Breaking News
Investing Pro 0
DISKON Cyber Monday: Diskon InvestingPro+ hingga 54% KLAIM PENAWARAN

Dolar AS Melemah Tipis Ditengah Tanda-Tanda Pemulihan Ekonomi

Forex 26/03/2021 09:44
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Reuters.
 
EUR/USD
-0,33%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
GBP/USD
-0,88%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
USD/JPY
-0,11%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
AUD/USD
-1,19%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
NZD/USD
-1,04%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
UK100
-0,17%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 

Oleh Gina Lee

Investing.com - Dolar Amerika Serikat melemah tipis pada Jumat (26/03) pagi tetapi masih berada di kisaran level tertinggi empat bulan setelah rilis data ekonomi AS yang positif, peluncuran vaksin COVID-19, dan kenaikan imbal hasil obligasi semuanya terus membatasi kerugian mata uang AS ini.

Indeks dolar AS turun tipis 0,01% ke 92,815 pukul 09.32 WIB menurut data Investing.com. Pasangan USD/JPY sedikit naik 0,06% ke 109,24, AUD/USD menguat 0,34% di 0,7605 dan NZD/USD naik 0,31% di  0,6971. 

DI Indonesia, rupiah kembali melemah 0,10% ke 14.434,5 per dolar AS hingga pukul 09.41 WIB.

Pergerakan mata uang Australia dan Selandia Baru kemungkinan akan tetap berlanjut karena keberhasilan kedua negara dalam membatasi kejatuhan ekonomi dari COVID-19, menurut beberapa investor.

USD/CNY stabil di level 6,5449 pukul 09.35 WIB. GBP/USD menguat 0,19% di 1,3758 dan Inggris akan merilis data penjualan ritel untuk Februari nanti.

Adapun EUR/USD beranjak naik 0,14% di 1,1780 tapi Kamis kemarin ditutup melemah. Sentimen investor untuk mata uang tunggal ini telah melemah berkat tindakan penguncian baru dan penundaan peluncuran vaksin COVID-19 di seluruh benua biru.

Meskipun Jerman merilis Ifo Business Climate Index bulan Maret Jumat, yang diperkirakan akan menunjukkan moral bisnis yang lebih baik, hal itu tampaknya tidak akan menghentikan penurunan euro untuk kedepan jika tren pelemahan kembali muncul. Peluncuran vaksin yang lambat dan perselisihan dengan Inggris mengenai ekspor vaksin tetap menjadi tema dominan untuk saat ini, menurut investor lain.

Bagaimanapun, ada peringatan untuk tidak mengejar dolar lebih tinggi dari level yang ada saat ini dari beberapa sudut karena munculnya kekhawatiran bahwa kenaikan dolar selama beberapa minggu terakhir telah terlalu cepat.

"Euro telah menembus rata-rata pergerakan 200 hari, dan itu adalah tanda yang jelas bahwa euro akan terus melemah ... yen semakin kuat pada beberapa persilangan mata uang, yang akan membatasi dolar/yen. Imbal hasil telah mendukung dolar, tapi langkah ini bisa mulai kehabisan tenaga," kata kepala riset pasar global MUFG Bank Minori Uchida kepada Reuters.

Di AS, jumlah klaim pengangguran awal untuk seminggu turun ke level terendah satu tahun sebanyak 684.000 dari 781.000 klaim yang diajukan selama minggu sebelumnya. Jumlah tersebut juga turun dari 730.000 klaim dalam prakiraan yang disiapkan oleh Investing.com.

Data lebih lanjut, termasuk belanja pribadi di bulan Februari, akan dirilis hari ini dan dapat memberikan petunjuk lanjutan tentang kekuatan ekonomi AS.

Presiden Joe Biden juga berjanji untuk mendorong rencana peluncuran vaksinasi AS setelah mencapai target yang ditetapkan sebelumnya yaitu 100 juta suntikan, 42 hari lebih cepat dari jadwal.

Dolar AS Melemah Tipis Ditengah Tanda-Tanda Pemulihan Ekonomi
 

Artikel Terkait

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email