Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Detail selengkapnya

Dolar AS Kian Menguat di Tengah Melebarnya 'Gap' Kebijakan & Masalah Evergrande Berlanjut

Forex24/09/2021 15:36
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 

Oleh Geoffrey Smith

Investing.com - Dolar Amerika Serikat kian menguat pada Jumat (24/09) petang di tengah angin gelombang kewaspadaan baru menerpa pasar global setelah kegagalan grup real estat China Evergrande untuk membayar semua pemegang obligasinya berdenominasi dolar pada hari Kamis.

Pada pukul 15.20 WIB, Indeks Dolar AS bergerak naik 0,15% ke 93,172 menurut data Investing.com. Mata uang AS terus menguat terhadap Aussie, Kiwi dan Loonie. Rupiah ditutup melemah 0,12% di 14.257,5 per dolar AS hingga pukul 14.59 WIB.

Setidaknya tiga pemegang obligasi mengatakan kepada Reuters bahwa mereka masih belum dibayar hingga pukul 8 pagi waktu Hong Kong pada hari Jumat. Perusahaan memiliki masa tenggang 30 hari sebelum secara resmi diklasifikasikan sebagai ‘default’, tetapi berita itu mengingatkan lebih lanjut tentang tantangan yang dihadapi otoritas China saat mencoba untuk menghentikan penyebaran penularan melalui pasar keuangan lokal.

People’s Bank of China kembali melakukan intervensi di pasar uang untuk menjaga kondisi tetap teratur, meskipun skala repo tujuh dan 14 hari, hanya 71 miliar yuan ($10,9 miliar), sedikit lebih rendah dari awal minggu ini. Tingkat yuan resmi pada dasarnya mendatar di 6,4633 terhadap dolar.

Di Eropa, euro mempertahankan pergerakan lemahnya karena pasar memperhitungkan kesenjangan kebijakan yang melebar antara Federal Reserve dan Bank Sentral Eropa, yang menurut Presiden Christine Lagarde masih jauh dari memulai siklus pengetatan. Pukul 15.26 WIB, EUR/USD turun tipis 0,02% ke 1,1734.

Ketua Fed Jerome Powell, wakil ketua Richard Clarida dan anggota dewan Michelle Bowman semuanya akan berbicara dalam acara yang dimulai pukul 10 AM ET. Kalender data ekonomi didahului oleh survei kepercayaan bisnis dari Jerman dan Italia, yang datang sehari setelah indeks manajer pembelian kilas IHSMarkit untuk September menunjukkan perlambatan aktivitas yang lebih besar dari perkiraan.

Sterling sedikit melemah 0,07% ke 1,3706 pukul 15.28 WIB.

Pound terjebak dalam pergumulan dua arah antara ancaman kekurangan pangan dan energi serta prospek inflasi yang lebih tinggi yang akan memaksa Bank of England untuk menaikkan suku bunga. Komite kebijakan moneter bank sentral tersebut hanya membuat sedikit perubahan menuju pengetatan kebijakannya pada pertemuan hari Kamis.

Di pasar negara berkembang, lira Turki tetap di bawah tekanan setelah keputusan mengejutkan bank sentral untuk memangkas suku bunga utamanya sebesar 1% pada hari Kamis, meskipun memiliki tingkat inflasi yang saat ini berjalan di atas 20%. Dolar AS naik 2,5% terhadap lira minggu ini dan 5,7% selama bulan lalu, membuat mata uang Turki menjadi pemain terburuk dari semua mata uang G20.

Dolar AS Kian Menguat di Tengah Melebarnya 'Gap' Kebijakan & Masalah Evergrande Berlanjut
 

Artikel Terkait

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email