Breaking News
Ambil Diskon 40% 0
Baru! 💥 Dapatkan ProPicks untuk tahu strategi yang mengungguli S&P 500 hingga 1,183%+ Klaim diskon HINGGA 40%

Mata Uang Asia dan Dolar stabil dengan Pemotongan Suku Bunga Fed Jadi Fokus

Diterbitkan 04/12/2023 12:12
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Reuters.
 
USD/JPY
+0,08%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
USD/CNY
+0,13%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
EUR/USD
+0,31%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
AUD/USD
+0,47%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
DX
-0,26%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 

Investing.com - Mata uang Asia sebagian besar stabil setelah menguat pada hari Senin (04/12), sementara dolar pulih dari kerugian terbaru ini di tengah meningkatnya keyakinan bahwa Federal Reserve telah selesai menaikkan suku bunga, dan akan mulai memangkasnya pada awal tahun 2024.

Yen Jepang adalah salah satu penerima dorongan terbesar dari gagasan ini. Mata uang ini telah pulih tajam dari posisi terendah satu tahun dalam beberapa minggu terakhir imbas prospek berkurangnya tekanan dari suku bunga AS yang lebih tinggi.

Yen stabil di sekitar 146,76 terhadap dolar, dan mendekati level terkuatnya sejak pertengahan September. Fokus juga tertuju pada angka inflasi dari ibu kota Jepang, yang akan terhit pada hari Selasa, untuk mendapat lebih banyak isyarat potensial soal rencana kebijakan moneter Bank of Japan.

Yuan flat pada hari Senin setelah pulih tajam terhadap dolar dalam beberapa minggu terakhir, dengan serangkaian penetapan kurs tengah yang kuat dari People's Bank memberikan dukungan. Namun kekhawatiran tetap ada atas ekonomi China, utamanya setelah sejumlah rilis purchasing managers index yang lemah untuk bulan November.

Fokus minggu ini adalah data perdagangan untuk bulan ini, meskipun tren diperkirakan akan tetap lemah di tengah turunnya ekspor.

Won Korea Selatan melemah 0,5% setelah naik kuat selama sebulan terakhir, sementara rupee India datar, dalam rally saham domestik setelah partai BJP yang berkuasa memenangkan tiga pemilihan negara bagian utama. Keputusan suku bunga Reserve Bank of India juga akan diumumkan minggu ini, di mana bank tersebut akan mempertahankan suku bunga.

Dolar Australia turun 0,3% dengan Reserve Bank of Australia secara luas diperkirakan akan menahan suku bunga tetap rendah ketika bertemu pada Selasa. RBA telah menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada bulan November, tetapi telah indikasi nada yang sebagian besar dovish untuk kenaikan suku bunga di masa depan.

Dolar stabil di dekat level terendah tiga bulan, spekulasi pemotongan suku bunga Fed meningkat

Indeks dolar dan indeks dolar berjangka naik sedikit pada hari Senin, tetapi masih berada di dekat level terendah yang terakhir terlihat pada awal Agustus.

Ketua Fed Jerome Powell menunjukkan nada yang tampaknya tidak terlalu hawkish dalam dua pidatonya pada hari Jumat, dengan pasar berharap bahwa komentarnya soal menjaga keseimbangan antara kebijakan moneter yang ketat dan soft landing ekonomi menandai akhir yang pasti dari siklus kenaikan suku bunga The Fed.

Sementara Powell masih memperingatkan bahwa suku bunga akan tetap lebih tinggi lebih lama, traders meningkatkan ekspektasinya untuk Fed yang tidak terlalu hawkish dalam beberapa bulan mendatang.

Pasar memperkirakan lebih dari 90% kemungkinan The Fed akan mempertahankan suku bunga saat bertemu di bulan Desember nanti, dan lebih dari 60% kemungkinan bank akan mulai pemangkasan suku bunga pada Maret 2024.

Namun ekspektasi ini mayoritas bergantung pada inflasi dan pasar tenaga kerja, di mana data nonfarm payrolls yang akan terbit pada hari Jumat yang akan memberikan lebih banyak petunjuk tentang hal tersebut.

Namun, prospek Fed yang tidak terlalu hawkish mendorong penguatan besar dalam mata uang Asia hingga November, sementara dolar turun.

Mata Uang Asia dan Dolar stabil dengan Pemotongan Suku Bunga Fed Jadi Fokus
 

Artikel Terkait

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar

Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email