Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Detail selengkapnya

Dolar AS Terus Melemah, Fed Beri Sinyal Pertahankan Suku Bunga Rendah

Forex18/05/2021 14:51
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 

Oleh Peter Nurse

Investing.com - Dolar Amerika Serikat terus melemah pada Selasa (18/05) petang usai komentar dari pejabat Federal Reserve mengisyaratkan bank sentral AS akan mempertahankan kebijakan moneter ultra-longgar untuk beberapa waktu.

Pada pukul 14.38 WIB, Indeks Dolar AS makin melemah 0,30% ke 89,868 menurut data Investing.com.

EUR/USD kian naik 0,39% di 1,2199, USD/JPY terus turun 0,18% di 108,99 setelah data menunjukkan ekonomi Jepang berkontraksi lebih besar dari perkiraan akibat dampak virus korona, sedangkan AUD/USD menguat 0,58% di 0,7808. Sedangkan rupiah turun tipis 0,01% di 14.281,0 hingga pukul 14.45 WIB.

Dolar AS telah bergerak positif lalu usai rilis data harga konsumen melonjak tajam, menunjukkan Federal Reserve akan merasakan tekanan untuk mempertahankan kebijakan akomodatif lebih cepat daripada yang diproyeksikan.

Namun, Presiden Federal Reserve Dallas Robert Kaplan pada hari Senin menegaskan kembali pandangannya bahwa ia tidak mengharapkan suku bunga naik sampai tahun depan, dan Wakil Ketua Federal Reserve Richard Clarida memberi sinyal laporan pekerjaan yang mengecewakan baru-baru ini sebagai bukti ekonomi AS masih membutuhkan bantuan.

Hal ini meningkatkan keyakinan yang berkembang bahwa bank sentral akan mentolerir apa yang dilihatnya sebagai percepatan inflasi sementara untuk beberapa waktu, sehingga hal tersebut dapat merugikan greenback.

Pejabat Fed lainnya akan berbicara sepanjang minggu ini dan investor juga akan mempelajari notulen rapat terbaru Fed, yang akan dirilis pada hari Rabu setempat, untuk mendapatkan petunjuk mengenai arah kebijakan moneter Fed untuk sisa tahun 2021 ini.

Sementara, GBP/USD terus naik 0,46% di 1,4199 pukul 14.43 WIB lantaran investor mendukung pencabutan bertahap pembatasan ketat virus korona di negara itu.

Menambah optimisme seputar poundsterling, tingkat pengangguran Inggris tanpa diduga turun lagi menjadi 4,8% antara Januari dan Maret, periode yang dihabiskan negara tersebut di bawah tindakan penguncian Covid yang ketat, dari 4,9%.

"Cable (poundsterling) terlihat nyaman di atas 1.4100 dan jika tidak ada komentar hawkish yang mengejutkan dari Fed minggu ini, cable dapat menguji area 1.4200," sebut analis ING dalam catatan.

Selain itu, USD/CNY masih turun 0,18% ke 6,4273 pukul 14.45 WIB, sementara EUR/HUF turun 0,10% di 350,865 setelah komentar dari pejabat di bank sentral Hongaria (NBH) menyarankan kenaikan suku bunga acuan bisa terjadi pada bulan Juni.

"Ini mengejutkan pasar yang merasa NBH akan terlambat untuk menaikkannya dan berita ini dapat mengirim EUR/HUF menuju area 350," tambah ING.

Dolar AS Terus Melemah, Fed Beri Sinyal Pertahankan Suku Bunga Rendah
 

Artikel Terkait

Dolar AS Kian Beranjak Naik, Sepekan Melonjak 2% Lebih
Dolar AS Kian Beranjak Naik, Sepekan Melonjak 2% Lebih Oleh Investing.com - 18/06/2021

Oleh Peter Nurse Investing.com - Dolar Amerika Serikat kian bergerak naik pada Jumat (18/06) petang, terus mendapat suntikan dorongan dari langkah mengejutkan Federal Reserve pada...

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email