Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Detail selengkapnya

Dolar AS Menguat Tipis, Risalah Fed Tegaskan Kembali Komitmen Tapering

Forex08/07/2021 13:40
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Reuters.

Oleh Doris Yu

Investing.com - Dolar Amerika Serikat menguat tipis pada Kamis (08/07) petang setelah risalah dari pertemuan Federal Reserve Juni, yang dirilis pada Rabu setempat atau dini hari tadi WIB, mengatakan bank sentral akan mengurangi pembelian asetnya (tapering) segera setelah tahun 2021.

Indeks dolar AS naik tipis 0,03% di 92,675 pukul 13.29 WIB menurut data Investing.com.

Pasangan USD/JPY terus melemah 0,34% di 110,28 setelah pemerintah Jepang berencana untuk mengumumkan status keadaan darurat COVID-19 lanjutan di Tokyo hingga 22 Agustus untuk memerangi lonjakan kasus COVID-19 baru-baru ini muncul kembali. Ini akan mencakup durasi saat penyelenggaraan Olimpiade Tokyo.

Di Indonesia, rupiah terus melemah 0,43% di 14.542,5 per dolar AS hingga pukul 13.36 WIB.

Pasangan AUD/USD juga turun 0,40% ke 0,7451 pukul 13.30 WIB. Gubernur Reserve Bank of Australia Philip Lowe mengatakan sebelumnya bank sentral tidak mengesampingkan kenaikan suku bunga sebelum tahun 2024.

"Kondisi kenaikan cash rate tergantung pada data, bukan tanggal; itu didasarkan pada hasil inflasi, bukan kalender ... skenario bank sentral tetap bahwa kondisi untuk kenaikan cash rate tidak akan terpenuhi sampai tahun 2024. ," ia membeberkan.

Pasangan NZD/USD makin turun 0,56% di 0,6980 pukul 13.32 WIB.

Pasangan USD/CNY naik 0,10% di 6,4783 menjelang pengumuman data indeks harga konsumen dan indeks harga produsen, yang akan dirilis pada hari Jumat.

Pasangan GBP/USD melemah 0,19% di 1,3774.

“Standar komite mengenai 'kemajuan lebih lanjut yang substansial' umumnya dipandang belum terpenuhi, meskipun para peserta mengharapkan kemajuan akan terus berlanjut… berbagai peserta menyebutkan bahwa mereka mengharapkan kondisi untuk mulai mengurangi laju pembelian aset akan dipenuhi lebih awal daripada yang telah diantisipasi pada pertemuan sebelumnya,” menurut notulen rapat.

“Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) tetap menjadi salah satu bank sentral yang lebih hawkish di bawah cakupan kami,” tulis ahli strategi Commonwealth Bank of Australia (OTC:CMWAY) Carol Kong dalam catatan klien. Kong menambahkan The Fed akan memulai pembicaraan tapering pada pertemuan kebijakan akhir Juli. "Oleh karena itu, kami memperkirakan USD diperdagangkan dengan bias naik."

Sementara itu, dolar diperdagangkan pada $1,1792 per euro, tepat di bawah level tertinggi tiga bulan di $1,17815 yang dicapai semalam. Pasalnya, data ekonomi Jerman yang lebih rendah dari perkiraan menimbulkan keraguan terhadap pemulihan ekonomi Eropa dari COVID-19.

Data yang dirilis pada hari Rabu menunjukkan produksi industri Jerman turun sebesar 0,3% bulan ke bulan di bulan Mei, dibandingkan dengan pertumbuhan 0,5% dalam perkiraan yang disiapkan oleh Investing.com.

Sedangkan, Bank Sentral Eropa (ECB) akan mengumumkan pernyataan kebijakan moneternya di kemudian hari. Investor memperkirakan bank sentral kemungkinan akan menggeser target inflasi menjadi 2% dari "di bawah tetapi mendekati 2%" saat ini. Sementara itu, Presiden ECB Christine Lagarde akan berbicara pada konferensi pers sehari kemudian.

Dolar AS Menguat Tipis, Risalah Fed Tegaskan Kembali Komitmen Tapering
 

Artikel Terkait

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email