Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Detail selengkapnya

Dolar AS Naik Terus Sesi Eropa, Rebound Usai Melemah Efek Statemen Powell

Forex 23/06/2022 15:59
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Reuters.

Oleh Peter Nurse

Investing.com - Dolar AS naik di awal perdagangan Eropa Kamis (23/06) petang, stabil setelah menderita kerugian sebelumnya saat meningkatnya potensi resesi yang mengakibatkan imbal hasil Treasury turun.

Pukul 15.53 WIB, Indeks Dolar AS, yang mengukur greenback terhadap mata uang lainnya, terus menguat 0,47% di 104,465, setelah sempat turun dari level tertinggi dua dekade di 105,79 dicapai pada 15 Juni lalu, ketika Federal Reserve menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin.

Dolar AS telah turun dari level puncaknya karena pasar menjadi semakin khawatir bahwa upaya Fed untuk mengendalikan inflasi yang tinggi secara historis dengan kebijakan pengetatan moneter yang agresif akan menghasilkan resesi.

Ketua Fed Jerome Powell menambah kekhawatiran ini pada hari pertama kesaksiannya selama dua hari di hadapan Kongres, dengan menyatakan bahwa meskipun itu bukan tujuan pengambil kebijakan bank sentral, resesi "mungkin saja terjadi" saat berusaha untuk mengendalikan harga.

Kekhawatiran tersebut menekan imbal hasil Treasury 10 tahun turun ke level terendah hampir dua minggu, sebelum sedikit rebound pada awal sesi Eropa.

Powell melanjutkan kesaksiannya Kamis malam. Data klaim pengangguran awal mingguan AS akan dirilis.

“Kita memiliki hari lain kesaksian Powell di Capitol Hill malam ini, jadi bersiaplah dengan perdagangan harian tenang dan analisis dari setiap kata-katanya,” kata Jeffrey Halley, analis di OANDA.

Pukul 14.10 WIB, EUR/USD turun 0,2% ke 1,0549, GBP/USD turun 0,4% menjadi 1,2214, setelah data menunjukkan bahwa pemerintah Inggris meminjam lebih besar dari perkiraan di bulan Mei setelah lonjakan bunga pembayaran sebesar 70% untuk melunasi utang nasional, sedangkan aset sensitif terhadap risiko AUD/USD melemah 0,6% di 0,6887.

Selain itu, USD/JPY turun 0,4% di 135,71, mundur dari level tertinggi 24 tahun di 136,71 yang dicapai pada hari Rabu. Yen mendapat dorongan dari mengecilnya kesenjangan antara nilai imbal hasil obligasi pemerintah Jepang dan Treasury AS.

Juga membebani pasangan ini adalah komentar dari Takehiko Nakao, mantan kepala kebijakan valuta asing di Kementerian Keuangan Jepang, yang menyatakan bahwa kemungkinan Jepang melakukan intervensi langsung di pasar mata uang untuk membendung penurunan yen tidak dapat dikesampingkan.

Dolar AS Naik Terus Sesi Eropa, Rebound Usai Melemah Efek Statemen Powell
 

Artikel Terkait

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email