Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Detail selengkapnya

Dolar AS Sedikit Menguat Jelang Keputusan Fed dan Ketegangan Ukraina

Forex 25/01/2022 12:01
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Reuters

Oleh Gina Lee

Investing.com - Dolar Amerika Serikat beranjak naik pada Selasa hari (25/01), dengan aset safe haven ini tetap berada di dekat level tertinggi dua minggu. Kekhawatiran atas pengetatan kebijakan moneter Federal Reserve AS yang lebih cepat dari perkiraan dan kemungkinan konflik bersenjata di Ukraina juga terus meningkat.

Indeks Dolar AS yang mengukur greenback terhadap sejumlah mata uang lainnya naik tipis 0,07% menjadi 95.965 pada pukul 11.46 WIB menurut data Investing.com.

Pasangan USD/JPY melemah 0,21% menjadi 113,68. Rupiah kembali turun 0,13% di 14.358,0 per dolar AS hingga pukul 11.39 WIB.

Pasangan AUD/USD turun 0,13% di 0,7131. Data ekonomi Australia yang dirilis sebelumnya menunjukkan indeks harga konsumen tumbuh sebesar 1,3% kuartal ke kuartal dan 3,5% tahun ke tahun pada kuartal IV ahun 2021. Sementara itu, Indeks Keyakinan Bisnis National Australia Bank (OTC:NABZY) (NAB) tercatat –12 untuk bulan Desember.

Angka yang lebih tinggi dari perkiraan mendorong kasus kenaikan suku bunga Reserve Bank of Australia (RBA) pada tahun 2022, meskipun gubernur bank sentral Philip Lowe sebelumnya menyatakan bahwa kemungkinan seperti itu sangat tidak mungkin.

Namun, pasar uang telah lama tidak setuju dengan sikap RBA dan memperkirakan kenaikan suku bunga pada Juni 2022.

"Angkanya jelas jauh di atas perkiraan inflasi RBA sendiri, sehingga kemungkinan mereka harus menyerah pada panduan sebelumnya yang meningkat dari hari ke hari," Kepala Strategi FX NAB Ray Attrill mengatakan kepada Reuters.

Pada saat yang sama, "angka ini hanya memvalidasi posisi pasar uang," yang menjelaskan mengapa dolar Australia tidak memiliki reli yang berkelanjutan, tambahnya.

Pasangan NZD/USD turun 0,41% menjadi 0,6671.

Pasangan USD/CNY turun tipis 0,02% menjadi 6,3297 pukul 11.35 WIB dan GBP/USD turun tipis 0,1% di 1,3472.

The Fed akan memberikan keputusan kebijakan pada hari Rabu, yang akan dicermati untuk mendapatkan petunjuk tentang jadwal kenaikan suku bunga dan pengurangan aset. Pasar uang memperkirakan kenaikan pertama suku bungan di bulan Maret, dan tiga kenaikan seperempat poin lagi hingga akhir 2022.

"Kasus Fed yang berpotensi menindaklanjuti kenaikan suku bunga Maret sebelum pertemuan Juni - bahkan pada awal April - adalah kasus yang sangat menarik, dan ada risiko bahwa pasar masih harus meninjau ulang," kata Attrill dari NAB.

"Risiko geopolitik baru saja menambahkan lapisan baru dukungan safe haven."

Ketegangan geopolitik antara AS dan Ukraina atas Ukraina yang dimaksud Attrill terus meningkat. NATO mengatakan pihaknya menempatkan pasukan dalam status keadaan siaga dan memperkuat Eropa timur dengan lebih banyak kapal dan jet tempur, sebuah langkah yang dikecam oleh Rusia sebagai peningkatan ketegangan.

Pasar sebagian besar mengabaikan ketegangan ini sampai baru-baru ini tetapi lebih menghargai premi risiko ke dalam euro, menurut Ahli Strategi ING Bank Francesco Pesole. Kekhawatiran juga meningkat bahwa ketegangan dapat mendorong Moskow untuk memotong pasokan energi ke Eropa, tambahnya.

Dolar AS Sedikit Menguat Jelang Keputusan Fed dan Ketegangan Ukraina
 

Artikel Terkait

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email