Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Tingkatkan Sekarang

Dolar AS Bergerak Turun, tapi Masih Kuat terhadap Yen setelah Angka Ketenagakerjaan

Forex 08/08/2022 15:13
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Reuters.
 
DXY
+1,50%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
NCFMc1
-1,99%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
BTC/USD
-0,58%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
STFc1
-0,37%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
Tin
-6,50%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
NICKEL
-4,77%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 

Oleh Peter Nurse

Investing.com - Dolar AS meneruskan penguatannya terhadap yen Jepang di awal perdagangan Eropa Senin (08/08) petang, meskipun melemah keseluruhan setelah laporan angka ketenagakerjaan AS yang kuat pekan lalu meningkatkan ekspektasi atas kebijakan pengetatan moneter agresif lebih lanjut oleh Federal Reserve.

Pukul 14.05 WIB, Indeks Dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang lainnya, diperdagangkan turun 0,1% ke 106,435, mundur dari level puncak hari Jumat di 106,93, tingkat terkuat sejak 28 Juli.

Namun, USD/JPY naik 0,2% ke 135,40, mundur dari level 135,58 yang terlihat Senin sebelumnya, yang juga merupakan level tertinggi sejak 28 Juli.

Penggerak utama di balik langkah ini adalah laporan pekerjaan AS bulan Juli yang tinggi, yang menyatakan ketenagakerjaan nonpertanian meningkat lebih dari 500.000 bulan lalu, dua kali lipat lebih dari jumlah yang diharapkan.

Ini menunjukkan pasar tenaga kerja negara itu tetap kuat, bahkan setelah serangkaian kenaikan suku bunga yang besar untuk memerangi inflasi, dan memberi izin Federal Reserve untuk melanjutkan kenaikan suku bunga besar-besaran pada bulan September.

Ini membantu imbal hasil Treasury AS beranjak naik, dengan perdagangan imbal hasil 10 tahun di 2,82%, mendekati level tertinggi dua minggu 2,869% yang disentuh Jumat.

Perhatian kini akan beralih ke rilis indeks harga konsumen AS hari Rabu, dan angka besar lainnya kemungkinan akan memperkuat kenaikan suku bunga lanjutan sebesar 75 basis poin yang terlihat dari Fed terakhir kali.

Data inflasi Juli diperkirakan akan turun menjadi 8,7% secara tahunan dari 9,1% sebelumnya, tetapi inflasi inti, yang tidak termasuk harga pangan dan energi yang volatil, diperkirakan akan meningkat sebesar {{ecl -56||0,5% bulan ke bulan}}, mendorong tingkat tahunan hingga 6,1% dari 5,9% di bulan Juni.

Di tempat lain, EUR/USD turun ke 1,0178. Mata uang tunggal ini berjuang untuk mendapatkan keuntungan dari sentimen aksi beli yang muncul di pasar saham setelah Moody memangkas prospek utang Italia menjadi negatif setelah pengunduran diri Mario Draghi sebagai perdana menteri, membuat politik Italia bergejolak.

Rupiah ditutup naik tipis 0,08% ke 14.877,5 per dolar AS dan IHSG turun 0,19% di 7.071,04 pada penutupan Senin. Sedangkan kripto, Bitcoin naik 3,64% di 23.840,0 pukul 15.07 WIB.

GBP/USD naik 0,1% di 1,2080. Poundsterling rentan terhadap aksi penjualan lain setelah turun ke 1,2003 pada hari Jumat, sehari setelah Bank of England memperingatkan kemungkinan resesi berkepanjangan mulai tahun ini.

PDB Inggris untuk Juni, serta kuartal II, akan dirilis pada hari Jumat, dan diperkirakan akan menunjukkan penurunan drastis sebesar 1,2% untuk bulan itu ketika negara berjuang menghadapi krisis biaya hidup yang parah.

AUD/USD naik 0,4% menjadi 0,6934, sementara USD/CNY naik tipis di 6,7638 setelah ekspor China meningkat sebesar 18,0% di bulan Juli dari tahun sebelumnya, laju tercepat tahun ini, saat negara tersebut berusaha pulih dari keterpurukan yang dipicu oleh COVID.

Dari komoditas, Karet mencapai 152,70 pada penutupan Jumat di Singapura, Batubara Newcastle di ICE London berakhir di level 361,00, dan Kakao AS jatuh 1,87% di 2.305,00. Harga logam Nikel Berjangka turun 1,69% ke 21.840,00 pukul 15.01 WIB, Timah mencapai 24.455,00 di ICE London pada penutupan Jumat.

Dolar AS Bergerak Turun, tapi Masih Kuat terhadap Yen setelah Angka Ketenagakerjaan
 

Artikel Terkait

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email