🔥 Pilihan Saham Premium AI InvestingPro Sekarang diskon hingga 50%AMBIL SALE

IHSG Turun Lagi ke Level 6.900an, TLKM dan MIKA Berhasil Bullish

Diterbitkan 13/06/2022, 15/19
XAU/USD
-
USD/IDR
-
GC
-
JKLQ45
-
JKKM100
-
JKSE
-
ADRO
-
INPC
-
TOWR
-
TLKM
-
BMSR
-
MIKA
-
BIMA
-
WTI/USD
-
KIOS
-
YELO
-
ESTA
-
LUCY
-
JKTECHNO
-
JKTRANS
-
JKENERGY
-
SICO
-
GOTO
-
WINR
-

Oleh: Eldo R

Investing.com - Jakarta Stock Exchange Composite hari ini minus 1,29% hingga ke 6.955 pada Senin (13/6). Semua sektor mengalami penurunan pada minggu ketiga Juni. Namun sektor Indonesia SE Technology, Indonesia SE Transportation dan Indonesia SE Energy mengalami penurunan terdalam.

Selain Jakarta Stock Exchange Composite, indeks Jakarta Stock Exchange LQ45 dan IDX Kompas 100  juga mengalami penurunan. Di papan saham Jakarta Stock Exchange LQ45, hanya GoTo Gojek Tokopedia PT (JK:GOTO) yang menjadi saham teraktif dan juga mengalami akumulasi kenaikan.

Saham Mitra Keluarga Karyasehat Tbk PT (JK:MIKA) , Telkom Indonesia (Persero) Tbk PT (JK:TLKM) dan Sarana Menara Nusantara Tbk (JK:TOWR) juga berhasil bullish

Selanjutnya, top gainers hari ini diisi oleh saham nonJakarta Stock Exchange LQ45 yakni Kioson Komersial Indonesia Tbk PT (JK:KIOS), Winner Nusantara Jaya Tbk PT (JK:WINR), Primarindo Asia Infrastructure Tbk PT (JK:BIMA), Bintang Mitra Semestaraya Tbk (JK:BMSR), dan Yelooo Integra Datanet Tbk PT (JK:YELO).

Sedangkan top losers yakni Adaro Energy Tbk (JK:ADRO), Sigma Energy Compressindo Tbk PT (JK:SICO), Esta Multi Usaha PT (JK:ESTA), Bank Artha Graha Internasional (JK:INPC), dan Lima Dua Lima Tiga PT (JK:LUCY).

Dalam riset Pilarmas Investindo Sekuritas, dijelaskan bahwa pada perdagangan hari ini Indeks Jakarta Stock Exchange Composite bergerak melemah yang tertekan sentiment negative pasar global seiring dengan rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) tercatat US CPI MoM naik dari sebelumnya 0.3% menjadi 1%. YoY naik dari sebelumnya 8.3% menjadi 8.6%. Ini memberikan petunjuk tingkat inflasi tahunan di AS secara tak terduga meningkat menjadi 8,6% pada Mei 2022, tertinggi sejak Desember 1981 dan dibandingkan dengan perkiraan pasar sebesar 8,3%.

"Pasar memandang kenaikan inflasi tentunya akan memberikan arah atau petunjuk dimana lonjakan inflasi The Fed akan melakukan kebijakan agresif moneternya untuk menaikan suku bunga acuannya," bunyi Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas Senin siang (13/6).

Sebelumnya bank sentral Eropa juga memberikan signal sehubungan kebijakan moneter yang akan diambil dimana terkonfirmasi niatnya untuk menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada bulan depan.

Nilai Tukar USD/IDR saat berita ini ditulis (15.00) menguat 0,90% ke 14.680. Harga XAU/USD negatif 0,81% ke 1.860.

Di pasar komoditas, harga minyak mentah mencatatkan rangkaian kenaikan mingguan selama tujuh kali beruntun karena pandangan bullish terhadap fundamental pasar minyak global di topang oleh kondisi pasokan yang ketat. Laju kenaikan minyak mentah di batasi oleh tantangan yang di bawa oleh tingkat inflasi AS. Harga minyak WTI/USD hingga Senin (13/6) pukul 15..20 mencapai 118,73.

Komentar terkini

Pengungkapan Risiko: Perdagangan instrumen finansial dan/atau mata uang kripto membawa risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan sebagian atau seluruh nilai investasi Anda, dan mungkin tidak sesuai untuk sebagian investor. Harga mata uang kripto amat volatil dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal seperti peristiwa finansial, regulasi, atau politik. Trading dengan margin meningkatkan risiko finansial.
Sebelum memutuskan untuk memperdagangkan instrumen finansial atau mata uang kripto, Anda harus sepenuhnya memahami risiko dan biaya terkait perdagangan di pasar finansial, mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan selera risiko Anda dengan cermat, serta mencari saran profesional apabila dibutuhkan.
Fusion Media mengingatkan Anda bahwa data di dalam situs web ini tidak selalu real-time atau akurat. Data dan harga di situs web ini. Data dan harga yang ditampilkan di situs web ini belum tentu disediakan oleh pasar atau bursa, namun mungkin disediakan oleh pelaku pasar sehingga harga mungkin tidak akurat dan mungkin berbeda dengan harga aktual pasar. Dengan kata lain, harga bersifat indikatif dan tidak sesuai untuk tujuan trading. Fusion Media dan penyedia data mana pun yang dimuat dalam situs web ini tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kehilangan apa pun yang diakibatkan oleh trading Anda atau karena Anda mengandalkan informasi yang dimuat dalam situs web ini.
Anda dilarang untuk menggunakan, menyimpan, memperbanyak, menampilkan, mengubah, meneruskan, atau menyebarkan data yang dimuat dalam situs web ini tanpa izin eksplisit tertulis sebelumnya dari Fusion Media dan/atau penyedia data. Semua hak kekayaan intelektual dipegang oleh penyedia dan/atau bursa yang menyediakan data yang dimuat dalam situs web ini.
Fusion Media mungkin mendapatkan imbalan dari pengiklan yang ditampilkan di situs web ini berdasarkan interaksi Anda dengan iklan atau pengiklan.
Versi bahasa Inggris dari perjanjian ini adalah versi utama, yang akan berlaku setiap kali ada perbedaan antara versi bahasa Inggris dan versi bahasa Indonesia.
© 2007-2024 - Fusion Media Limited. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.