Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Detail selengkapnya

Bursa Asia Melemah, Investor Bersiap atas Kebijakan Hawkish Fed

Pasar Saham24/01/2022 10:41
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Reuters.

Oleh Gina Lee

Investing.com - Saham-saham di Asia Pasifik sebagian besar turun pada Senin (24/01) pagi, dengan potensi kebijakan moneter Federal Reserve AS yang lebih ketat membebani sentimen. Investor juga mencerna data inflasi dari Jepang dan Australia.

Nikkei 225 Jepang melemah 0,66% di 27.340,50 pukul 10.05 WIB. Indeks Manajer Pembelian manufaktur (PMI) negara tersebut untuk Januari tercatat 54,6, dan negara ini juga merilis PMI jasa.

KOSPI Korea Selatan anjlok 1,83%% di 2.782,41. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,90% ke 6.665,90 pukul 10.26 WIB.

Di Australia, ASX 200 turun 0,37% ke 7.149,10. Australia merilis data manufaktur dan jasa sendiri, yang masing-masing sebesar 55,3 dan 45. Indeks harga konsumen rilis pada hari Selasa.

Indeks Hang Seng Hong Kong turun 1,04% di 24.706,00 pukul 10.11 WIB.

Shanghai Composite China naik 0,1% di 3.526,14 sedangkan Shenzhen Component naik 0,2%. Yu Yongding, mantan anggota komite kebijakan moneter People’s Bank of China, mengingatkan akan ada lebih banyak pengeluaran pemerintah diperlukan untuk mendorong pemulihan ekonomi karena kebijakan moneter yang lebih longgar tidak akan cukup.

Dengan minggu lalu menjadi salah satu yang terburuk untuk saham global sejak awal pandemi COVID-19, investor sekarang menunggu keputusan kebijakan terbaru Fed, yang akan diumumkan pada hari Rabu setempat. Pertanyaan kuncinya adalah bagaimana Fed yang lebih hawkish akan berdampak pada pendapatan tetap, di mana Treasuries AS menguat setelah mengalami penurunan awal di awal minggu sebelumnya. Imbal hasil benchmark 10 tahun naik tipis menuju 1,77%.

Ada juga risiko bahwa The Fed akan memperketat kebijakan moneter lebih agresif daripada yang diperkirakan di tahun 2022, Goldman Sachs Group Inc. mengingatkan para ekonom.

Bank of Canada juga akan memberikan keputusan kebijakannya pada hari yang sama.

Investor juga menunggu laporan pendapatan sepanjang minggu dari perusahaan termasuk Apple Inc. (NASDAQ:AAPL), Boeing Co . (NYSE:BA), General Electric Company (NYSE:GE), 3M Company (NYSE:MMM), Deutsche Bank AG (NYSE:DB) NA O.N. (DE:DBKGn), Microsoft Corporation (NASDAQ:MSFT), Samsung Electronics (OTC:SSNLF) Co. Ltd. (KS:005930), dan Tesla Inc. (NASDAQ:TSLA)

Ada "kemungkinan rotasi jangka panjang terhadap nilai saham yang diukur dalam kuartal, bukan minggu", Kepala Ekuitas dan Strategi Kuantitatif Evercore ISI Julian Emanuel dalam catatan.

"Investor harusnya mempertahankan pandangan yang seimbang, tetap sabar dalam memberikan modal baru ke ekuitas."

Fed yang kurang akomodatif juga merupakan salah satu alasan mengapa "Anda memiliki mengatur ulang yang terjadi dan tentu saja sedikit, maaf atas istilahnya, keluar dari beberapa segmen pasar dengan spesifikasi lebih tinggi dan berkualitas lebih rendah," Kepala Strategi Investasi Charles Schwab (NYSE:SCHW) & Co. Liz Ann Sonders mengatakan kepada Bloomberg.

Sementara itu, ketegangan AS-Rusia atas Ukraina juga menjadi perhatian investor usai AS memerintahkan anggota keluarga di kedutaannya di Kyiv untuk meninggalkan Ukraina.

Di sisi data, PDB kuartal IV AS, penjualan rumah lama dan pesanan barang tahan lama inti akan diterbitkan pada hari Kamis.

Bursa Asia Melemah, Investor Bersiap atas Kebijakan Hawkish Fed
 

Artikel Terkait

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email