Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Detail selengkapnya

Dolar AS Naik Tetap Dekat Terendah 1 Minggu, Meski Sentimen Risiko Perlahan Tumbuh

Forex24/09/2021 10:39
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Reuters.

Oleh Gina Lee

Investing.com - Dolar Amerika Serikat bergerak naik pada Jumat (24/09) pagi di Asia, tetapi tetap mendekati level terendah satu minggu. Peningkatan sentimen risiko, karena kekhawatiran tentang penularan dari potensi gagal bayar China Evergrande Group agak mereda, menghapus kenaikan mata uang AS baru-baru ini.

Indeks Dolar AS menguat 0,07% ke 93,097 pukul 10.23 WIB menurut data Investing.com.

Pasangan USD/JPY naik tipis 0,11 di 110,43. Adapun rupiah menguat 0,02% di 14.237,5 pukul 10.31 WIB.

Pasangan AUD/USD sedikit naik 0,07% di 0,7300 sedangkan NZD/USD naik tipis 0,01% ke 0,7067.

Pasangan USD/CNY naik tipis 0,03% ke 6,4612 dan GBP/USD sedikit naik 0,06% di 1,3724 pukul 10.29 WIB.

People’s Bank of China menyuntikkan uang tunai baru ke dalam sistem keuangan pada hari Kamis, sehari setelah China Evergrande mengatakan akan melakukan pembayaran bunga obligasi dalam negeri. Namun, tidak jelas apakah pengembang itu melakukan pembayaran kupon obligasi dolar yang jatuh tempo pada hari Kamis, dan akan ada pembayaran lain atuh tempo pada minggu depan.

Namun, sentimen risiko mengambil isyarat dari berita seputar China Evergrande, menurut beberapa investor. "Otoritas China tengah menyiapkan tim restrukturisasi, mengurangi ketakutan akan momen seperti Lehman," analis National Australia Bank (OTC:NABZY) (NAB) Tapas Strickland menjelaskan dalam catatan.

Dua pengambil kebijakan BOE memilih untuk memulai pengurangan aset, tetapi bank sentral mempertahankan suku bunganya tidak berubah sebesar 0,10% saat mengumumkan keputusan kebijakan pada hari Kamis.

Di tempat lain di Eropa, Norges Bank menaikkan suku bunga menjadi 0,25% dari 0% bulan lalu juga saat menerbitkan keputusan kebijakan pada hari Kamis. Kenaikan lebih lanjut bisa menyusul dalam beberapa bulan mendatang, menurut gubernur Oystein Olsen.

Federal Reserve AS juga mengisyaratkan bahwa pengurangan aset dapat dimulai pada bulan November, dengan kenaikan suku bunga menyusul pada tahun 2022, ketika merilis keputusan kebijakan sendiri pada hari Rabu.

"Suara hawkish dari BOE dan Norgesbank memperkuat kecenderungan hawkish dalam dot plot Fed. BOE tampaknya membuka pintu bagi kenaikan suku bunga sebelum akhir 2021," prediksi Strickland dari NAB dalam catatannya.

Beberapa pejabat Fed, termasuk Ketua Jerome Powell yang akan memberikan sambutan pembukaan, akan berbicara di acara Fed Listens hari ini.

Dolar AS Naik Tetap Dekat Terendah 1 Minggu, Meski Sentimen Risiko Perlahan Tumbuh
 

Artikel Terkait

Dolar AS Melemah Tipis, Minat Risiko Kembali Muncul
Dolar AS Melemah Tipis, Minat Risiko Kembali Muncul Oleh Investing.com - 15/10/2021

Oleh Gina Lee Investing.com – Dolar AS kembali melemah sedikit pada hari Jumat (15/10) dan akan mengalami penurunan mingguan pertama sejak awal September. Indeks mundur dari level...

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email