Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Detail selengkapnya

Dolar AS Naik Jelang Klaim Pengangguran & KTT Uni Eropa, Evergrande Jadi Fokus

Forex21/10/2021 15:12
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Reuters.

Oleh Geoffrey Smith

Investing.com - Dolar AS bergerak menguat pada Kamis (21/10) petang, setelah kembali munculnya beberapa kekhawatiran atas krisis real estat China mengganggu momentum mata uang berimbal hasil lebih tinggi.

Saham China Evergrande (HK:3333) jatuh usai melanjutkan perdagangan pasca beristirahat selama hampir tiga minggu, karena pengembang tersebut terpaksa meninggalkan proposal pelepasan aset yang akan membantu memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Dengan demikian, perusahaan kemungkinan akan jatuh ke situasi gagal bayar resmi saat masa tenggang salah satu obligasi dolar berakhir pada hari Jumat.

Pada pukul 15.02 WIB, indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sejumlah mata uang ekonomi pasar maju, naik 0,14% di 93,662 menurut data Investing.com.

Penguatan terbesar dolar adalah terhadap mata uang komoditas, setelah berita Evergrande menimbulkan keraguan baru terhadap lintasan permintaan bijih besi, tembaga dan minyak dari sektor yang merupakan kontributor besar bagi PDB China.

Yuan, bagaimanapun, tetap stabil, utama karena kepercayaan pada jaminan Beijing bahwa dapat menghentikan krisis sistemik. USD/CNY naik tipis 0,09% di 6,3991. Rupiah ditutup melemah 0,35% di 14.122,5 per dolar AS hingga pukul 14.59 WIB.

Terhadap mata uang Eropa, EUR/USD turun 0,09% di 1,1639 dan GBP/USD turun 0,08% ke 1,3813 pukul 15.06 WIB, setelah data menunjukkan kenaikan besar pinjaman pemerintah Inggris pada bulan September.

Euro bernasib lebih baik terhadap mata uang Eropa yang sedang berkembang, naik 0,3% terhadap zloty dan 0,4% terhadap forint Hungaria saat ditulis menjelang pertemuan puncak yang kemungkinan akan dibayangi oleh perselisihan UE dengan Polandia mengenai aturan hukum.

Angka-angka tersebut menggarisbawahi kerentanan ekonomi Inggris terhadap suku bunga nan lebih tinggi yang sebagian besar pelaku pasar lihat sebelum akhir tahun. Tagihan pembayaran utang yang lebih tinggi akan mengurangi ruang yang dimiliki Departemen Keuangan Inggris untuk mendukung perekonomian.

Kamis malam, AS akan merilis data klaim pengangguran mingguan. Analis memperkirakan klaim pengangguran awal akan naik hingga 300.000, dari tingkat terendah pasca pandemi di 293.000 minggu sebelumnya.

Ada sedikit lagi data penggerak pasar yang akan dirilis, meskipun pertemuan Bank Sentral Turki akan menjadi sorotan setelah pergolakan baru-baru ini di lembaga tersebut. Lira telah jatuh ke posisi terendah sepanjang masa setelah Presiden Recep Tayyip Erdogan memecat satu-satunya pembuat kebijakan karena gagal menjaga inflasi terkendali.

Dolar AS Naik Jelang Klaim Pengangguran & KTT Uni Eropa, Evergrande Jadi Fokus
 

Artikel Terkait

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email