Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Detail selengkapnya

Dolar AS Kian Melemah, Trader Cermati Pernyataan the Fed

Forex23/09/2021 15:11
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Reuters.

Oleh Peter Nurse

Investing.com - Dolar AS kian melemah pada Kamis (23/09) petang, mundur dari level tertinggi satu bulan dan trader mencerna hasil pertemuan Federal Reserve sesi sebelumnya dan apa artinya bagi kebijakan moneter di masa depan.

Pada pukul 14.55 WIB, Indeks Dolar AS terus bergerak turun 0,18% di 93,293 menurut data Investing.com setelah tergelincir dari level tertinggi satu bulan di 93,526.

EUR/USD naik 0,2% di 1,1710, USD/JPY naik 0,17% ke 109,97, sementara AUD/USD menguat 0,21% di 0,7260.

Di Indonesia, rupiah berakhir turun tipis 0,02% ke 14.242,5 per dolar AS hingga pukul 14.56 WIB.

The Fed membiarkan pengaturan kebijakan tidak berubah pada Rabu setempat, seperti yang diharapkan, dan juga memutuskan untuk tidak mengumumkan awal pengurangan pembelian aset. Namun, bank sentral itu mengatakan "moderasi laju pembelian aset akan segera dibenarkan", dan Ketua Jerome Powell menambahkan bahwa anggota dewan yakin pengurangan dapat berakhir sekitar pertengahan 2022, membuka jalan bagi kenaikan suku bunga setelah saat itu.

“Cerita kuncinya adalah dot plot untuk suku bunga. FOMC sekarang terpecah 9-9 tentang apakah suku bunga akan dinaikkan tahun depan,” analis ING mengungkapkan dalam catatan. "Perhatikan juga bahwa hanya ada satu anggota FOMC yang tidak mengharapkan kenaikan suku bunga pada akhir tahun 2023, perubahan yang besar dari waktu hanya enam bulan yang lalu."

Selain itu, GBP/USD naik 0,18% di 1,3649 pukul 15.04 WIB di mana trader siap mengambil posisi atas kejutan potensial dari pertemuan penetapan kebijakan terbaru Bank of England di sesi ini nanti.

BOE memiliki tugas yang rumit lantaran pemulihan ekonomi Inggris terhenti tetapi inflasi semakin maik. Konon, setidaknya satu dari sembilan anggota MPC kemungkinan akan memilih untuk mengakhiri pembelian aset lebih awal.

USD/TRY naik 0,27% sebelum pertemuan bank sentral Turki Kamis nanti yang diperkirakan akan mempertahankan suku bunga kebijakan sebesar 19%.

Indeks harga konsumen negara itu naik menjadi 19,25% bulan lalu, meningkat di atas tingkat kebijakan untuk pertama kalinya dalam hampir satu tahun, mengisyaratkan gubernur bank sentral Turki akan mempertahankan suku bunga pada tingkat yang tinggi itu meskipun ada tekanan dari presiden negara, Recep Tayyip Erdogan.

Juga, USD/NOK turun 0,67% pukul 15.07 WIB dan EUR/NOK melemah 0,37%. Bank sentral Norwegia diharapkan menjadi bank sentral pertama dari mata uang G10 yang meningkatkan suku bunga pasca pandemi.

Dolar AS Kian Melemah, Trader Cermati Pernyataan the Fed
 

Artikel Terkait

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email