Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Detail selengkapnya

Bursa Asia Menguat Dolar Turun Pasca Rilis Harga Konsumen AS & Risalah Fed

Pasar Saham14/10/2021 11:00
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Reuters.

Investing.com - Aset risiko kembali mengumpulkan minatnya di pasar. Saham-saham di Asia Pasifik seperti Nikkei bergerak menguat dan dolar AS kembali melemah pada Kamis (14/10) pagi dengan pertimbangan faktor inflasi dapat mempengaruhi langkah kebijakan suku bunga global.

Mengutip laporan Reuters Kamis (14/10) pagi dari data ekonomi tadi malam, AS merilis kenaikan harga konsumen sebesar 5,4% pada basis tahun ke tahun bulan lalu serta ada kegelisahan yang muncul di kalangan petinggi Federal Reserve bulan lalu mengenai inflasi dalam risalah rapat yang dirilis dini hari tadi dan notulen itu menyebut kesepahaman Fed untuk memulai pembelian aset.

Setelah pengungkapan itu, pasar pun merespons ekspektasi peningkatan bunga acuan tapi menurunkan proyeksi puncaknya. Seperti yang dilaporkan Fed Funds berjangka mengindikasikan harga kenaikan 25 bps terjadi pada bulan September ketimbang akhir tahun 2022, tetapi memproyeksi harga bergerak di kisaran 1,5% selama lima tahun.

Pasar kini menunggu pengumuman data harga produsen AS dan angka klaim pengangguran serta penampilan dari petinggi Bank of England dan Federal Reserve pada Kamis ini.

Pukul 10.23 WIB, indeks Nikkei menguat 1,18% ke 28.472,50 menurut data Investing.com, KOSPI juga menguat 1,26% di 2.981,43, S&P/ASX 200 di Australia bergerak naik 1,18% di 7.358,00 dan IHSG menguat 1,35% di 6.625,29.

Pasar Hong Kong ditutup libur hari ini. Di China, Shanghai Composite naik tipis 0,10% di 3.565,31 pukul 10.28 WIB dan Shenzen Component naik 0,03% ke 14.357,25.

Dari Wall Street, Indeks S&P 500 menguat 0,30% ke 4.363,80, Nasdaq menguat 0,73% ke 14.571,6 dan Dow Jones stagnan di level 34,377.81 pada penutupan Rabu setempat.

Adapun indeks dolar AS bergerak melemah tipis 0,02% di 94,058 pukul 10.39 WIB, imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun terus menguat 0,34% di 1,554 hingga pukul 10.22 WIB. Dan harga emas turun 0,26% di 1.789,95.

Bursa Asia Menguat Dolar Turun Pasca Rilis Harga Konsumen AS & Risalah Fed
 

Artikel Terkait

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email