🟢 Pasar sedang naik. 120rb+ anggota komunitas kami tahu langkah yang perlu dilakukan. Anda juga bisa tahu.
Klaim diskon HINGGA 40%

Dolar AS Bergerak Naik, Kebijakan Tapering Fed Masih Dipertanyakan

Diterbitkan 13/09/2021, 09/56
© Reuters.
GBP/USD
-
USD/JPY
-
AUD/USD
-
NZD/USD
-
UK100
-
AXJO
-
USD/CNY
-
USD/IDR
-
DX
-
STI
-
JKBANK15
-
NABZY
-

Oleh Gina Lee

Investing.com – Dolar Amerika Serikat naik pada Senin (13/09) pagi di Asia, melanjutkan kenaikannya dari minggu lalu. Investor tetap waspada terhadap penurunan aset Federal Reserve AS bahkan saat jumlah kasus COVID-19 melonjak secara global.

Indeks dolar AS sedikit menguat 0,06% ke 92,627 pukul 10.18 WIB menurut data Investing.com.

Pasangan USD/JPY turun tipis 0,01% ke 109,91.

Pasangan AUD/USD menguat 0,125 ke 0,7364 dan NZD/USD naik tipis 0,04% ke 0,7116 juga berjuang untuk menembus kisaran bulan bahkan saat Reserve Bank of New Zealand bersiap untuk menaikkan suku bunganya.

Di Indonesia, rupiah kembali melemah 0,35% di 14.249,0 per dolar AS pukul 10.29 WIB.

Pasangan USD/CNY naik tipis 0,12% di 6,4519 pukul 10.26 WIB. Data ekonomi, termasuk produksi industri dan investasi aset tetap, akan dirilis pada hari Rabu.

Pasangan GBP/USD naik tipis 0,04% di 1,3845.

Beberapa investor optimis terhadap mata uang AS.

"Beberapa dinamika mendukung dolar," menurut ahli strategi mata uang senior National Australia Bank (OTC:NABZY) Rodrigo Catril, khususnya penghindaran risiko bahkan negara-negara yang divaksinasi seperti Singapura dan Inggris Raya kembali melaporkan lonjakan kasus COVID-19.

Pembukaan kembali masih menghadapi tantangan dari konsumen, yang berhati-hati dan dari kemacetan yang membatasi kemampuan ekonomi untuk pulih dengan semangat. Pada saat yang sama, meningkatnya infeksi menunjukkan bahwa kita mungkin masih perlu memperkenalkan kembali semacam pembatasan. Hal lain adalah bahwa Fed terus memberi sinyal pengurangan aset akan datang," tambahnya.

AS akan merilis data indeks harga konsumen pada hari Selasa, sementara Presiden Fed Philadelphia Patrick Harker bergabung dengan seruan untuk memulai pengurangan aset lebih cepat daripada nanti.

"Perkiraan dasar saya inflasi masih berkisar 4% tahun ini, berakhir tahun ini, dan kemudian mulai turun kembali ke 2% selama tahun 2022 dan 2023. Namun, saya melihat peningkatan risiko inflasi dapat berjalan lebih tinggi," Harker mengatakan kepada media.

“Saya ingin segera memulai proses taper, sehingga kita bisa menyelesaikan proses tapering, jadi jika kita perlu menaikkan suku bunga kebijakan, kita punya ruang untuk melakukan itu. Dan saya pikir kita perlu membeli sendiri opsi itu. "

Komentar terkini

Pengungkapan Risiko: Perdagangan instrumen finansial dan/atau mata uang kripto membawa risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan sebagian atau seluruh nilai investasi Anda, dan mungkin tidak sesuai untuk sebagian investor. Harga mata uang kripto amat volatil dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal seperti peristiwa finansial, regulasi, atau politik. Trading dengan margin meningkatkan risiko finansial.
Sebelum memutuskan untuk memperdagangkan instrumen finansial atau mata uang kripto, Anda harus sepenuhnya memahami risiko dan biaya terkait perdagangan di pasar finansial, mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan selera risiko Anda dengan cermat, serta mencari saran profesional apabila dibutuhkan.
Fusion Media mengingatkan Anda bahwa data di dalam situs web ini tidak selalu real-time atau akurat. Data dan harga di situs web ini. Data dan harga yang ditampilkan di situs web ini belum tentu disediakan oleh pasar atau bursa, namun mungkin disediakan oleh pelaku pasar sehingga harga mungkin tidak akurat dan mungkin berbeda dengan harga aktual pasar. Dengan kata lain, harga bersifat indikatif dan tidak sesuai untuk tujuan trading. Fusion Media dan penyedia data mana pun yang dimuat dalam situs web ini tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kehilangan apa pun yang diakibatkan oleh trading Anda atau karena Anda mengandalkan informasi yang dimuat dalam situs web ini.
Anda dilarang untuk menggunakan, menyimpan, memperbanyak, menampilkan, mengubah, meneruskan, atau menyebarkan data yang dimuat dalam situs web ini tanpa izin eksplisit tertulis sebelumnya dari Fusion Media dan/atau penyedia data. Semua hak kekayaan intelektual dipegang oleh penyedia dan/atau bursa yang menyediakan data yang dimuat dalam situs web ini.
Fusion Media mungkin mendapatkan imbalan dari pengiklan yang ditampilkan di situs web ini berdasarkan interaksi Anda dengan iklan atau pengiklan.
Versi bahasa Inggris dari perjanjian ini adalah versi utama, yang akan berlaku setiap kali ada perbedaan antara versi bahasa Inggris dan versi bahasa Indonesia.
© 2007-2024 - Fusion Media Limited. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.