Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Detail selengkapnya

Kebanjiran Duit Rp22 Triliun, IFG Life Bakal jadi Perusahaan Asuransi Raksasa

Pasar Saham07/12/2020 14:30
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Warta Ekonomi. Kebanjiran Duit Rp22 Triliun, IFG Life Bakal jadi Perusahaan Asuransi Raksasa
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta

Wacana Indonesia Financial Group (IFG) menjadi pemain besar pada industri asuransi jiwa dan kesehatan di Indonesia mulai memperlihatkan sinyal yang kuat. Pasalnya pemerintah bersama jajaran Komisi VI DPR RI telah menyetujui Penyertaan Modal Negara (PMN) senilai Rp 22 triliun kepada IFG untuk mendirikan perusahaan asuransi baru bernama IFG Life.

Direktur Bisnis IFG, Pantro Silitonga mengatakan, pendirian IFG Life merupakan bagian dari peta jalan atau roadmap IFG demi memiliki bisnis di sektor asuransi jiwa, kesehatan dan pengelolaan dana pensiun. Dengan menjadi anggota baru dalam holding BUMN sektor asuransi dan pembiayaan, Pantro menambahkan, manajemen IFG optimistis IFG Life akan menjadi perusahaan asuransi yang besar dan kuat.

"Kami juga optimistis IFG Life dapat diterima masyarakat sebagai perusahaan asuransi baru dengan produk-produk yang aman, menguntungkan, dengan pelayanan yang berkualitas. Kami menargetkan IFG Life dapat beroperasi mulai Januari 2021," ujar Pantro dalam keterangan tertulisnya, d Jakarta, akhir pekan kemarin.

Baca Juga: Digerogoti Covid-19, Industri Asuransi Masih Stabil

Pantro menjelaskan, dalam rangka mewujudkan perusahaan asuransi yang kuat, profitabel dan berkelanjutan, pihaknya mengaku akan menerapkan sejumlah standarisasi pada saat menjalankan bisnis IFG Life. Selain menyiapkan produk-produk asuransi yang mampu menjawab kebutuhan pasar, Patro bilang, pengelolaan bisnis IFG Life juga akan berorientasi pada penerbitan produk-produk dengan janji manfaat yang realistis namun berkelanjutan.

"Pararel Kami juga akan menerapkan standarisasi yang aman pada sistem pengelolaan investasi perusahaan, pemanfaatan teknologi informasi termutakhir, hingga menerapkan prinsip GCG pada saat menjalankan roda bisnis perusahaan. Dengan begitu Kami yakin IFG Life akan menjadi pemain baru dengan potensi bisnis yang besar dan sustainable," tutur Pantro.

Seperti yang diketahui, pada Senin (30/11/2020) kemarin Pemerintah bersama Komisi VI DPR RI telah menyetujui rencana Penyertaan Modal Negara (PMN) senilai Rp 22 triliun ke IFG untuk mendirikan IFG. Tak hanya itu, jajaran IFG juga telah menyiapkan dana senilai Rp 4,7 triliun yang berasal dari setoran dividen anggota holding BUMN asuransi dan pembiayaan sehingga total dana yang disiapkan untuk IFG Life mencapai Rp 26,7 triliun.

Sejatinya, dana tersebut akan digunakan IFG untuk mendirikan dan mengelola IFG Life sehingga mampu menjadi perusahaan asuransi jiwa dan kesehatan tersebesar di Indonesia.

Hal ini dimungkinkan lantaran IFG Life memiliki target pasar yang luas, berasal dari ekosistem BUMN dan masyarakat umum. Di samping IFG Life juga akan melanjutkan pengelolaan polis-polis Jiwasraya yang telah direstrukturisasi sebelumnya. Di mana pelaksanaan Program Restrukturisasi polis Jiwasraya akan mulai disosialisasikan pada Desember 2020 ini.

"IFG Life juga akan membidik ceruk pasar asuransi Indonesia yang potensinya masih sangat besar. Bahkan tidak menutup kemungkinan IFG Life akan bermain di pasar Asean beberapa waktu mendatang," terang Pantro.

Dengan hadirnya IFG Life, itu artinya saat ini terdapat 10 perusahaan yang berada di dalam naungan IFG. Adapun perusahaan-perusahaan yang menjadi anggota holding BUMN asuransi dan pembiayaan, meliputi: PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo), PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo), PT Jasa Raharja, PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo), PT Bahana Sekuritas, PT Bahana TCW Investment Management, hingga PT Bahana Artha Ventura, PT Grahaniaga Tata Utama, serta PT Bahana Kapital Investa.

Penulis: ***
Editor: Fajar Sulaiman
Foto: Allianz (DE:ALVG) Indonesia

Kebanjiran Duit Rp22 Triliun, IFG Life Bakal jadi Perusahaan Asuransi Raksasa
 

Artikel Terkait

BSI Siap Salurkan Bansos Nontunai ke 570 ribu Warga Aceh
BSI Siap Salurkan Bansos Nontunai ke 570 ribu Warga Aceh Oleh Warta Ekonomi Online - 23/07/2021

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) siap menyalurkan bantuan sosial Sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH) kepada lebih dari 570 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada tahun...

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email