Breaking News
Ambil Diskon 40% 0
Baru! 💥 Dapatkan ProPicks untuk tahu strategi yang mengungguli S&P 500 hingga 1,183%+ Klaim diskon HINGGA 40%

Mata Uang Asia Lanjut Turun, Dolar di High Lebih 2 Bulan dengan Fokus Powell

Diterbitkan 25/08/2023 11:12
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Reuters
 
DX
-0,26%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
USD/JPY
+0,08%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
DXY
-0,26%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
AUD/USD
+0,47%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
USD/CNY
+0,13%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
BNB/USD
+1,32%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 

Investing.com - Sebagian besar mata uang Asia turun pada hari Jumat (25/08), sementara dolar menguat ke level puncak dua bulan. Pasar masih menunggu sinyal lain kebijakan moneter dari Jackson Hole Symposium.

Greenback mengalami kenaikan yang kuat semalam, dan treasury yields juga bergerak kembali ke level tertinggi dalam beberapa dekade usai data menunjukkan ketahanan yang berkelanjutan di pasar pekerjaan AS.

Fokus saat ini terutama tertuju pada pidato Ketua Federal Reserve Jerome Powell di Jackson Hole, dengan pasar mengkhawatirkan sinyal yang berpotensi hawkish dari Ketua, mengingat inflasi AS masih tinggi sementara pasar tenaga kerja kuat.

Indeks dolar dan indeks dolar berjangka keduanya naik 0,2% di perdagangan Asia, dan berada di level terkuat awal Juni. Sementara greenback berkonsolidasi minggu ini, menyusul lemahnya angka aktivitas bisnis, indeks masih akan naik untuk minggu keenam berturut-turut.

Mata uang Asia turun dalam menghadapi suku bunga tinggi

Potensi kenaikan suku bunga AS menjadi isyarat buruk bagi mata uang Asia, pasalnya kesenjangan antara yields yang berisiko dan yang berisiko rendah menyempit. Sebagian besar mata uang regional melemah karena hal tersebut.

Yen turun 0,1% setelah turun tajam semalam, dan kini kembali mendekati level terendah 10 bulan. Yen juga tertekan oleh kekhawatiran atas memburuknya hubungan dengan China, setelah Beijing menghentikan semua ekspor makanan laut dari Jepang akibat masalah kontaminasi radioaktif.

Won Korea Selatan yang sensitif terhadap suku bunga bergerak datar setelah Bank of Korea menjaga suku bunga stabil awal pekan ini, selama empat bulan berturut-turut. Namun langkah ini dipandang sebagai jeda hawkish, saat bank sentral bergerak untuk mengendalikan inflasi yang tinggi.

Dolar Australia turun 0,1%, mendekati posisi terendah sembilan bulan setelah pelemahan harga komoditas. Dolar Singapura turun 0,1%, begitu juga dengan rupee India.

Selain Powell, para kepala bank sentral dari Jepang dan Eropa juga diperkirakan akan berbicara di Jackson Hole pada hari ini.

Yuan China stabil, Beijing segera luncurkan lebih banyak dukungan

Yuan China turun 0,1%, stabil setelah serangkaian penetapan kurs tengah harian yang kuat dari People's Bank of China.

Reuters melaporkan PBOC meminta beberapa bank domestik untuk membatasi investasi ke luar negeri melalui skema bond connect, yang dilihat sebagai upaya untuk mengurangi pasokan yuan di pasar luar negeri, berpotensi mendukung mata uang China.

Beijing terlihat melakukan intervensi di pasar mata uang bulan ini untuk membendung turunnya yuan, yang tengah berjuang melawan peningkatan tekanan jual dalam menghadapi suku bunga AS yang lebih tinggi dan memburuknya sentimen terhadap China.

PBOC juga telah memangkas suku bunga dengan margin yang lebih kecil minggu ini. Ini menandakan keengganan Beijing yang semakin besar untuk membiarkan yuan jatuh lebih jauh.

Mata uang lainnya pukul 13.58 WIB, GBP/JPY turun 0,07%, EUR/JPY turun 0,11%, AUD/JPY naik 0,11%, CHF/JPY stabil, GBPUSD turun 0,24%, EURUSD turun 0,27%, USD/CHF naik 0,17%, USD/CAD naik 0,14%, dan EUR/AUD turun 0,21%.

Kripto bitcoin turun 1,61% BTC/USD, ethereum turun 1,46% (ETH/USD) dan BTC/IDR turun 1,21%.

Dogecoin turun 2,47%, XRP turun 2,98%, Cardano turun 2,75% ADA/USD, Shiba Inu turun 3,12% SHIB/USD dan ETC/USD turun 1,36%. Untuk Solana turun 5,23% dan BNB turun 1,56%.

Di Indonesia, IHSG turun 0,35% tutup sesi I dan rupiah turun 0,35% di 15.299,5 per dolar AS. Sedangkan JPY/IDR naik 0,22%, AUD/IDR naik 0,11%, dan SGD/IDR naik 0,34% pukul 14.03 WIB.

Mata Uang Asia Lanjut Turun, Dolar di High Lebih 2 Bulan dengan Fokus Powell
 

Artikel Terkait

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar

Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email