Breaking News
Ambil Diskon 40% 0
Baru! 💥 Dapatkan ProPicks untuk tahu strategi yang mengungguli S&P 500 hingga 1,183%+ Klaim diskon HINGGA 40%

Dolar Tergelincir Jelang Data Inflasi Penting; Poundsterling Tampil Menguat

Diterbitkan 27/11/2023 16:06
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Reuters.
 
USD/CNY
+0,13%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
AUD/USD
+0,47%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
USD/JPY
+0,08%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
GBP/USD
+0,25%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
EUR/USD
+0,31%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 

Investing.com - Dolar AS turun pada hari Senin (27/11) di awal pekan yang penuh dengan data, sementara poundsterling menguat saat tingkat kepercayaan kembali ke konsumen Inggris.

Pukul 16.00 WIB, Indeks Dolar, yang melacak greenback terhadap enam mata uang lainnya, turun 0,1% menjadi 103,262, menuju penurunan bulanan sekitar 3%, kinerja terburuk dalam setahun.

Data PCE akan dukung berakhirnya kenaikan suku bunga the Fed?

Dolar telah melemah hampir sepanjang bulan ini sejalan meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve dapat mulai memangkas suku bunga tahun depan setelah kemungkinan mengakhiri siklus kenaikan suku bunga di awal bulan ini.

Harapan ini sebagian besar didorong oleh inflasi harga konsumen bulan Oktober yang tidak berubah, dan traders akan beralih ke laporan inflasi AS lainnya pada hari Kamis untuk mendukung kasus untuk mengakhiri kenaikan suku bunga Federal Reserve.

Pengukur inflasi pilihan Fed, indeks harga personal consumption expenditures, diperkirakan naik 0,1% pada bulan November, turun dari peningkatan 0,4% pada bulan September, yang menyamai angka pada Agustus.

Angka inti, yang mengeluarkan biaya makanan dan bahan bakar dan dianggap sebagai pengukur yang lebih baik untuk inflasi yang mendasarinya, diperkirakan telah naik 3,5% basis year-over-year.

Poundsterling naik dalam kembalinya kepercayaan konsumen

Di Eropa, GBP/USD naik 0,1% menjadi 1,2616, naik ke level tertinggi lebih dari dua bulan, dibantu oleh data kepercayaan konsumen hari Jumat yang menunjukkan bahwa orang-orang di Inggris menjadi lebih optimis terhadap prospek ekonomi dan keuangan pribadinya bulan ini.

Bank of England mempertahankan suku bunga dalam rapat kedua berturut-turut di awal bulan ini, saat inflasi turun menjadi 4,6% di bulan Oktober dari di atas 11% lebih dari setahun yang lalu.

Namun, menurunkan inflasi ke target 2% bank sentral akan menjadi "kerja keras", kata Gubernur Bank of England Andrew Bailey dalam sebuah wawancara yang diterbitkan Senin pagi setempat, saat sebagian besar penurunan baru-baru ini disebabkan oleh lonjakan biaya energi tahun lalu.

EUR/USD naik 0,1% menjadi 1,0941, dengan sentimen di kalangan eksportir Jerman membaik di bulan November, menurut sebuah survei dari lembaga ekonomi Ifo yang dirilis hari Senin.

Indikator ekspektasi ekspor lembaga tersebut naik menjadi minus 3,8 poin di bulan November dari minus 6,3 poin di bulan Oktober.

"Namun, ekonomi ekspor masih belum berhasil mengembangkan momentum," Klaus Wohlrabe, kepala survei di Ifo, mengatakan. "Perusahaan-perusahaan Jerman belum mendapatkan banyak keuntungan dari peningkatan ekonomi di banyak negara."

Data yang dirilis hari Jumat menunjukkan Ekonomi terbesar di Eropa menyusut 0,1% pada kuartal ketiga dibanding dengan tiga bulan sebelumnya.

Yuan turun menjelang data PMI utama

Di Asia, USD/CNY naik 0,1% menjadi 7,1547, setelah penetapan kurs tengah harian yang sedikit lebih lemah oleh People's Bank of China.

Keuntungan di perusahaan-perusahaan industri China lanjut bertambah untuk bulan ketiga di bulan Oktober, meskipun dengan laju yang lebih lambat, data hari Senin menunjukkan, tetapi semua mata minggu ini tertuju data purchasing managers index untuk bulan November, yang akan terbit pada hari Kamis, untuk lebih banyak petunjuk tentang aktivitas bisnis.

USD/JPY diperdagangkan turun 0,2% ke 149,08, dengan yen berada di antara kinerja yang lebih baik hari ini. Data ekonomi Jepang iproduksi industri dan retail sales akan hadir minggu ini.

AUD/USD naik 0,3% menjadi 0,6600, menjelang data utama inflasi dan retail sales yang akan dirilis minggu ini. Gubernur Reserve Bank of Australia Michele Bullock juga akan berbicara minggu ini.

Dolar Tergelincir Jelang Data Inflasi Penting; Poundsterling Tampil Menguat
 

Artikel Terkait

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar

Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
Komentar (1)
Agn Npr
Agn Npr 27/11/2023 17:51
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Komentar ini telah tersimpan di Item Tersimpan
Intan Permata
Intan Permata 27/11/2023 17:51
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Komentar ini telah tersimpan di Item Tersimpan
jadinya dolar Naik apa turun ngap?
32 Riski avrilian fradana
32 Riski avrilian fradana 27/11/2023 17:51
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Komentar ini telah tersimpan di Item Tersimpan
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email