Breaking News
Investing Pro 0
🚨 Data Pro Kami Tunjukkan Juara Musim Laporan Laba Akses Data

Dow Masuki Bull Market, Powell Beri Sinyal Rate Hike Lebih Lambat ke Depan

Pasar Saham 01/12/2022 07:03
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Reuters
 
US500
-1,11%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
DJI
-0,61%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
GOOGL
-7,68%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
AAPL
-1,77%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
STT
+0,97%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
IXIC
-1,68%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 

Oleh Yasin Ebrahim

Investing.com - Dow ditutup di zona bull market setelah menguat pada hari Rabu dalam sinyal Ketua Federal Reserve Jerome Powell bahwa kenaikan suku bunga bisa melambat paling cepat bulan depan memicu penguatan di saham-saham teknologi besar saat imbal hasil Treasury bergerak turun.

Dow Jones Industrial Average melonjak 2,2%, untuk memasuki wilayah bull market sekali lagi setelah mencatat keuntungan sejak mencapai titik terendah pada 30 September hingga turun sebesar 20%. S&P 500 melesat naik 3%, dan Nasdaq naik 4,4%.

"Memoderasi laju kenaikan suku bunga mungkin akan datang secepatnya dalam rapat Desember," kata Powell dalam pidatonya pada Rabu sempat di acara Brookings Institution di Washington.

Powell mengakui bahwa suku bunga mendekati "tingkat pengendalian yang akan cukup untuk menurunkan inflasi," tetapi juga menambahkan bahwa suku bunga masih jauh dari level puncak.

Data pada hari Rabu menunjukkan pertumbuhan ekonomi pada kuartal III lebih tinggi dari yang diharapkan, dan permintaan tenaga kerja tetap kuat, membuat beberapa orang di Wall Street mengharapkan bahwa Fed kemungkinan akan mempertahankan suku bunga lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama.

"Jika pasar tenaga kerja tidak mulai bergulir, maka Powell harus menginjak rem lebih lama dari yang seharusnya," Mark Heppenstall, kepala investasi di Penn Mutual Asset Management, mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Yasin Ebrahim dari Investing.com pada hari Rabu.

"Dinamika itu [pasar tenaga kerja yang terbatas] tidak terlihat seperti akan bersantai terlalu cepat," kata Mark, menunjuk ke data pada hari Rabu yang menunjukkan lebih banyak lowongan pekerjaan dari yang diperkirakan.

Imbal hasil treasury jatuh setelah pernyataan tersebut tatkala investor memperhitungkan prospek kenaikan suku bunga fed yang kurang hawkish, sehingga membantu saham-saham teknologi yang sensitif terhadap suku bunga bersinar.

Meta Platforms Inc (NASDAQ:META) memimpin kenaikan, atau melesat naik lebih dari 7%, diikuti oleh Google (NASDAQ:GOOGL) dan Apple (NASDAQ:AAPL), masing-masing naik lebih 6% dan 5%.

Di sisi pendapatan, Crowdstrike Holdings (NASDAQ:CRWD) anjlok 15% usai mengumumkan pertumbuhan pendapatan yang lebih lambat, tetapi melaporkan hasil laba yang melebihi perkiraan Wall Street.

Sementara itu, Workday Inc (NASDAQ:WDAY) menguat 17%. Penyedia perangkat lunak keuangan dan sumber daya manusia itu melaporkan kinerja kuartal ketiga mengalahkan estimasi meskipun dengan latar belakang makroekonomi yang menantang.

Dalam berita kesepakatan, State Street (NYSE:STT) mengatakan telah saling menjauh dari kesepakatan kedua pihak untuk mengakuisisi bisnis layanan investor Brown Brothers Harriman & Co, mengutip adanya rintangan peraturan.

Dow Masuki Bull Market, Powell Beri Sinyal Rate Hike Lebih Lambat ke Depan
 

Artikel Terkait

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar

Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email