Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Detail selengkapnya

Dolar AS Naik Terbatas Imbas Laporan Laba Kuat & Peningkatan Minat Risiko

Forex22/07/2021 11:28
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Reuters.

Oleh Gina Lee

Investing.com - Dolar Amerika Serikat naik tipis pada Kamis (22/07) pagi di Asia tetapi masih turun dari tingkat tertinggi multi bulan setelah laporan pendapatan positif menopang saham global dan meningkatkan minat risiko investor.

Indeks dolar AS naik tipis 0,01% di 92,767 pukul 11.14 WIB menurut data Investing.com.

Pasangan USD/JPY turun 0,12% di 110,14. Pasar Jepang ditutup libur pada sesi pagi ini.

Pasangan AUD/USD menguat tipis 0,03% di 0,7360. Negara bagian Queensland menutup perbatasannya dengan New South Wales untuk menahan penyebaran wabah COVID-19 di Sydney, sementara Indeks Keyakinan Bisnis Kuartalan dari National Australia Bank (NAB), yang dirilis sebelumnya, juga lebih rendah dari perkiraan 17.

Dari Indonesia, rupiah menguat 0,22% di 14.508,0 per dolar AS hingga pukul 11.20 WIB.

Pasangan NZD/USD turun 0,16% di 0,6958 dan USD/CNY stagnan di 6,4666 pukul 11.17 WIB.

Pasangan GBP/USD naik tipis 0,03% di 1,3714. Pound pulih dari level terendah lima setengah bulan di $1,35725 yang dicapai pada hari Selasa, bahkan ketika jumlah kasus COVID-19 yang melibatkan varian Delta terus meningkat di Inggris dan kebingungan tetap ada atas pencabutan tindakan pembatasan di Inggris.

"Pendapatan yang kuat telah menyapu kekhawatiran Delta di AS," membebani mata uang haven, analis National Australia Bank (OTC:NABZY) mengatakan dalam catatan. "Konsensusnya adalah bahwa jenis Delta tidak menimbulkan risiko langsung terhadap pemulihan," menunda pembukaan kembali paling lama tiga bulan karena negara-negara meningkatkan upaya vaksinasi sebagai tanggapan, tambah catatan itu.

EUR/USD menguat tipis 0,05% di 1,1798 pukul 11.20 WIB menjelang keputusan kebijakan Bank Sentral Eropa (ECB) hari ini. ECB akan menerapkan perubahan pada strategi mereka untuk pertama kalinya dan diperkirakan akan mempertahankan sikap dovishnya, yang dapat melemahkan euro dalam jangka menengah.

"Pada keseimbangan, target inflasi baru ECB menunjukkan kebijakan moneter akan tetap ultra-akomodatif untuk jangka waktu yang lebih lama lagi," yang akan bertindak sebagai angin sakal untuk euro, ahli strategi Commonwealth Bank of Australia (OTC:CMWAY) Kim Mundy dan Carol Kong menulis dalam catatan riset.

"Memang, kami berharap ECB akan menjadi salah satu bank sentral terakhir di bawah cakupan kami untuk memperketat kebijakan," tambah catatan itu.

Bank Indonesia juga akan mengumumkan keputusan kebijakannya kemudian.

Dalam cryptocurrency, bitcoin mencatat lompatan terbesarnya sejak pertengahan Juni 2021, setelah CEO Tesla Inc. (NASDAQ:TSLA) Elon Musk dan CEO Ark Investment Management Cathie Wood membahas prospek koin ini di konferensi B Word. Musk juga menambahkan bahwa Tesla "kemungkinan besar" akan melanjutkan menerima bitcoin untuk pembayaran mobil listriknya.

Dolar AS Naik Terbatas Imbas Laporan Laba Kuat & Peningkatan Minat Risiko
 

Artikel Terkait

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email