🟢 Pasar sedang naik. 120rb+ anggota komunitas kami tahu langkah yang perlu dilakukan. Anda juga bisa tahu.
Klaim diskon HINGGA 40%

Bursa Asia Naik Pasca Rilis Data Ekonomi dan Sinyal Peraturan Baru China

Diterbitkan 04/08/2021, 09/44
© Reuters.
AXJO
-
JP225
-
HK50
-
US10YT=X
-
JKSE
-
JKFINANCE
-
KS11
-
SSEC
-
9984
-
JKBANK15
-
SFTBY
-
SZI
-

Oleh Gina Lee

Investing.com - Saham-saham di Asia Pasifik sebagian besar beranjak menguat pada Rabu (04/08) pagi dan investor mencerna rilis data ekonomi terbaru dari China. Namun, pembatasan negara pada berbagai sektor dan penyebaran varian Delta virus COVID-19 global membatasi kenaikan.

Shanghai Composite China naik 0,44% di 3.463,14 pukul 10.23 WIB menurut data Investing.com dan Shenzhen Component menguat 0,57% ke 14.821,11. Indeks manajer pembelian layanan Caixin (PMI), yang dirilis sebelumnya, mencapai 54,9 pada bulan Juli, lebih tinggi dari angka 50,3 dari bulan sebelumnya.

Tren naik muncul setelah data ekonomi yang dirilis awal pekan ini menunjukkan nada yang berlawanan. PMI manufaktur Caixin lebih rendah dari perkiraan 50,3 pada bulan Juli, sedangkan PMI manufaktur dan non-manufaktur sebesar 50,4 dan 53,3.

Indeks Hang Seng Hong Kong melonjak 1,52% ke 26.592,00 pukul 10.25 WIB. Dari dalam negeri, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat 0,31% ke 6.149,36 pukul 10.33 WIB.

Nikkei 225 Jepang turun 0,18% di 27.593,00. Saham Softbank (OTC:SFTBY) Group Corp. (T:9984) jatuh karena adanya kemungkinan dapat diblokirnya penjualan Arm Ltd. senilai $40 miliar kepada perusahaan chip NVIDIA Corp. (NASDAQ:{ {6497|NVDA}}).

KOSPI Korea Selatan menguat 1,09% di 3.272,28 dan di Australia, ASX 200 naik 0,33% ke 7.499,00.

Di AS, saham-saham mencatatkan rekor penutupan lain berkat hasil pendapatan perusahaan. Namun, patokan imbal hasil obligasi AS 10 tahun menahan penurunannya.

Saham perusahaan China di AS turun, dengan spekulasi yang berkembang bahwa game online bisa menjadi industri berikutnya yang dimasukkan dalam tindakan keras peraturan China yang baru-baru ini hadir pada sektor-sektor termasuk pendidikan dan teknologi swasta.

Spekulasi itu muncul setelah Economic Information Daily, cabang yang dijalankan oleh Kantor Berita Xinhua, menerbitkan kritikan pedas terhadap industri yang menyebutnya sebagai "opium spiritual". Kritik tersebut mendorong Tencent Inc untuk mempertimbangkan larangan bagi anak-anak bermain game, sementara pendapatan Alibaba meleset dari perkiraan untuk pertama kalinya selama lebih dari dua tahun.

Kekhawatiran tentang penyebaran varian Delta COVID-19 yang berkelanjutan, dan dampaknya terhadap pemulihan ekonomi global, juga membatasi kenaikan saham.

Investor juga tetap berhati-hati terhadap inflasi, dan sangat menunggu laporan pekerjaan AS terbaru, termasuk perubahan ketenagakerjaan nonpertanian, yang akan dirilis pada hari Jumat. Data tersebut dapat mendikte pergerakan pasar jika menyebabkan investor menyesuaikan ekspektasi atas kemungkinan kerangka waktu Federal Reserve AS untuk memulai pengurangan aset.

Wakil Ketua Fed Richard Clarida akan berbicara tentang kebijakan moneter, dan Departemen Keuangan AS juga akan mengumumkan pendanaan ulang kuartalannya.

“Kami pikir varian delta tidak akan menghentikan pemulihan, itu hanya akan menundanya... The Fed akan hidup dengan lebih banyak inflasi. Mereka tidak ingin menggagalkan pemulihan," Presiden Pence Wealth Management Laila Pence menyampaikan kepada Bloomberg.

Sementara itu, bank sentral lain yang memberikan keputusan kebijakan sepanjang minggu ini yaitu Bank of England (BOE) pada hari Kamis dan Reserve Bank of India lusa. BOE diperkirakan akan mempertahankan suku bunga dan target pembelian obligasi tidak berubah dalam keputusannya.

Di sisi data juga, perubahan pekerjaan Selandia Baru tumbuh 1% kuartal ke kuartal pada kuartal II tahun 2021, sementara tingkat pengangguran berada pada tingkat lebih rendah dari estimasi sebesar 4%.

Komentar terkini

Pengungkapan Risiko: Perdagangan instrumen finansial dan/atau mata uang kripto membawa risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan sebagian atau seluruh nilai investasi Anda, dan mungkin tidak sesuai untuk sebagian investor. Harga mata uang kripto amat volatil dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal seperti peristiwa finansial, regulasi, atau politik. Trading dengan margin meningkatkan risiko finansial.
Sebelum memutuskan untuk memperdagangkan instrumen finansial atau mata uang kripto, Anda harus sepenuhnya memahami risiko dan biaya terkait perdagangan di pasar finansial, mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan selera risiko Anda dengan cermat, serta mencari saran profesional apabila dibutuhkan.
Fusion Media mengingatkan Anda bahwa data di dalam situs web ini tidak selalu real-time atau akurat. Data dan harga di situs web ini. Data dan harga yang ditampilkan di situs web ini belum tentu disediakan oleh pasar atau bursa, namun mungkin disediakan oleh pelaku pasar sehingga harga mungkin tidak akurat dan mungkin berbeda dengan harga aktual pasar. Dengan kata lain, harga bersifat indikatif dan tidak sesuai untuk tujuan trading. Fusion Media dan penyedia data mana pun yang dimuat dalam situs web ini tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kehilangan apa pun yang diakibatkan oleh trading Anda atau karena Anda mengandalkan informasi yang dimuat dalam situs web ini.
Anda dilarang untuk menggunakan, menyimpan, memperbanyak, menampilkan, mengubah, meneruskan, atau menyebarkan data yang dimuat dalam situs web ini tanpa izin eksplisit tertulis sebelumnya dari Fusion Media dan/atau penyedia data. Semua hak kekayaan intelektual dipegang oleh penyedia dan/atau bursa yang menyediakan data yang dimuat dalam situs web ini.
Fusion Media mungkin mendapatkan imbalan dari pengiklan yang ditampilkan di situs web ini berdasarkan interaksi Anda dengan iklan atau pengiklan.
Versi bahasa Inggris dari perjanjian ini adalah versi utama, yang akan berlaku setiap kali ada perbedaan antara versi bahasa Inggris dan versi bahasa Indonesia.
© 2007-2024 - Fusion Media Limited. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.