Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Detail selengkapnya

Dolar AS Lanjut Beranjak Turun; Sentimen Risiko Tetap Rapuh

Forex 19/05/2022 14:42
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Reuters

Oleh Peter Nurse

Investing.com - Dolar AS terus beranjak turun di awal perdagangan Eropa pada Kamis (19/05) petang, mengembalikan beberapa kenaikan substansial sesi sebelumnya meskipun safe haven ini tetap diminati lantaran sentimen risiko yang rapuh.

Pada pukul 14.05 WIB, Indeks Dolar AS, yang mengukur greenback terhadap mata uang lainnya, diperdagangkan turun 0,1% ke 103,770, usai menguat sebesar 0,6% selama sesi sebelumnya.

EUR/USD naik 0,2% ke 1,0487, setelah penurunan 0,8% hari Rabu, GBP/USD naik 0,2% menjadi 1,2367, setelah turun 1,2%, menyusul lonjakan {{ecl- 67||inflasi Inggris}}, menambah kekhawatiran atas perlambatan ekonomi yang tajam, sementara AUD/USD naik 0,6% di 0,6992, setelah pasangan ini turun 1,1% sebelumnya.

Sebaliknya, USD/JPY naik 0,3% ke 128,57 membuat yen safe haven turun selama sesi Kamis. Adapun rupiah terus bergerak melemah 0,31% di 14.730,0 per dolar AS sampai pukul 14.38 WIB.

Meskipun tren aset safe haven menurun setelah menjalani reli baru-baru ini, sentimen masih rapuh di tengah meningkatnya kekhawatiran bahwa kebijakan pengetatan agresif oleh Federal Reserve dan bank sentral global lainnya dapat menghambat pertumbuhan.

Ketua Fed Jerome Powell telah mengatakan di awal pekan bahwa bank sentral AS akan mendorong suku bunga setinggi yang diperlukan untuk membendung lonjakan inflasi, dan data perumahan AS yang lemah pada hari Rabu menambah kekhawatiran perlambatan.

"Pernyataan Ketua Fed Powell cukup relevan dari perspektif pensinyalan, karena ia dengan tegas menegaskan kembali tekad The Fed untuk menurunkan inflasi secara berkelanjutan, bahkan dengan kenaikan melampaui tingkat netral jika perlu," kata analis di ING dalam catatan. "Gagasan pengetatan Fed yang agresif terus menentang tren dolar bearish yang berkelanjutan."

Perhatian selanjutnya Kamis ini akan beralih pada rilis notulen dari pertemuan European Central Bank terakhir, yang akan dirilis nanti di sesi ini, dengan investor mencari petunjuk mengenai jadwal potensial untuk pengetatan kebijakan moneter.

Petinggi bank sentral Belanda Klaas Knot, pada hari Selasa, meningkatkan kemungkinan kenaikan 50 basis poin pada bulan Juli, pertama kalinya pembuat kebijakan ECB menyebutkan hal itu, dan Gubernur Bank Finlandia Olli Rehn mengatakan pada hari Rabu bahwa ECB harus mendapatkan suku bunga utamanya di atas nol "relatif cepat."

“Kami juga yakin bahwa pasar menilai terlalu lebih soal pengetatan oleh ECB – meskipun tidak oleh The Fed – dan mengharapkan tema perbedaan pertumbuhan (diperburuk oleh kebuntuan UE-Rusia terkait komoditas) menjadi lebih relevan di musim panas,” ING menambahkan.

Dolar AS Lanjut Beranjak Turun; Sentimen Risiko Tetap Rapuh
 

Artikel Terkait

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email