Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Tingkatkan Sekarang

Dolar AS Kembali Naik, Yen Menguat Usai Intervensi Otoritas Jepang

Forex 23/09/2022 13:51
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Reuters.
 
EUR/USD
-0,13%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
GBP/USD
+0,51%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
USD/JPY
+0,23%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
AUD/USD
-1,47%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
USD/TRY
+0,02%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
USD/CNY
-0,13%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 

Oleh Peter Nurse

Investing.com - Dolar AS kembali naik di awal perdagangan Eropa Jumat (23/09) petang, tetap diminati setelah langkah hawkish Federal Reserve, sementara yen menguat pasca intervensi otoritas Jepang.

Pukul 13.50 WIB, Indeks Dolar AS, yang mengukur greenback terhadap mata uang lainnya, naik tipis 0,1% di 111,248, tepat di bawah level tertinggi dua dekade di 111,81 yang dicapai pada sesi sebelumnya.

USD/JPY turun 0,1% ke 142,28, terus turun setelah juga jatuh lebih dari 1% pada hari Kamis usai otoritas Jepang melakukan intervensi di pasar untuk mendukung yen, kali pertama sejak tahun 1998.

Intervensi tersebut menyusul keputusan Bank of Japan untuk mempertahankan kebijakan moneter ultra-longgarnya. Ini kontras langsung dengan sikap yang diambil oleh Federal Reserve pada hari Rabu ketika bank sentral AS menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin dan mengisyaratkan bahwa suku bunga akan naik lebih tinggi dan tetap tinggi untuk waktu lebih lama dari perkiraan pasar sebelumnya.

"Dengan The Fed yang semakin hawkish dan BoJ masih mencetak uang, sepertinya pemerintah Jepang ingin menghentikan laju cepat ke 150," papar analis di ING dalam catatan. "Otoritas Jepang bisa saja melakukan pertempuran dengan pasar FX selama 6-9 bulan ke depan karena dolar tetap kuat."

Di tempat lain, sejumlah mata uang utama mendekati posisi terendah baru terhadap penguatan dolar, yang diuntungkan dari kenaikan imbal hasil Treasury setelah rapat penetapan kebijakan Fed.

EUR/USD turun 0,2% ke 0,9813, tidak jauh dari level terendah 20 tahun di 0,9807 yang dicapai sebelumnya. purchasing manager' indexes flash September untuk Zona Euro akan dirilis nanti di sesi ini, dan kemungkinan akan menggambarkan prospek ekonomi regional yang semakin gelap.

GBP/USD turun 0,3% di 1,1223, menjauh dari level terendah baru 37 tahun di 1,1213 yang dicapai semalam. Bank of England menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin pada hari Kamis berdampak kecil pada pelemahan poundsterling.

"Yang paling menonjol dari keputusan ini adalah bahwa Komite Kebijakan Moneter Bank of England menjadi lebih terpecah," tambah ING, "untuk pertama kalinya sejak Great Recession, kami memiliki perpecahan tiga arah."

"Bagi investor, kesenjangan ini harus dilihat sebagai tanda bahwa ekspektasi pasar tidak mungkin terpenuhi."

Aset sensitif risiko AUD/USD turun 0,3% di 0,6621, USD/CNY naik 0,3% ke 7,0981, dengan yuan mencapai level terendah baru dua tahun terhadap dolar, sementara USD/TRY naik 0,3% di 18,3930, di mana lira diperdagangkan mendekati level terendah sepanjang masa setelah bank sentral Turki memberikan kejutan penurunan suku bunga 100 basis poin, melawan tren pengetatan global.

Dolar AS Kembali Naik, Yen Menguat Usai Intervensi Otoritas Jepang
 

Artikel Terkait

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
Komentar (2)
Arie Anto
Arie Anto 23/09/2022 17:09
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Komentar ini telah tersimpan di Item Tersimpan
smoga saja yen terus menuat....
Arie Anto
Arie Anto 23/09/2022 17:08
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Komentar ini telah tersimpan di Item Tersimpan
smoga saja yen terus menuat
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email