Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Detail selengkapnya

Dolar AS Stagnan Jelang Lelang Obligasi 10 Thn, Lira Turun & Data Ekonomi Stabilkan GBP

Forex12/10/2021 14:48
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Reuters.

Oleh Geoffrey Smith

Investing.com - Dolar AS sedikit berubah pada awal perdagangan di Eropa Selasa (12/10) petang tetapi masih kuat dalam tren kenaikan, didukung oleh kenaikan bunga obligasi jangka panjang dan permintaan yang tinggi dari pembeli komoditas.

Pukul 14.32 WIB, Indeks Dolar AS stabil di level 94,310 menurut data Investing.com setelah menyentuh level tertinggi 94,442 sebelumnya. Rupiah masih turun tipis 0,12% di 14.221,5 per dolar AS hingga pukul 14.37 WIB.

Dolar AS tampaknya didukung oleh tren kenaikan imbal hasil obligasi AS karena pasar memperkirakan pengurangan pembelian obligasi oleh Federal Reserve mulai bulan depan dan selanjutnya. imbal hasil benchmark Treasury 10 tahun sempat mencapai titik tertinggi baru lima bulan 1,63% selama sesi Asia setelah hari yang tenang ketika pasar obligasi tunai ditutup libur Hari Columbus.

Permintaan Treasuries akan diuji hari Selasa pukul 1 PM ET saat lelang note tenor 10 tahun. Sebelum itu, AS juga akan menerbitkan survei lowongan pekerjaan JOLTS bulanannya. Lowongan telah melonjak dalam beberapa bulan terakhir, mencapai 10,934 juta pada bulan Agustus.

Lowongan juga berada pada level rekor di Inggris, melampaui 1 juta untuk pertama kalinya pada Agustus, menurut data yang dirilis Selasa pagi setempat. Kantor Statistik Nasional Inggris juga mencatat kenaikan 235.000 pekerjaan dalam tiga bulan hingga Agustus, yang berarti ada lebih banyak orang sekarang bekerja di Inggris daripada pada Februari 2020.

Namun, semua itu tidak mampu mengangkat banyak sterling, mengingat pasar telah memperhitungkan kenaikan suku bunga pertama pada akhir tahun. GBP/USD stabil di level 1,3595 pukul 14.37 WIB, sementara EUR/GBP naik tipis 0,09% di 0,8503. Euro juga beringsut lebih tinggi 0,08% di 1,1560, tetapi analis melihatnya tetap di bawah tekanan setelah Bank Sentral Eropa (ECB) mengindikasikan tidak akan terburu-buru untuk memperketat kebijakan. Kepala ekonom ECB Philip Lane mengatakan pada hari Senin bahwa ia masih yakin sebagian besar tekanan inflasi berasal dari faktor sementara.

"Kombinasi dari harga energi yang tinggi dan perbedaan kenaikan imbal hasil akan melemahkan Euro dari sini dan penurunan hingga 1,1500 menandakan tahap selanjutnya dari kemundurannya," kata analis OANDA Jeffrey Halley dalam catatan kepada klien.

Perbedaan suku bunga yang melebar juga membantu dolar terhadap yen. USD/JPY bergerak turun 0,07% ke 113,22 pukul 14.40 WIB tetapi telah mencapai level tertinggi baru tiga tahun di 113,49 sebelumnya.

Faktor pendukung lainnya adalah dolar tetap menjadi kekuatan pasar energi. Harga Minyak mentah tetap kokoh di atas $80 per barel, setelah mencapai level tertinggi tujuh tahun pada hari Senin. Logam dasar dan komoditas pertanian juga berkinerja kuat selama sebulan terakhir. Karena minyak dan komoditas lainnya banyak diperdagangkan dalam dolar, hal itu meningkatkan jumlah dolar yang perlu dibeli – setidaknya sampai harga tinggi mulai menghancurkan permintaan.

Sedangkan, lira Turki telah jatuh di bawah level 9 terhadap dolar untuk pertama kalinya, pasar memberi tekanan bagi salah satu bank sentral di pasar negara berkembang yang menolak untuk memperketat kebijakan moneter. Dolar AS juga naik 0,4% terhadap won Korea di 1200,38 setelah Bank of Korea mempertahankan suku bunga utamanya tidak berubah sebesar 0,7%, setelah menaikkannya di bulan Agustus.

Dolar AS Stagnan Jelang Lelang Obligasi 10 Thn, Lira Turun & Data Ekonomi Stabilkan GBP
 

Artikel Terkait

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
Komentar (1)
NiNa Nuraena
NiNa Nuraena 12/10/2021 16:40
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Komentar ini telah tersimpan di Item Tersimpan
Dinamika pasar butuh sentimen kuat
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email