Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Detail selengkapnya

Mantan Raja Obligasi Prediksi Short Obligasi AS, Soroti Kebijakan ‘Operation Twist' Fed

Pasar Saham17/03/2021 10:36
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Reuters.

Oleh Yasin Ebrahim

Investing.com - Tidak seperti beberapa investor, mantan Kepala Eksekutif Pimco Bill Gross tidak menunggu petunjuk dari Federal Reserve ataupun Ketuanya Jerome Powell untuk memprediksi perdagangan besar berikutnya karena mantan raja obligasi ini mengatakan ia memperkirakan bunga obligasi akan naik dan The Fed akan dipaksa untuk meningkatkan pembelian obligasi guna menjaga yield obligasi tetap terkendali.

Gross dilaporkan mengatakan posisi short untuk obligasi United States 10-Year dan United States 30-Year, berspekulasi Federal Reserve akan dipaksa untuk mundur dan membeli obligasi karena inflasi sedang menuju ke 3% sampai 4%.

"Saya memiliki firasat bahwa apa yang dikenal sebagai Operation Twist di akhir 40-an setelah Perang Dunia II dan The Fed mencoba untuk menjaga suku bunga turun dengan membeli obligasi 10 tahunan dan yang lebih lama yang mungkin terjadi di masa depan kita di mana Fed terbatas dengan dana sekitar $1 triliun dalam pembelanjaan langsung, dan akan mulai membelanjakan lebih banyak untuk tenor 10-an, 20-an dan 30-an guna mempertahankan bunga obligasi jangka panjang turun," ungkap Gross dalam wawancara Bloomberg. Ia juga berspekulasi Fed kemungkinan telah memulai Operation Twist - alat kebijakan moneter yang sebelumnya digunakan oleh Fed di masa lalu untuk menurunkan bunga obligasi jangka panjang dengan membeli dan menjual Treasury AS untuk jatuh tempo yang berbeda - menyusul lonjakan baru-baru ini dalam imbal hasil obligasi selama periode tersebut selama beberapa minggu terakhir.

Tetapi pria yang menguasai pasar obligasi selama lebih dari empat dekade ketika bunga obligasi berkisar antara 15% hingga 20% terus memperhatikan aksi perdagangan terkait Reddit yang telah menarik perhatian global. Gross, tampaknya tidak terpengaruh oleh kecemasan yang ditujukan pada penjual short seperti Melvin Capital, ia mengatakan masih berposisi short untuk GameStop Corp (NYSE:GME) setelah mengungkapkan bulan lalu bahwa ia menghasilkan dana sekitar $10 juta untuk posisi bearish.

Gross awalnya mengambil posisi tersebut setelah melihat saham ini nilainya berlipat ganda dalam semalam setelah cuitan CEO Tesla (NASDAQ:TSLA) Elon Musk tentang "Gamestonk !!" pada 26 Januari lalu. "Mengapa pasar meningkat berlipat ganda dalam semalam ketika Musk mencuit "Gamestonk !!"? Apa artinya ini? Setengah dari ini saya tidak menyadarinya. Ini hampir seperti saya seorang idiot, tapi saya tidak berpikir itu benar. Musk adalah setan kecil," Gross menjelaskan dalam wawancara dengan Citywire bulan lalu.

Mantan Raja Obligasi Prediksi Short Obligasi AS, Soroti Kebijakan ‘Operation Twist' Fed
 

Artikel Terkait

Salurkan Kredit UMKM, Bank Mayapada Gandeng Modalku
Salurkan Kredit UMKM, Bank Mayapada Gandeng Modalku Oleh Warta Ekonomi Online - 22/10/2021 1

Sebagai bentuk dukungan terhadap pertumbuhan usaha ekonomi rakyat, Bank Mayapada menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan platform pendanaan digital Modalku.Perjanjian kerja...

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email