Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Tingkatkan Sekarang

Dow Jones Melonjak, Turunnya Tingkat Inflasi Picu Reli Sektor Teknologi

Pasar Saham 11/08/2022 08:15
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Reuters.
 
US500
-1,72%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
DJI
-1,62%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
MSFT
-1,27%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
USD/IDR
+0,15%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
GOOGL
-1,40%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
AAPL
-1,51%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 

Oleh Yasin Ibrahim

Investing.com - Investing.com - Dow melonjak pada penutupan Rabu, ditopang data yang menunjukkan tanda-tanda penurunan inflasi mendorong ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve yang kurang agresif dan menekan imbal hasil Treasury AS jatuh yang membuat sektor pertumbuhan pasar termasuk saham teknologi naik pesat.

Dow Jones Industrial Average berakhir naik 1,6%, atau 535 poin, Nasdaq naik 2,9%, S&P 500 naik 2,1%.

Indeks harga konsumen AS, ukuran inflasi, datar di bulan Juni dibandingkan dengan ekspektasi untuk kenaikan 0,2%. Dalam 12 bulan hingga Juli, inflasi inti turun menjadi 8,5% dari 9,1% pada bulan Juni tetapi masih tinggi sejak 1981.

Data menunjukkan inflasi telah “melewati puncaknya,” Commerzbank mengatakan, karena “jatuhnya harga bensin memainkan peran yang menentukan.”

Namun, yang lain percaya bahwa inflasi mungkin masih bisa mengejutkan naik dalam beberapa bulan mendatang karena harga minyak belum mencapai puncaknya.

"Saya tidak akan berada di kubu yang mengira kita berada di puncak inflasi," Sean O'Hara, Presiden Pacer ETF, mengatakan kepada Investing.com dalam wawancara pada hari Rabu. "Kami belum memperbaiki masalah rantai pasokan dan saya rasa kami belum melihat puncak minyak untuk tahun ini."

Imbal hasil Treasury AS turun karena investor memperkirakan kebijakan Fed yang kurang hawkish, dengan imbal hasil Treasury 2 tahun, yang sensitif terhadap kenaikan suku bunga fed, ditutup turun nyaris 2%.

Saham teknologi, yang menjalani awal yang sulit untuk minggu ini menyusul tekanan dari penurunan saham chip minggu ini, tertolong oleh penurunan imbal hasil Treasury, yang membuat valuasi pada saham pertumbuhan seperti teknologi lebih menarik.

Induk Google Alphabet (NASDAQ:GOOGL), dan Meta (NASDAQ:META), memimpin kenaikan untuk teknologi besar, sementara Apple (NASDAQ:AAPL), dan Microsoft (NASDAQ:MSFT) masing-masing naik lebih dari 2%.

Sementara itu, Twitter (NYSE:TWTR), naik lebih dari 3% karena ada perkiraan bahwa raksasa media sosial itu dapat memenangkan perselisihan hukumnya dengan kepala eksekutif Tesla (NASDAQ:TSLA) Elon Musk untuk memaksa miliarder itu menyelesaikan kesepakatan senilai $44 miliar untuk membeli perusahaannya.

CEO Tesla menjual hampir $7 miliar saham Tesla selama beberapa hari terakhir, untuk "menghindari penjualan darurat saham Tesla" jika Twitter memaksa kesepakatan untuk ditutup, kata Musk.

“[P]eluang kesepakatan Twitter sekarang lebih mungkin,” kata analis Wedbush Daniel Ives, dan menaikkan target harga Twitter menjadi $50 dari $30, mencerminkan “peluang lebih tinggi kesepakatan sekarang akhirnya ditutup.”

Keuangan, sebagian besar bank, juga naik seiring meningkatnya kurva imbal hasil Treasury, meskipun tetap terbalik mengindikasikan kekhawatiran resesi yang sedang berlangsung, meskipun penurunan yang lebih ringan, setelah data inflasi terbaru dan laporan pekerjaan yang kuat minggu lalu.

Imbal hasil Treasury 2 tahun berada di atas imbal hasil 10 tahun meningkat ke negatif 40 basis poin menyusul penurunan dari negatif 50 basis intraday. Kripto pagi ini, Bitcoin melesat 6,20% di 24.351,0 pukul 09.33 WIB.

Signature Bank (NASDAQ:SBNY), Synchrony Financial (NYSE:SYF), dan SVB Financial Group (NASDAQ:SIVB) termasuk di antara saham yang memperoleh keuntungan terbesar, dengan yang terakhir naik lebih dari 7%.

Saham energi berubah positif karena harga minyak rebound dari posisi terendah sesi meskipun data menunjukkan cadangan mingguan melonjak lebih besar dari yang diperkirakan 5,5 juta barel minggu lalu.

Dalam berita pendapatan, Coinbase Global (NASDAQ:COIN) naik 7% meski kerugian operator bursa kripto ini lebih besar dari perkiraan dibayangi oleh lonjakan bitcoin.

Dari komoditas, Nikel Berjangka ditutup naik 4,23% di 22.436,00 hingga pukul 00.59 WIB dini hari tadi, Timah naik 0,52% ke 24.426,00 di ICE London pada penutupan Selasa. Adapun Karet mencapai 154,40 pada penutupan Senin di Singapura, Batubara Newcastle di ICE London berakhir di level 361,00 dalam perdagangan Jumat lalu, dan Kakao AS melonjak naik 2,29% ke 2.417,00 Kamis dini hari.

Di Indonesia, IHSG melonjak 0,83% di 7.145,31 pukul 09.34 WIB dan rupiah naik 0,37% ke 14.815,0 per dolar AS.

Dow Jones Melonjak, Turunnya Tingkat Inflasi Picu Reli Sektor Teknologi
 

Artikel Terkait

SMGR Akan Kuasai 75,51 Persen SMBR
SMGR Akan Kuasai 75,51 Persen SMBR Oleh Pasar Dana - 23/09/2022

  Pasardana.id-  PT Semen Indonesia Tbk (IDX:SMGR) akan menerima pengalihan 7.499.999.999 lembar saham seri B atau 75,51 persen porsi kepemilikan pada PT Semen Baturaja Tbk...

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email