Breaking News
Ambil Diskon 40% 0
Baru! 💥 Dapatkan ProPicks untuk tahu strategi yang mengungguli S&P 500 hingga 1,183%+ Klaim diskon HINGGA 40%

Dolar Jatuh Minggu Ini gegara Tekanan Inflasi Mereda

Diterbitkan 17/11/2023 15:10
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Reuters.
 
DX
-0,26%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
EUR/USD
+0,31%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
GBP/USD
+0,25%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
USD/JPY
+0,08%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
USD/CNY
+0,13%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 

Investing.com - Dolar AS menuju pelemahan mingguan yang besar setelah laju inflasi melambat tingkatkan spekulasi bahwa Federal Reserve telah menyelesaikan serangkaian kenaikan suku bunganya.

Pukul 15.00 WIB, Indeks Dolar, yang melacak greenback terhadap enam mata uang lainnya, bergerak tipis di 104,374, masih berada di jalur penurunan mingguan sekitar 1,3%.

Dolar siap rugi besar minggu ini

Dolar telah melemah minggu ini di tengah meningkatnya ekspektasi bahwa inflasi akan menurun dan kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve akan berlalu.

Melandainya harga konsumen AS pada hari Selasa memulai bola bergulir, tetapi minyak turun ke posisi terendah empat bulan dan berita dari Walmart (NYSE:WMT) pada hari Kamis bahwa perusahaan akan memangkas harga untuk membantu konsumen yang kesulitan di kuartal liburan telah menambah tekanan disinflasi.

"Keyakinan bahwa siklus pengetatan Fed telah berakhir seharusnya menjadi hal yang positif untuk mata uang dunia lainnya - terutama mata uang yang sangat sensitif terhadap suku bunga yang lebih tinggi," ujar analis di ING, dalam sebuah catatan.

"Namun dengan suku bunga di AS sebesar 5,4%, dolar menjadi jual mahal dan standarnya tinggi untuk berinvestasi di tempat lain. Itulah sebabnya... tren bearish dolar akan membutuhkan waktu untuk berkembang dan periode yang lebih intens mungkin baru akan terjadi pada 2Q24."

Ada sejumlah Fedspeakers akan berbicara di sesi ini, dan traders akan melihat seberapa hawkish mereka mengingat perubahan sentimen pasar.

Poundsterling turun setelah retail sales Inggris yang lemah

Di Eropa, GBP/USD turun 0,2% ke 1,2377 setelah data retail sales Inggris turun 0,3% dalam sebulan di Oktober, penurunan tahunan sebesar 2,7%. Ini muncul karena konsumen Inggris terus kesulitan menghadapi gabungan suku bunga yang tinggi dan inflasi yang masih tinggi.

CPI Inggris jatuh ke 4,6% secara tahunan di bulan Oktober, dari 6,7% di bulan September, data menunjukkan awal pekan ini.

Ini adalah penurunan terbesar dalam CPI tahunan dari satu bulan ke bulan berikutnya sejak April 1992, tetapi masih tetap menjadi salah satu yang tertinggi di negara maju, dan Bank of England telah berusaha untuk menekankan bahwa mereka tidak akan memangkas suku bunga dari puncaknya selama 15 tahun, bahkan ketika ekonomi mendatar dan mendekati resesi.

EUR/USD turun 0,1% menjadi 1,0839, tetapi akan naik sekitar 1,5% minggu ini, peningkatan mingguan terbesar sejak pertengahan Juli.

Presiden ECB Christine Lagarde akan berbicara dalam Kongres Perbankan Eropa di Frankfurt sesi berikutnya, dan komentarnya akan diurai dengan hati-hati untuk mendapatkan petunjuk tentang niat para pengambil kebijakan terkait suku bunga setelah bank sentral menghentikan siklus kenaikan bulan lalu.

Yen mendapat dorongan dari lemahnya dolar

Di Asia, USD/JPY diperdagangkan turun 0,2% ke 150,44. Yen menjadi salah satu penerima dorongan terbesar dari lemahnya dolar baru-baru ini dan pair ini berada di jalur menuju pelemahan sebesar 0,7% minggu ini - performa mingguan terbaiknya lebih dari empat bulan.

Namun Gubernur Bank of Japan Kazuo Ueda pada hari Jumat menekankan perlunya mempertahankan sikap ultra-dovish, memberikan sedikit bantuan jangka pendek untuk yen

USD/CNY naik 0,1% di 7,2464. Yuan pulih dari level terendah satu tahun yang terlihat di awal minggu ini, dibantu oleh data yang menunjukkan beberapa tanda ketahanan dalam ekonomi China.

Fokus saat ini tertuju People's Bank of China, yang akan memutuskan loan prime rate pada Senin depan. Bank ini diperkirakan akan menahan suku bunga di rekor terendah, saat berusaha untuk menjaga keseimbangan antara menopang pertumbuhan ekonomi dan membendung pelemahan yuan.

Dolar Jatuh Minggu Ini gegara Tekanan Inflasi Mereda
 

Artikel Terkait

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar

Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email