BBRI) Danareksa Sekuritas Hasan Barakwan menilai, realisasi laba bersih ANTM berhasil melampaui perkiraan yang dipasang, yakni sebesar 39,6% dari perkiraan BRI Danareksa Sekuritas dan melebihi konsensus sebesar 39,9%.

Hasan memperkirakan volume penjualan nikel ANTM tahun ini akan mencapai 10 juta ton. Hasan juga meningkatkan perkiraan harga jual rerata feronikel sebesar 22,2% menjadi US$ 55 per ton. Revisi naik ini seiring dengan keyakinan Hasan bahwa ANTM dapat mencatat realisasi ASP bijih nikel yang lebih tinggi pada kuartal mendatang.

Sebagai hasilnya, perkiraan laba bersih ANTM masing-masing meningkat sebesar 22,9% dan 7,4% menjadi Rp 4,5 triliun dan Rp 3,7 triliun untuk periode 2022-2023.

BRI Danareksa Sekuritas mempertahankan rekomendasi saham ANTM dengan target harga yang lebih tinggi, yakni di level Rp 3.400. Sebelumnya, target harga saham Aneka Tambang Persero Tbk (JK:ANTM) berada di Rp 3.200.

“Kami meyakini pada kuartal-kuartal berikutnya ANTM akan mampu membukukan kinerja yang lebih baik, didukung oleh peningkatan volume dan ASP di segmen bijih nikel dan feronikel,” tulis Hasan dalam riset, Senin (23/5).

Revisi Target Harga, Dua Sekuritas Tetap Rekomendasikan Beli Saham ANTM
 

Artikel Terkait

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email