Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Detail selengkapnya

Dolar AS Naik, Pulih dari Pelemahan Sentimen Omicron tapi Volatilitas Tetap Ada

Forex29/11/2021 11:31
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Reuters.

Oleh Gina Lee

Investing.com – Dolar AS beranjak naik pada Senin pagi di Asia dan investor perlahan kembali mendapatkan selera risikonya setelah ditemukannya varian omicron COVID-19. Namun, kehati-hatian tetap ada karena penelitian terus berlanjut pada jenis baru ini.

Indeks Dolar AS yang mengukur greenback terhadap sejumlah mata uang lainnya naik 0,18% ke 96,280, setelah jatuh ke level terendah satu minggu di 95,973 pada hari Jumat. Meskipun mata uang safe haven AS ini siap untuk mendapatkan dorongan dari ketidakpastian, prospek kapan Federal Reserve AS dan bank sentral utama lainnya akan menaikkan suku bunga sekarang yang masih tidak pasti.

Pasangan USD/JPY naik 0,35% ke 113,71. Yen telah menjadi penerima manfaat terbesar dari peralihan aset ke tempat yang aman, melonjak hingga 2% menjadi 113,05 pada hari Jumat.

Rupiah kembali bergerak melemah 0,24% ke 14.334,0 per dolar AS hingga pukul 11.17 WIB.

Pasangan AUD/USD naik0,32% ke 0,7146 dan dolar Australia pulih setelah jatuh 1% pada hari Jumat. Pasangan NZD/USD naik tipis 0,12% ke 0,6834.

Pasangan USD/CNY turun tipis 0,15% di 6,3826 pukul 11.18 WIB dan GBP/USD turun tipis 0,03% di 1,3337.

Penemuan varian omicron di Afrika Selatan pekan lalu mendorong beberapa negara menerapkan kontrol perbatasan. Namun, kasus-kasus telah dilaporkan di negara-negara seperti Australia, Inggris, Kanada, Jerman dan Hong Kong.

Meskipun masih dalam penelitian, mutasi pada protein lonjakan omicron menunjukkan bahwa varian ini kemungkinan resisten terhadap vaksin saat ini. BioNTech SE (NASDAQ:BNTX) mengatakan pada hari Jumat bahwa mereka dapat mengetahui dalam waktu dua minggu jika vaksin yang dikembangkannya dengan Pfizer Inc. (NYSE:PFE) perlu dikerjakan ulang, sementara kepala petugas medis Moderna (NASDAQ:MRNA) Inc. Paul Burton mengatakan suntikan yang dikerjakan ulang dapat tersedia pada awal 2022.

"Sampai saat itu, volatilitas pasar kemungkinan akan tetap tinggi. Pasar telah dipaksa untuk menilai kembali prospek pertumbuhan global sampai kita tahu lebih banyak," menurut ahli strategi senior FX National Australia Bank (OTC:NABZY), Rodrigo Catril dalam catatan.

Investor lain mendukung sentimen catatan itu.

"Kami memperkirakan mata uang akan bergejolak minggu ini. Tidak perlu banyak berita negatif tentang omicron untuk mendorong dolar Australia di bawah $0,7000," papar ahli strategi Commonwealth Bank of Australia (OTC:CMWAY), Joseph Capurso kepada Reuters.

Presiden AS Joe Biden akan memberikan pembaruan di kemudian hari mengenai tanggapan negaranya terhadap varian omicron.

Dolar AS Naik, Pulih dari Pelemahan Sentimen Omicron tapi Volatilitas Tetap Ada
 

Artikel Terkait

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email