Breaking News
Investing Pro 0
🚨 Data Pro Kami Tunjukkan Juara Musim Laporan Laba Akses Data

Wall Street Menguat Dipicu Pernyataan Powell

Ekonomi 01/12/2022 05:15
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Reuters Wall Street Menguat Dipicu Pernyataan Powell
 
US500
+1,05%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
DJI
+0,02%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
IXIC
+2,00%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 

 

Pasardana.id - Wall Street menguat pada Rabu (30/11/2022) dipicu pernyataan pimpinan Federal Reserve Jerome Powell.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, meningkat 737,24 poin, atau sekitar 2,18 persen, menjadi 34.589,77. Indeks S&P 500 melonjak 122,48 poin, atau sekitar 3,09 persen, menjadi 4.080,11. Indeks komposit NASDAQ melambung 484,22 poin, atau sekitar 4,41 persen, menjadi 11.468.

Selama bulan November, indeks Dow Jones, S&P 500, dan komposit Nasdaq masing-masing naik 5,7 persen, 5,4 persen, dan 4,4 persen.

Dalam pidato di Brookings Institution, Poewell mengatakan bahwa bank sentral AS akan memperlambat laju peningkatan suku bunga The Fed mulai Desember.

Meski demikian, peningkatan suku bunga masih akan terus berlanjut selama masalah inflasi belum sepenuhnya teratasi.

Instrumen FedWatch CME kini memperkirakan peluang peningkatan suku bunga The Fed sebesar 50 basis poin pada pertemuan Desember mencapai 75 persen, naik dari 65 persen sebelum pidato Powell terjadi. Sedangkan peluang peningkatan suku bunga sebesar 75 basis poin hanya 25 persen.

Saham perusahaan teknologi mengalami peningkatan tajam, dengan saham Nvidia, Microsoft, dan Apple masing-masing melambung 8 persen, 6,2 persen, dan 4,9 persen. Indeks Philadelphia Semiconductor melonjak 5,85 persen.

Saham perusahaan manufaktur mobil elektrik Tesla Inc melambung 7,7 persen setelah China Merchants Bank International menyatakan bahwa penjualan Tesla di Tiongkok mengalami peningkatan berkat adanya potongan harga dan insentif bagi Model 3 dan Model Y.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring melemahnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Januari 2023 naik 0,6 persen menjadi US$1.759,40 per ons. Indeks dolar AS turun 0,77 persen menjadi 105,942.

Bursa saham Eropa menguat pada Rabu, dengan indeks STOXX 600 Eropa naik 0,6 persen, dipicu peningkatan saham sektor komoditas dan otomotif. Selama bulan November, indek STOXX 600 melambung 6,8 persen.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, naik 61,05 poin, atau sekitar 0,81 persen, menjadi 7.573,05. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, meningkat 41,59 poin, atau sekitar 0,29 persen, menjadi 14.397,04.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, menguat 41,10 poin, atau sekitar 0,49 persen, menjadi 8.363,20. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, melonjak 69,58 poin, atau sekitar 1,04 persen, menjadi 6.738,55.

Nilai tukar poundsterling menguat 0,48 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,2010 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound menguat 0,25 persen menjadi 1,1597 euro per pound.

Wall Street Menguat Dipicu Pernyataan Powell
 

Artikel Terkait

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar

Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email