Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Tingkatkan Sekarang

Dolar AS Beranjak Menguat; Yuan Turun Pasca Dipangkasnya Suku Bunga China

Forex 15/08/2022 14:12
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
 
EUR/USD
-1,48%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
GBP/USD
-3,54%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
USD/JPY
+0,69%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
AUD/USD
-1,76%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
NZD/USD
-1,81%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
USD/CNY
+0,71%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 

Oleh Peter Nurse

Investing.com - Dolar AS bergerak naik di awal perdagangan Eropa Senin (15/08) petang, diuntungkan dari status posisinya sebagai safe haven, sebaliknya yuan China melemah setelah serangkaian data mengecewakan rilis dari China mendorong bank sentral negara itu untuk memangkas suku bunga.

Pukul 14.10 WIB, Indeks Dolar AS, yang mengukur greenback terhadap mata uang lainnya, diperdagangkan naik 0,2% di 105,750, di dekat level pertengahan kisaran perdagangan baru-baru ini.

Data ekonomi yang dirilis Senin sebelumnya menunjukkan tingkat pertumbuhan ekonomi China tanpa diduga melambat pada Juli, karena ekonomi terbesar kedua di dunia itu berjuang untuk melepaskan dampak tekanan terhadap pertumbuhan pada kuartal II dari pembatasan ketat COVID.

Produksi industri tumbuh sebesar 3,8% pada bulan Juli dari tahun sebelumnya, dengan tingkat pertumbuhan di bawah peningkatan 4,6% yang diharapkan, sedangkan penjualan ritel naik sebesar 2,7% dari tahun yang lalu, ada di bawah perkiraan untuk pertumbuhan 5,0% dan pertumbuhan 3,1% yang tercatat di bulan Juni.

People's Bank of China (PBOC) menurunkan suku bunga fasilitas pinjaman jangka menengah satu tahun sebesar 10 basis poin menjadi 2,75%, secara mengejutkan. Langkah ini membuat USD/CNY melonjak 0,3% ke 6,7600.

Selain itu, dolar Australia dan Selandia Baru mundur dari dekat level tertinggi dua bulan setelah data lemah dari China, mitra dagang utama. AUD/USD turun 0,5% di 0,7084, sementara NZD/USD turun 0,6% di 0,6411 dan rupiah turun 0,53% di 14.742,5 per dolar AS.

Saat ekonomi China cukup melambat untuk mendorong bank sentral memangkas suku bunga, perdebatan di AS masih seputar sejauh mana Federal Reserve akan menaikkan suku bunga berikutnya.

Data inflasi AS lebih rendah dari yang diperkirakan pekan lalu mendorong harapan investor bahwa bank sentral dapat mengurangi kembali kebijakan pengetatan agresifnya, bahkan ketika sejumlah pengambil kebijakan Fed tampaknya ingin melanjutkan retorika hawkish.

Ini menempatkan rilis risalah dari pertemuan Juli Fed, pada hari Rabu, dalam fokus, dan data penjualan ritel pada hari Jumat akan memberikan beberapa wawasan baru tentang kesehatan perekonomian.

Namun, terlepas dari kenaikan dolar pada hari Senin, spekulan menurunkan posisi long bersih dolar AS mereka minggu lalu, menurut data Komisi Perdagangan Komoditas Berjangka (CFTC) AS yang dirilis pada hari Jumat.

Di tempat lain, EUR/USD turun 0,2% ke 1,0237, dibebani oleh kekhawatiran bahwa krisis energi di benua itu, inflasi yang melonjak, dan Bank Sentral Eropa yang menaikkan suku bunga akan menyeret zona euro ke dalam resesi di tahun ini atau awal 2023.

GBP/USD turun 0,2% ke 1,2103, sementara USD/JPY turun 0,1% di 133,36.

Perkembangan komoditas petang ini, Nikel Berjangka kembali jatuh 2,89% di 22.425,00 pukul 15.15 WIB sore ini, Timah tercatat di level 25.177,00 di ICE London pada penutupan Jumat. Sedangkan Karet turun 0,26% di 152,00 pada penutupan Jumat di Singapura, Batubara Newcastle di ICE London berakhir di level 407,65 pada perdagangan Jumat, dan Kakao AS ditutup mencapai 2.394,00 pada hari Sabtu.

Dan kripto, Bitcoin jatuh 1,35% di 24.135,0 pukul 21.04 WIB BTC/USD.

Dolar AS Beranjak Menguat; Yuan Turun Pasca Dipangkasnya Suku Bunga China
 

Artikel Terkait

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email