Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Detail selengkapnya

Duitnya Gak Berseri, Perusahaan Keluarga Bakrie Beli Perusahaan Pemegang Proyek Migas Blok Sengkang

Pasar Saham06/08/2021 17:46
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Warta Ekonomi. Duitnya Gak Berseri, Perusahaan Keluarga Bakrie Beli Perusahaan Pemegang Proyek Migas Blok Sengkang

Perusahaan tambang milik keluarga Bakrie, PT Energi Mega Persada Tbk (JK:ENRG) melalui anak usahanya membeli PT Energi Maju Abadi (EMA) yang memiliki 49% Participating Interest di Wilayah Kerja Sengkang (Blok Sengkang) di Sulawesi Selatan. Hal tersebut setelah perseroan menandatangani Perjanjian Jual Beli Bersyarat.

“Transaksi ini akan menjadi efektif setelah adanya persetujuan dari Pemerintah. Sisa 51% Participating Interest di Blok Sengkang dimiliki oleh Energy Equity Epic (Sengkang) Pty. Ltd. (EEES),” kata Direktur PT Energi Mega Persada Tbk, Edoardus Ardianto, ddalam keterbukaan informasi, di Jakarta, Jumat (6/8/2021).

Dalam waktu dekat dengan mengacu pada kesepakatan antara EMA dan EEES, struktur kepemilikan Participating Interest akan disesuaikan menjadi 50/50.

Baca Juga: Pangkas Rugi Mati-Matian, Perusahaan Milik Bakrie Tetap Aja Tekor Ratusan Miliar Rupiah!

“Kontrak Kerja Sama Blok Sengkang juga telah mendapat perpanjangan 20 tahun pada tahun 2018 dari Pemerintah Indonesia, berlaku efektif sejak 24 Oktober 2022 sampai dengan 2042,” tambahnya.

Blok Sengkang memiliki sekitar Rp420 miliar kaki kubik gas dalam bentuk cadangan terbukti dan terukur. Blok gas tersebut juga memproduksikan kurang lebih 40 juta kaki kubik gas per hari saat ini yang dijual ke beberapa proyek pembangkit listrik di wilayah Sulawesi Selatan. Saat ini Perseroan mengoperasikan 8 aset migas dan gas metana batubara di wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan dan Mozambik, Afrika.

Baca Juga: Anindya Bakrie dan Erick Thohir Siap Beli Saham Mayoritas Klub Inggris Oxford United

Menurut Edoardus, Perseroan akan mengeluarkan pendanaan yang diperlukan untuk mengembangkan proyek gas Blok Sengkang tersebut. Beberapa aktifitas pengembangan tersebut diantaranya studi geologi, survei 2D seismik (sepanjang 800 km), survei 3D seismik (seluas 100 km2) dan pengeboran 13 sumur eksplorasi,.

“Proyek gas Blok Sengkang memiliki prospek yang bagus dan Perseroan berharap aktifitasaktifitas pengembangan tersebut dapat menambah jumlah cadangan dan volume produksi gasnya di masa mendatang. Peningkatan produksi gas tersebut tentunya akan berdampak positif terhadap kinerja keuangan Perseroan di masa depan,” tutupnya.

Duitnya Gak Berseri, Perusahaan Keluarga Bakrie Beli Perusahaan Pemegang Proyek Migas Blok Sengkang
 

Artikel Terkait

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email