Breaking News
0

Raksasa Otomotif Amerika Ini Bergantung ke Truk Pickup

Pasar Saham13/01/2019 10:30
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Warta Ekonomi. Raksasa Otomotif Amerika Ini Bergantung ke Truk Pickup
Warta Ekonomi.co.id, New York

Raksasa otomotif Amerika Serikat, General Motors (GM), mengatakan bahwa peluncuran model baru untuk produk jajaran truk pickup bakal meningkatkan pendapatan perusahaan pada 2019.

Dilansir Reuters, Sabtu (12/1), GM juga mengumumkan bahwa Cadillac akan menjadi merek kendaraan listrik utama yang membuat saham pembuat mobil nomor 1 di AS itu melonjak hingga lebih dari 8 persen.

GM mengatakan, meskipun terjadi penurunan penjualan mobil penumpang di AS, namun pasar utama diprediksi akan tetap tangguh pada 2019, dengan penjualan di atas 17 juta unit pada 2019.

Kendati demikian, perusahaan itu telah menghabiskan dua tahun terakhir untuk meninggalkan pasar yang kurang menguntungkan di Eropa, sebagian Afrika dan Asia. Pada November lalu, GM juga mengumumkan akan menutup beberapa pabrik di Amerika Utara yang mengancam 15.000 tenaga kerja.

"Karena tindakan yang telah kami ambil selama beberapa tahun, General Motors memasuki tahun 2019 lebih ramping, lebih gesit dan memiliki posisi untuk menang," kata Chief Executive Officer Mary Barra dalam presentasi kepada para investor di New York.

"Kami telah menunjukkan berulang kali bahwa kami bersedia untuk membuat keputusan yang sulit dan strategis, tidak hanya untuk memenuhi komitmen kami tetapi mengamankan masa depan perusahaan," katanya.

Pertarungan untuk mendapatkan keuntungan dari penjualan truk pickup berukuran besar semakin meningkat di antara para produsen mobil asal Detroit, karena penjualan mobil kecil yang menyusut di AS.

GM dan Fiat (MI:FCHA) Chrysler telah meluncurkan truk pickup untuk mengambil lebih banyak bagian di segmen industri otomotif AS yang paling menguntungkan.

GM memperkirakan penjualan mobil di China akan tetap datar pada 2019 dan mereka menyatakan "akan tetap gesit dalam menanggapi dinamika pasar yang berubah" sambil meluncurkan sekira 20 kendaraan baru atau yang diubah pada 2019.

Kendati demikian, penjualan mobil di China mengalami penurunan dalam beberapa dekade, dan Reuters melaporkan bahwa China berencana menetapkan target yang lebih rendah untuk pertumbuhan ekonomi pada tahun 2019. Hal itu diketahui sebagai imbas perang dagang dengan AS.

Penulis: ***
Editor: Annisa Nurfitriyani
Foto: Reuters/Rebecca Cook

Raksasa Otomotif Amerika Ini Bergantung ke Truk Pickup
 

Artikel Terkait

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email