Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Detail selengkapnya

Top 5 News: Pembicara Fed, Apple Daily, Bitcoin, Pasokan Minyak

Ekonomi23/06/2021 17:59
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Reuters.

Oleh Peter Nurse

Investing.com -- Pembicara Federal Reserve akan mengomentari kebijakan moneter, surat kabar pro-demokrasi asal Hong Kong yakni 'Apple Daily' ditutup akibat tekanan pemerintah China, Bitcoin rebound di atas $30.000, data PMI dan persediaan minyak mentah. Inilah hal yang menggerakkan pasar pada hari Rabu, 23 Juni.

1. Komentar Fed berlanjut

Pembicara Fed kembali hadir pada Rabu mulai dari anggota FOMC Michelle Bowman, Eric Rosengren dan Raphael Bostic semuanya dijadwalkan akan menyampaikan pendapatnya sepanjang hari ini.

Semua pembicara Fed ini akan menarik perhatian pasar setelah Ketua Federal Reserve Jerome Powell bersaksi Selasa di depan anggota parlemen AS di Capitol Hill, mengecilkan kekhawatiran tentang kenaikan harga, mempertahankan pandangannya bahwa lonjakan inflasi negara itu akan bersifat sementara.

Selain itu, Presiden Fed New York John Williams, salah satu anggota komite penetapan suku bunga Fed yang lebih berpengaruh, menyatakan diperlukan lebih banyak kemajuan sebelum Fed mulai mengurangi pembelian obligasinya.

Ini telah menenangkan kegelisahan pasar yang terguncang minggu lalu setelah pejabat Fed mengemukakan ekspektasi mereka tentang kapan bank sentral perlu menaikkan suku bunga untuk menghentikan ekonomi AS yang terlalu panas.

Secara global, kebijakan moneter masih menghadapi kondisi yang beragam, di mana bank sentral Thailand menurunkan prospek pertumbuhannya karena angka pariwisata yang lemah. Namun, di Eropa, Czech National Bank diperkirakan akan mengikuti keputusan National Bank of Hungary, yang pada hari Selasa menjadi bank sentral pertama di Uni Eropa yang menaikkan suku bunga sejak pandemi dimulai.

2. Saham beranjak naik jelang data PMI

Saham-saham di AS terlihat dibuka sedikit lebih tinggi pada hari Rabu, terus mendapat dorongan dari mengecilkannya risiko dari Ketua Fed Powell dalam langkah awal untuk kebijakan moneter yang lebih ketat.

Pada pukul 06:20 AM ET, Dow Jones futures naik 30 poin, atau 0,1%, S&P 500 futures naik kurang dari 0,1% dan Nasdaq 100 futures naik 0,1%.

Indeks ekuitas utama ditutup menguat pada hari Selasa. Blue-chip Dow Jones Industrial Average naik hampir 0,2%, S&P 500 berbasis luas naik 0,5% dan saham teknologi Nasdaq Composite menguat 0,8%, untuk mencetak rekor penutupan baru.

Data kembali berpusat di seputar rilis angka PMI AS bulan Juni, dengan rilis yang ditetapkan akan mengonfirmasi pemulihan ekonomi yang kuat.

Angka-angka yang serupa juga muncul di Eropa pada Rabu menunjukkan pertumbuhan bisnis Zona Euro berakselerasi pada laju tercepatnya dalam 15 tahun bulan ini, dibantu oleh pembukaan kembali yang mendorong sektor jasa dominan di kawasan itu.

3. Apple Daily tutup di Hong Kong

Surat kabar pro-demokrasi Hong KongApple Daily akan ditutup pada akhir minggu ini, setelah tekanan bersama oleh pihak berwenang atas surat kabar tersebut dan pemiliknya Jimmy Lai.

Sekitar 500 polisi Hong Kong menggerebek kantor surat kabar itu, kasus pertama di mana pihak berwenang mengutip artikel media yang berpotensi melanggar undang-undang keamanan nasional baru yang mendapat kecaman keras dari AS awal tahun ini.

China terus mempererat cengkeramannya di Hong Kong selama beberapa tahun terakhir, yang melanggar perjanjian tahun 1984 untuk menghormati otonomi Hong Kong. Langkah itu mendorong anggota parlemen AS untuk menjatuhkan sanksi, menghukum bank-bank yang melakukan bisnis dengan pejabat China.

4. Bitcoin masih bergejolak

Bitcoin, cryptocurrency terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar, rebound kembali di atas $30.000 pasca komentar dovish dari anggota Federal Reserve, mengabaikan tindakan tegas oleh otoritas Korea Selatan terhadap orang-orang yang menggunakan akun crypto untuk menghindari pajak.

Pada pukul 06:20 AM ET, Bitcoin diperdagangkan 7,2% lebih tinggi di level $34.066, setelah jatuh di bawah $30.000 pada hari Selasa untuk pertama kalinya sejak Januari. Harga masih jauh di bawah level tertinggi sepanjang masa April tepat di bawah $65.000.

Tren bullish Bitcoin masih berjuang menghadapi tindakan keras terpisah pada operasi penambangan oleh China, di mana sekitar 65% penambang bitcoin beroperasi.

Sebuah "pergeseran penambangan seismik" sedang terjadi di China, menurut laporan baru-baru ini oleh Glassnode, sebuah perusahaan analitik blockchain, lantaran banyak penambang dalam proses mematikan atau memigrasikan hashing power mereka ke luar China untuk mematuhi larangan penambangan.

Dalam survei JPMorgan (NYSE:JPM), yang diterbitkan pada hari Selasa, satu dari tiga investor yang menanggapi survei menganggap crypto “racun tikus”, sementara tambahan 16% menyebutnya sebagai “mode sementara.”

“Empat dari lima (81%) investor mengharapkan peraturan kripto yang lebih ketat dan hampir semua (95%) percaya bahwa penipuan agak atau sangat lazim di dunia kripto,” bunyi laporan itu.

5. Minyak mentah naik imbas turunnya persediaan AS

Harga minyak mentah naik ke level tertinggi multi tahun setelah permintaan yang kuat di pasar AS menguras persediaan minyak negara.

Pada pukul 06:20 AM ET, harga minyak mentah AS naik 0,9% di $73,47 per barel, level yang tidak terlihat sejak September 2018, sementara Brent naik 1% pada $75,57, setelah mendorong harga di atas $75 per barel selama sesi sebelumnya untuk pertama kalinya sejak April 2019.

Angka persediaan AS dari badan perdagangan, American Petroleum Institute (API) menunjukkan penurunan sebanyak 7,2 juta barel, melanjutkan penurunan besar-besaran karena meningkatnya permintaan sebagai respons terhadap musim perjalanan yang cerah.

Data resmi dari Energy Information Administration (EIA) AS akan dirilis pada pukul 10:30 AM ET, dengan ekspektasi penurunan kelima berturut-turut dalam stok minyak mentah.

Top 5 News: Pembicara Fed, Apple Daily, Bitcoin, Pasokan Minyak
 

Artikel Terkait

Vaksinasi Kurangi Risiko Gejala Berat hingga Kematian
Vaksinasi Kurangi Risiko Gejala Berat hingga Kematian Oleh Warta Ekonomi Online - 23/07/2021

Ahli Virologi dan Molekuler Biologi Universitas Udayana Prof. I Gusti Ngurah Mahardika mengatakan, vaksinasi memang tidak membuat seseorang bebas dari paparan COVID-19. Namun...

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email