Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Detail selengkapnya

Dolar AS Stabil Meski Data Inflasi Lebih Rendah dari Ekspektasi

Forex28/06/2021 10:58
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Reuters.

Oleh Doris Yu

Investing.com – Dolar Amerika Serikat stabil pada Senin (28/06) pagi di Asia meskipun data inflasi AS sedikit lebih rendah dari yang diperkirakan. Investor tetap khawatir mengenai kebijakan pengetatan moneter jika tekanan harga konsumen terus meningkat.

Indeks Dolar AS stabil di level 91,845 pukul 10.44 WIB menurut data Investing.com.

Pasangan USD/JPY turun tipis 0,09% ke 110,68 setelah Bank of Japan (BOJ) merilis ringkasan opini sebelumnya. Para pengambil kebijakan berharap bahwa percepatan vaksinasi COVID-19 akan mendorong pemulihan ekonomi.

"Siklus ekonomi positif dimulai di Jepang seiring kemajuan vaksinasi yang dicapai," kata salah satu dari sembilan anggota dewan.

Di Indonesia, rupiah beranjak turun 0,26% di 14.457,5 per dolar AS hingga pukul 10.14 WIB.

Pasangan AUD/USD naik tipis 0,04% di 0,7589 pukul 10.46 WIB dan NZD/USD stagnan di 0,7073.

Pasangan USD/CNY menguat 0,12% ke 6,4624. Data yang dirilis pada hari Minggu mengatakan laba industri China meningkat 36,4% tahun ke tahun di bulan Mei, lebih rendah dari pertumbuhan 57% sebelumnya.

Pasangan GBP/USD naik tipis 0,08% di 1,3887. Andrew G Haldane, anggota Komite Kebijakan Moneter Bank of England, akan menyampaikan pandangan di kemudian hari .

Indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) inti tumbuh 0,5% bulan ke bulan di bulan Mei, lebih rendah dari 0,6% dalam perkiraan yang disiapkan oleh Investing.com dan angka 0,7% di bulan April. Indeks harga inti PEC melonjak 3,4% dalam 12 bulan hingga Mei, kenaikan terbesar sejak April 1992.

Meskipun inflasi diperkirakan akan melambat pada akhir tahun 2021, investor tetap berhati-hati terhadap tekanan harga yang didorong oleh upah karena pasar tenaga kerja yang ketat.

Investor sekarang menunggu rilis data gaji pekerja nonpertanian pada bulan Juni, pada hari Jumat. Angka sebanyak 559.000 pada bulan Mei dan diharapkan meningkat 675.000 pada bulan Juni.

"Bergantung pada hasil data penggajian, pasar dapat mulai memperkirakan lebih banyak peluang kenaikan suku bunga tahun depan," Yukio Ishizuki, ahli strategi mata uang senior di Daiwa Securities, mengatakan kepada Bloomberg.

Sementara itu, investor tetap optimis terhadap pemulihan ekonomi yang sedang berlangsung dari COVID-19 setelah Presiden AS Joe Biden mengatakan ia tidak berencana untuk memveto RUU infrastruktur bipartisan senilai $1,2 triliun jika rencana pengeluaran Demokrat yang terpisah tidak lolos dari Kongres AS.

“Pernyataan itu dapat dimengerti membuat marah beberapa anggota Partai Republik, yang tidak melihat kedua rencana itu berkaitan… komentar saya juga menciptakan kesan bahwa saya mengeluarkan ancaman veto atas rencana yang baru saja saya setujui, yang tentu saja bukan maksud saya,” Biden menyampaikan dalam pernyataan.

Dalam cryptocurrency, Bitcoin melesat naik 3,91% di $34.447,9 pukul 10.55 WIB.

Dolar AS Stabil Meski Data Inflasi Lebih Rendah dari Ekspektasi
 

Artikel Terkait

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email