Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Detail selengkapnya

Dolar AS Terus Bergerak Naik, Capai Level Tertinggi 4 Bulan Lawan Euro

Forex25/03/2021 16:46
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Reuters.

Oleh Peter Nurse

Investing.com - Dolar Amerika Serikat terus bergerak naik pada Kamis (25/03) petang dan menguat ke level tertinggi empat bulan terhadap euro karena gelombang ketiga Covid-19 dan peluncuran vaksin yang lambat di Eropa membebani mata uang tunggal tersebut.

Pada pukul 16.31 WIB, indeks dolar AS terus menguat 0,17% ke 92,683 menurut data Investing.com.

USD/JPY lanjut naik 0,36% di 109,12, GBP/USD naik tipis 0,05% ke 1,3690, sedangkan AUD/USD menguat 0,24% di 0,7600.

Sedangkan EUR/USD turun tipis 0,03% di 1,1809 setelah diperdagangkan pada level terendah empat bulan baru di 1,1803 sebelumnya. Mata uang tunggal Eropa mengalami tekanan akibat dampak dari pembatasan yang diperpanjang di kawasan itu dan penundaan peluncuran vaksin.

Di Indonesia, rupiah berakhir turun tipis 0,03% ke 14.425,0 per dolar AS sampai pukul 14.59 WIB.

Sejumlah negara Eropa, seperti Jerman, Prancis, dan Italia, baru-baru ini memperpanjang pembatasan mobilitas penduduk menyusul peningkatan tajam kasus Covid-19.

Memang, pemerintah Prancis siap mengambil tindakan lebih keras jika pembatasan yang berlaku saat ini untuk menghadang penyebaran virus korona gagal, Menteri Kesehatan Olivier Veran mengatakan pada hari Rabu.

“Dengan perpanjangan penguncian Eropa yang menunda pemulihan ekonomi ZE [zona euro], EUR/USD telah menembus di bawah level support moving average penting 200 hari di 1,1863. Secara teknikal, ini membuat EUR/USD rentan,” kata analis ING dalam catatan riset.

Pada hari Rabu, Menteri Keuangan AS Janet Yellen dan Ketua Federal Reserve Jerome Powell menyatakan keyakinannya pada pemulihan AS selama hari kedua kesaksian di Kongres AS.

Keyakinan seputar pemulihan ekonomi AS ini berbeda dengan sebagian besar negara maju dan negara berkembang, yang berjuang untuk membuka kembali ekonomi mereka kala memerangi meningkatnya jumlah kasus Covid.

"Faktor-faktor di balik kekuatan USD telah menjauh dari kekhawatiran tentang dampak reflasi pada obligasi AS menjadi kekhawatiran tentang ekspektasi pertumbuhan global," tambah ING.

Sementara, USD/TRY kian menguat 0,36% ke 7,9474 pukul 16.38 WIB. Kantor berita negara Anadolu melaporkan gubernur baru bank sentral Turki telah berjanji untuk tetap berpegang pada kerangka suku bunga tunggal yang diadopsi oleh pendahulunya, dengan mengutip terjadi pertemuan antara otoritas moneter dan lembaga pemberi pinjaman komersial pada hari Rabu.

Kabar ini muncul setelah Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memecat kepala bank sentral sebelumnya, Naci Agbul pada akhir pekan lalu.

USD/CHF naik 0,15% ke 0,9369 dan EUR/CHF naik tipis 0,09% di 1,1060 pukul 16.41 WIB menjelang keputusan suku bunga terbaru oleh Swiss National Bank (SNB). Bank sentral ini kemungkinan akan mempertahankan suku bunga acuan pada rekor terendah -0,75%, tetapi Presiden SNB Thomas Jordan kemungkinan akan mengulangi kesediaannya untuk mengintervensi guna mencoba dan mencegah franc menguat terlalu cepat.

Bank sentral lain yang dijadwalkan bertemu pada Kamis yaitu South African Reserve Bank dan Bank of Mexico. Pasar negara berkembang telah merasakan beban tekanan dari kenaikan dolar AS, seperti yang disaksikan pada kenaikan suku bunga bank sentral Rusia dan Turki baru-baru ini.

Dolar AS Terus Bergerak Naik, Capai Level Tertinggi 4 Bulan Lawan Euro
 

Artikel Terkait

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email