Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Tingkatkan Sekarang

Harumnya Harga Komoditas buat Sekuritas Rekomendasikan Saham Ini

Pasar Saham 19/05/2022 16:02
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Reuters.
 
ADRO
+1,81%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
DOID
+1,92%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
ITMG
+1,15%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
UNTR
+0,45%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 

Oleh: Eldo R

Investing.com - Kenaikan harga komoditas membuat investor asing tetap masuk ke pasar saham Indonesia. Kinerja emiten yang bergerak di sektor komoditas memang sangat baik dan diperkirakan akan masih tetap berlanjut pada tahun ini.

Tim Riset Trimegah Sekuritas menjelaskan sentimen positif berasal dari Negara China yang akan membuka lockdown pada 1 Juni mendatang. Hal ini diharapkan bisa meningkatkan permintaan batubar dan membuat harga batu bara duia meningkat.

"Emiten Indo Tambangraya Megah Tbk (JK:ITMG)adalah yang paling diuntungkan dengan meningkatnya harga batu bara kalori tinggi. Batubara kalori tinggi mengalami kekurangan suplai yang lebih besar dibandingkan kalori rendah karena ekspor ban untuk batu bara Rusia," jelas Tim Riset Trimegah, Kamis (19/5).

Selain Indo Tambangraya Megah Tbk (JK:ITMG), produsen batu bara lain yakni Indika Energy Tbk (JK:INDY)dan Adaro Energy Tbk (JK:ADRO)juga mendapatkan keuntungan bila harga batubara naik karena berimplikasi ke average selling price yang ikut terkerek. Selain itu emiten kontraktor batubara seperti Delta Dunia Makmur Tbk (JK:DOID)dan United Tractors Tbk PT (JK:UNTR) juga diuntungkan dengan harga batubara karena forward contract ikut naik. UNTR yang juga distributor alat berat juga diuntungkan bersama emiten KOBX karena permintaan alat beratnya bisa naik," jelasnya.

Sara K Loebis, Corporate Secretary PT United Tractors Tbk menjelaskan kenaikan permintaan alat berat UNTR di kuartal I-2022 berasal dari sektor tambang dan konstruksi. "Sektor tambang karena harga komoditi yang positif, dan sektor konstruksi karena kegiatan proyek di kuartal I-2022 jauh lebih lancar dibandingkan periode sama tahun lalu masih dibebani pandemi," jelas Sara kepada Investing beberapa saat lalu.

PT United Tractors Tbk (UNTR) berhasil membukukan kinerja solid sepanjang tiga bulan pertama 2022. Emiten penjual alat berat Komatsu ini membukukan laba bersih senilai Rp 4,32 triliun. Angka ini melesat 131,51% dari laba bersih di periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya Rp 1,86 triliun.

Tahun ini United Tractors Tbk PT (JK:UNTR) menargetkan penjualan alat berat mencapai 3.700 unit naik dari 2021 yang mencapai 3.088 unit. Kini anak usaha Astra International Tbk (JK:ASII)tersebut masih meninjau apakah akan ada penyesuaian target baru mengingat permintaan terus berjalan.

"Kami masih review bersama prinsipal untukk memastikan apakah pasokan alat dari pabrik dapat memenuhi kebutuhan alat dari sektor-sektor tersebut," kata Sara.

Secara terpisah, Hasan Barakwan, Analis BRI (JK:BBRI) Danareksa Sekuritas merekomendasikan saham Bukit Asam Tbk PT (JK:PTBA)sebagai saham komoditas yang layak diperdagangkan. Hal tersebut menimbang kinerja yang mumpuni di kuartal I-2022.

Dilansir dari laporan keuangannya, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) berhasil membukukan kinerja solid sepanjang kuartal pertama 2022. Emiten tambang batubara ini membukukan laba bersih Rp 2,28 triliun atau melesat 355% dari realisasi laba bersih pada periode yang sama tahun lalu yang hanya Rp 500,52 miliar.

Bersamaan, Bukit Asam Tbk PT (JK:PTBA) membukukan kenaikan pendapatan. Emiten yang berbasis di Sumatra Selatan ini membukukan pendapatan usaha senilai Rp 8,21 triliun, naik 105% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 3,99 triliun.

Ia menilai meskipun perusahaan mengalami kinerja kurang mengesankan di kuartal I-2022 dengan volume penjualan hanya 18,6% dari target volume penjualan perusahaan 2022, namun perusahaan tetap optimis dapat mencapai target (baik produksi dan volume penjualan). Karena itu, BRI Danareksa Sekuritas memperkirakan volume penjualan perusahaan akan meningkat di kuartal-kuartal berikutnya.

"Rekomendasi masih buy dengan target harga Rp 4.600. Ditambah faktor positif lainnyya yakni perusahaan bisa memberikan dividen yield yang potensial hingga 15,4% dengan asumsi payout rate 90%," jelasnya dalam riset, Kamis (19/5).

Berikut Rekomendasi Saham Komoditas dari Trimegah Sekuritas:

Indika Energy Tbk (JK:INDY)Rekomendasi buy di 2.500 - 2.600 Support di 2.470 dan 2.130, Resitance di 3.000-3.300
Indo Tambangraya Megah Tbk (JK:ITMG)rekomendasi buy di 29.800-31.000 Support di 29.800 dan 25.500. Resistance di 34.700 dan 42.675.
Adaro Energy Tbk (JK:ADRO)rekomendasi buy di 3.100-3.190, Support di 2.980, Resitance di 3.260 dan 3.810
Delta Dunia Makmur Tbk (JK:DOID)rekomendasi buy di 550-580, Support di 550 dan 480, Resistance di 640 dan 785

Harumnya Harga Komoditas buat Sekuritas Rekomendasikan Saham Ini
 

Artikel Terkait

IHSG Sesi I Melemah -0,48 Persen ke Level 7.092
IHSG Sesi I Melemah -0,48 Persen ke Level 7.092 Oleh Pasar Dana - 27/09/2022

  Pasardana.id - Pada penutupan perdagangan sesi 1 di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (27/9/2022) siang ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah -0,48% atau turun...

Pola Transaksi Saham PICO Masuk UMA
Pola Transaksi Saham PICO Masuk UMA Oleh Pasar Dana - 27/09/2022

  Pasardana.id - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mencermati pergerakan harga saham PT Pelangi Indah Canindo Tbk (IDX: PICO) terkait pola transaksi saham perseroan yang di...

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email