Breaking News
Investing Pro 0
💎 Akses Tools Pasar yang Dipercaya Ribuan Investor Mulai

Wall Street “Mixed”, Bursa Eropa Melemah

Diterbitkan 31/05/2023 07:21 Diperbarui 31/05/2023 07:45
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
Wall Street “Mixed”, Bursa Eropa Melemah
 
TLKM
-1,06%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
GGRM
+0,62%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
ITMG
-0,44%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
INDF
+0,75%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
DILD
+0,99%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
MYOR
+0,79%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 

 

Pasardana.id - Wall Street berakhir mixed pada Selasa (30/5/2023) dengan indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, melemah.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones turun 50,56 poin, atau sekitar 0,15 persen, menjadi 33.042,78. Indeks S&P 500 berakhir datar dengan pergerakan naik hanya 0,07 poin menjadi 4.205,52. Indeks komposit Nasdaq meningkat 41,74 poin, atau sekitar 0,32 persen, menjadi 13.017,43.

Indeks Dow Jones melemah setelah beberapa anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS dari Partai Republik mengatakan bahwa ada kemungkinan mereka akan menolak kesepakatan untuk meningkatkan plafon utang AS dari angka US$31,4 triliun. Sampai voting dilakukan, kekhawatiran default utang AS masih terus berlanjut.

Indeks komposit Nasdaq terdongkrak melonjaknya saham Nvidia sebesar 3 persen setelah perusahaan tersebut menyatakan permintaan terhadap chip kecerdasan buatan yang mendukung chatbot ChatGPT meningkat secara pesat. Nilai pasar Nvidia kini mencapai US$991 miliar.

Indeks Philadelphia SE Semiconductor naik 0,1 persen. Dari 11 sektor utama indeks S&P 500, hanya tiga yang berakhir di teritori positif.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange turun dipicu kekhawatiran peningkatan suku bunga Federal Reserve. Harga emas untuk pengiriman Juli 2023 turun 0,1 persen menjadi US$1.943,20 per ons.

Penurunan harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange terbatasi pelemahan nilai tukar dolar AS. Indeks dolar AS turun 0,125 persen menjadi 104,17.

Bursa saham Eropa melemah pada Selasa, dengan indeks STOXX 600 Eropa turun 0,9 persen, seiring melemahnya saham perusahaan makanan Nestle dan perusahaan sektor energi.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, merosot 105,13 poin, atau sekitar 1,38 persen, menjadi 7.522,07. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, turun 43,82 poin, atau sekitar 0,27 persen, menjadi 15.908,91.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, melemah 16,50 poin, atau sekitar 0,18 persen, menjadi 9.163,60. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, melorot 94,06 poin, atau sekitar 1,29 persen, menjadi 7.209,75.

Nilai tukar poundsterling menguat 0,28 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,2392 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound menguat 0,22 persen menjadi 1,1563 euro per pound.

Sesi Selasa (30/05) kemarin usai dibuka sampai pukul 09.44 WIB, IHSG naik tipis 0,05% dan rupiah naik 0,39% di 14,949.7 per dolar AS. JPY/IDR naik 0,05%, AUD/IDR turun 0,07%, SGD/IDR turun 0,37% pukul 09.55 WIB.

Adapun Bank Central Asia Tbk (JK:BBCA) 0,27%, Bank Rakyat Indonesia Persero (JK:BBRI) 0,45%, Bank Mandiri Persero Tbk PT (JK:BMRI) stabil, Perusahaan Gas Negara Persero (JK:PGAS) stagnan, Indo Tambangraya Megah Tbk (JK:ITMG) 0,87%, dan Mayora Indah Tbk (JK:MYOR) 0,75%.

Lanjut Bank Negara Indonesia Tbk (JK:BBNI) 0,28%, Indofood Sukses Makmur Tbk PT (JK:INDF) -0,35%, Bukit Asam Tbk PT (JK:PTBA) 2%, United Tractors Tbk PT (JK:UNTR) -0,22%, BRIS stabil. Ace Hardware Indonesia Tbk (JK:ACES) -0,79%, Garuda Indonesia Persero Tbk (JK:GIAA) 4,92%, Medco Energi Internasional Tbk (JK:MEDC) 2,78%, PT Hillcon Tbk (JK:HILL) -6,72%, XL Axiata Tbk PT (JK:EXCL) 1,8%, Total Bangun Persada Tbk (JK:TOTL) stagnan, Intiland Development Tbk (JK:DILD) -4,17%, Gajah Tunggal Tbk (JK:GJTL) -0,6%.

Sementara indeks LQ45 0,03%, GoTo Gojek Tokopedia PT (JK:GOTO) 3,7%, Aneka Tambang Persero Tbk (JK:ANTM) 0,52%, Telkom Indonesia (Persero) Tbk PT (JK:TLKM) -0,95%, Adaro Energy Tbk (JK:ADRO) 3,38%, Astra International Tbk (JK:ASII) -0,76%, Unilever Indonesia Tbk (JK:UNVR) 0,44%, Gudang Garam Tbk (JK:GGRM) -0,27%.

Wall Street “Mixed”, Bursa Eropa Melemah
 

Artikel Terkait

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar

Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email