🔥 Strategi saham pilihan AI kami, Raksasa Teknologi, sudah naik +7.1% sepanjang Mei.
Join selagi saham masih MENYALA.
Klaim diskon HINGGA 40%

Bursa Asia Melonjak, Saham Teknologi Rally Imbas Berkurangnya Kekhawatiran Fed

Diterbitkan 02/11/2023, 09/34
© Reuters.
USD/JPY
-
AUD/USD
-
USD/CAD
-
EUR/JPY
-
GBP/JPY
-
EUR/AUD
-
USD/SEK
-
USD/SGD
-
AUD/JPY
-
NZD/JPY
-
XAU/USD
-
USD/HKD
-
USD/INR
-
AXJO
-
JP225
-
HK50
-
USD/KRW
-
AUD/CNY
-
GBP/CNY
-
GBP/INR
-
JPY/INR
-
USD/CNY
-
USD/IDR
-
IND50
-
AXAT
-
AXEJ
-
AXSJ
-
AXFJ
-
NN50
-
NIFTY100
-
NIFTY500
-
NIMDCP50
-
KS11
-
KS200
-
HSCE
-
HSH35
-
KS100
-
KS50
-
KS63
-
USD/CNH
-
ADA/USD
-
HSTECH
-
KSM/USD
-

Investing.com - Mayoritas bursa saham Asia melonjak pada hari Kamis (02/11), ditopang oleh rally di sektor teknologi pasca komentar yang agak moderat dari Federal Reserve mendorong spekulasi bahwa bank sentral telah selesai dengan kenaikan suku bunga.

Namun saham-saham China mengalami sedikit penguatan, pasalnya serangkaian data ekonomi yang lemah dari negara tersebut membuat traders sebagian menghindari.

Sementara itu, Fed menahan suku bunga stabil pada dini hari tadi, komentar dari Ketua Jerome Powell menyiratkan bahwa suku bunga mungkin tidak akan naik lebih lanjut tahun ini, terutama karena ekonomi AS mendingin. Hal ini membuat Treasury yields AS turun tajam dalam perdagangan semalam, yang akhirnya mendorong saham-saham teknologi.

Hasil positif di Wall Street juga memberikan dorongan yang kuat untuk saham-saham regional, lantaran NASDAQ mencatat peningkatan yang solid dari lemahnya yields.

Teknologi Asia melesat karena Treasury yields turun

Indeks Asia yang berbasis teknologi berkinerja terbaik hari Kamis, dengan Hang Seng di Hong Kong dan KOSPI Korea Selatan masing-masing melonjak 1,8% dan 2%. KOSPI bahkan naik ketika data menunjukkan inflasi konsumen Korea tumbuh lebih besar dari bulan Oktober.

Treasury AS turun tajam dalam perdagangan semalam setelah Powell menyatakan bahwa meski Fed masih memiliki jalan panjang sebelum mencapai target inflasi 2%, kondisi moneter telah mengetat secara substansial dalam beberapa bulan terakhir.

Powell masih membuka peluang untuk lebih banyak potensi kenaikan suku bunga, tetapi menegaskan bahwa mereka akan bergantung pada jalur ekonomi AS. Mengingat bahwa komentarnya muncul beberapa jam setelah rilis data aktivitas manufaktur yang lemah, investor memperkirakan bahwa ekonomi AS yang mendingin akan membendung kenaikan suku bunga.

Suku bunga yang lebih tinggi membebani saham-saham teknologi dengan mengurangi potensi pendapatan di masa depan. Tren ini telah memukul sektor ini karena the Fed menaikkan suku bunga secara tajam selama tahun lalu.

Kekuatan saham-saham teknologi membantu ASX 200 Australia melesat 1,3%, bahkan ketika data menunjukkan surplus perdagangan negara tersebut merosot ke titik terendah 2,5 tahun di bulan September.

Nikkei 225 Jepang melonjak 1,2%, melanjutkan penguatan menjadi sesi ketiga berturut-turut setelah Bank of Japan indikasi nada less hawkish daripada yang diperkirakan banyak orang di awal minggu ini.

Indeks futures Nifty 50 India bergerak positif, mengingat indeks ini memiliki eksposur yang besar terhadap sektor teknologi.

Namun, terlepas dari rally pada hari Kamis, sebagian pasar Asia masih mengalami penurunan tajam untuk bulan Oktober. Kendati the Fed diperkirakan tidak akan menaikkan suku bunga lebih lanjut, the Fed juga akan mempertahankan suku bunga lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama - sebuah skenario yang diperkirakan akan membatasi peningkatan besar di pasar Asia.

Fokus minggu ini adalah data penting nonfarm payrolls AS yang akan dirilis hari Jumat. Tanda-tanda pendinginan di pasar pekerjaan kemungkinan akan memacu lebih banyak ekspektasi jeda Fed tahun ini.

Para investor teknologi juga menunggu laporan keuangan penting dari produsen iPhone, Apple Inc (NASDAQ:AAPL), yang akan terbit pada hari Kamis.

Saham Cina tertinggal, kekhawatiran ekonomi masih ada

Indeks Shanghai Shenzhen CSI 300 China naik 0,2%, sementara indeks Shanghai Composite flat karena meskipun sentimen risiko membaik, traders tetap mewaspadai pasar-pasar China.

Serangkaian data purchasing managers index yang lemah minggu ini menunjukkan sektor manufaktur China alami kontraksi di bulan Oktober, menimbulkan keraguan akan adanya rebound ekonomi di tahun ini.

Data yang lemah ini menambah kekhawatiran akan krisis di pasar perumahan China, karena harga-harga rumah anjlok dan beberapa developer besar masih menghadapi risiko gagal bayar utang.

Komentar terkini

Pengungkapan Risiko: Perdagangan instrumen finansial dan/atau mata uang kripto membawa risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan sebagian atau seluruh nilai investasi Anda, dan mungkin tidak sesuai untuk sebagian investor. Harga mata uang kripto amat volatil dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal seperti peristiwa finansial, regulasi, atau politik. Trading dengan margin meningkatkan risiko finansial.
Sebelum memutuskan untuk memperdagangkan instrumen finansial atau mata uang kripto, Anda harus sepenuhnya memahami risiko dan biaya terkait perdagangan di pasar finansial, mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan selera risiko Anda dengan cermat, serta mencari saran profesional apabila dibutuhkan.
Fusion Media mengingatkan Anda bahwa data di dalam situs web ini tidak selalu real-time atau akurat. Data dan harga di situs web ini. Data dan harga yang ditampilkan di situs web ini belum tentu disediakan oleh pasar atau bursa, namun mungkin disediakan oleh pelaku pasar sehingga harga mungkin tidak akurat dan mungkin berbeda dengan harga aktual pasar. Dengan kata lain, harga bersifat indikatif dan tidak sesuai untuk tujuan trading. Fusion Media dan penyedia data mana pun yang dimuat dalam situs web ini tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kehilangan apa pun yang diakibatkan oleh trading Anda atau karena Anda mengandalkan informasi yang dimuat dalam situs web ini.
Anda dilarang untuk menggunakan, menyimpan, memperbanyak, menampilkan, mengubah, meneruskan, atau menyebarkan data yang dimuat dalam situs web ini tanpa izin eksplisit tertulis sebelumnya dari Fusion Media dan/atau penyedia data. Semua hak kekayaan intelektual dipegang oleh penyedia dan/atau bursa yang menyediakan data yang dimuat dalam situs web ini.
Fusion Media mungkin mendapatkan imbalan dari pengiklan yang ditampilkan di situs web ini berdasarkan interaksi Anda dengan iklan atau pengiklan.
Versi bahasa Inggris dari perjanjian ini adalah versi utama, yang akan berlaku setiap kali ada perbedaan antara versi bahasa Inggris dan versi bahasa Indonesia.
© 2007-2024 - Fusion Media Limited. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.