Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Detail selengkapnya

Dolar AS Kembali Naik, Keputusan Hawkish Fed Masih Terasa

Forex18/06/2021 13:25
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Reuters.

Oleh Gina Lee

Investing.com - Dolar Amerika Serikat masih beranjak naik pada Jumat (18/06) petang dan menuju minggu terbaiknya dalam hampir sembilan bulan. Investor juga terus mengkaji ulang strateginya setelah petunjuk Federal Reserve AS tentang pengurangan aset yang lebih cepat dari perkiraan.

Indeks dolar AS naik tipis 0,07% ke 91,940 pukul 13.07 WIB menurut data Investing.com.

Pasangan USD/JPY melemah 0,12% di 110,07. Bank of Japan mempertahankan suku bunganya stabil di -0,10%, seperti yang diharapkan, ketika mengeluarkan keputusan kebijakan sebelumnya.

Pasangan AUD/USD turun 0,21% di 0,7534 dan NZD/USD melemah 0,29% di 0,6978.

Pasangan USD/CNY turun tipis 0,04% ke 6,4451 dan GBP/USD turun 0,19% di 1,3892 pukul 13.10 WIB.

Di Indonesia, rupiah kian bergerak turun 0,21% di 14.380,0 per dolar AS hingga pukul 11.56 WIB.

Investor terus mencerna implikasi dari isyarat Fed soal pengurangan aset dan kenaikan suku bunga lebih awal dari yang diharapkan dalam keputusan kebijakan pekan ini.

"The Fed mengirim pesan yang sangat penting, bahwa hari-hari likuiditas berlimpah, berlimpah, dan tidak terbatas akan segera berakhir," kepala strategi FX Westpac Richard Franulovich mengatakan kepada Reuters.

"Kita sekarang dapat melihat titik akhir ke tingkat nol ... dan mereka telah memberi tahu kita dalam bahasa Inggris yang sangat sederhana bahwa mereka telah memulai pembicaraan tentang cara memulai pengurangan. Sinyal itu telah memicu posisi dramatis berkurang, karena posisi short dolar didasarkan pada likuiditas tanpa akhir dari The Fed, dan suku bunga nol," tambahnya.

Greenback melonjak di atas rata-rata pergerakan (MA) 200 hari untuk mencapai level tertinggi lebih dari dua bulan di 92,010 sejak keputusan Fed. Ini ditetapkan akan mencatat kenaikan mingguan 1,5%, terbesar sejak September 2020.

"Ketangguhan yang membuat dolar bangkit kembali, sifat impulsifnya, memberi tahu saya bahwa ada perubahan yang menentukan untuk banyak posisi besar dan menggantung... ini adalah pemikiran ulang yang bermakna dan menentukan dalam prospek dolar, hanya dengan sifat aksi harga dalam beberapa hari terakhir,” tandas Franulovich.

Perkiraan Fed, juga dikenal sebagai 'dot plot', menunjukkan bahwa 13 dari 18 anggota dewan kebijakan memperkirakan kenaikan suku bunga pada tahun 2023, dibandingkan dengan 6 sebelumnya. Meskipun plot menjadi prediktor suku bunga yang tidak akurat, deviasi tiba-tiba bisa menyebabkan gelombang kejutan di seluruh pasar.

Investor juga keluar dari obligasi AS, terutama tenor 5 dan 10 tahun. Namun, kurva imbal hasil AS mendatar selama sesi sebelumnya karena beberapa investor tetap berharap bahwa sikap Fed yang lebih hawkish dapat mencegah hiperinflasi.

"Bagi kami, kesimpulan utama itu... adalah gagasan pasar yang terbentuk sebelumnya tentang kerangka waktu tetap untuk pengurangan adalah cara yang salah untuk memikirkannya," kepala global strategi RBC Capital Markets FX Elsa Lignos mengatakan kepada Reuters.

"Mungkin secara kolektif kita membicarakan diri kita sendiri dengan gagasan bahwa The Fed sangat ingin menghindari taper tantrum, sehingga 'mereka akan dipaksa untuk mengikuti' konsensus pasar'. Keputusan menunjukkan bahwa itu salah... diskusi pengurangan,” tambahnya.

Dolar AS Kembali Naik, Keputusan Hawkish Fed Masih Terasa
 

Artikel Terkait

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email