Breaking News
Investing Pro 0
🚨 Data Pro Kami Tunjukkan Juara Musim Laporan Laba Akses Data

RUPSLB BELL Setujui Buyback Sebanyak-banyaknya 725 Juta Saham

Ekonomi 28/04/2022 08:45
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Reuters RUPSLB BELL Setujui Buyback Sebanyak-banyaknya 725 Juta Saham
 
BELL
+4,17%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 

Pasardana.id - PT Trisula Textile Industries Tbk (IDX: BELL), emiten penyedia kain, seragam, dan fashion berkualitas, telah mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar di Trisula Center, Jakarta pada 27 April 2022, yang memutuskan untuk mengangkat pengurus baru, berkenaan dengan habisnya masa jabatan dan menyetujui buyback saham.

Melansir keterangan pers, Kamis (28/4), disebutkan bahwa BELL akan melakukan buyback saham sebanyak-banyaknya 10% dari modal yang disetor.

Buyback saham BELL dilakukan karena harga saham BELL belum mencerminkan dengan nilai atau kinerja Perusahaan yang sesungguhnya, serta mempertimbangkan kondisi perekonomian nasional dan dunia yang mengalami perlambatan akibat dari pandemi Covid-19.

“Pada RUPSLB kali ini, para pemegang saham BELL telah menyetujui untuk pengangkatan Heru Jatmiko Harrianto sebagai salah satu Direktur dalam struktur kepengurusan Perseroan untuk periode 2022-2027 yang berlaku efektif per tanggal 19 Mei 2022. Kemudian, melihat peluang perekonomian yang semakin pulih, pada RUPSLB BELL juga merestui untuk melakukan buyback saham yang terhitung mulai dari 27 April 2022 hingga 26 Oktober 2023. Kami berharap, dengan adanya buyback saham ini nanti dapat meningkatkan kinerja saham BELL menjadi lebih stabil. Serta, memberikan fleksibilitas yang lebih besar dalam pengelolaan modal untuk mencapai struktur permodalan yang efisien. Kami juga optimis kedepannya kinerja BELL akan lebih baik,” ungkap R Nurwulan Kusumawati selaku Direktur Perusahaan BELL.

Dijelaskan, BELL akan melakukan buyback saham maksimal sebanyak-banyaknya Rp55 miliar atau dengan saham yang akan dibeli kembali oleh BELL sebanyak-banyaknya 725 juta saham.

Adapun dengan dilakukannya aksi korporasi ini, BELL memperkirakan tidak akan ada dampak penurunan pendapatan dan dampak negatif lainnya.

Serta, diharapkan tidak akan memengaruhi kegiatan usaha dan operasional, karena BELL telah memiliki modal kerja yang cukup untuk menjalankan kegiatan usahanya.

Di sisi lain, BELL juga secara rutin membagikan dividen setiap tahun.

Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) BELL telah disetujui untuk membagikan dividen sebesar 48,65% dari laba bersih tahun 2021 atau sebesar Rp2,030 miliar.

“Kami bersyukur dapat terus secara rutin membagikan dividen kepada para pemegang saham. Hal ini merupakan apresiasi BELL kepada para pemegang saham karena telah mendukung BELL untuk dapat terus berkembang menjadi lebih baik. Adapun, selebihnya penggunaan saldo laba bersih disetujui sebagai Cadangan Wajib Perseroan,” jelas Nurwulan.

Sebagai informasi, sepanjang tahun 2021, BELL berhasil meraih pertumbuhan pada laba usaha sebesar 106,3% YoY melalui berbagai efisiensi yang dilakukan. BELL juga terus gencar dalam memasarkan produk lokal di pasar internasional yang dibuktikan dengan kinerja ekspor pada tahun 2021 yang meningkat 40,42% YoY.

Pada tahun 2021, BELL juga terus mendorong penjualan ritel dengan meraih penjualan ritel sebesar Rp84,5 miliar atau naik 12,1% YoY.

Produk ritel BELL ini terdiri dari pakaian jadi dengan merek JOBB dan Jack Nicklaus yang sudah dipasarkan di berbagai wilayah strategis di Indonesia.

Pada tahun 2022 ini, BELL akan terus meningkatkan kinerja dengan berbagai strategi yang akan dijalankan. Mulai dari penjualan secara omnichannel, yakni online dengan melalui berbagai marketplace dan memperluas platform ecommerce Yukshopping.com, maupun offline melalui toko ritel.

BELL juga akan terus memperluas pasar domestik dan ekspor untuk berbagai produk BELL, mulai dari kain, pakaian ritel, seragam, hingga aksesoris pakaian. Serta, akan terus berinovasi dalam membuat produk-produk berkualitas untuk kebutuhan pasar.

“Seiring dengan berbagai strategi yang akan dijalankan tersebut, BELL juga terus fokus pada aspek bisnis keberlanjutan. Kedepannya, kami yakin prospek bisnis BELL akan semakin baik dan kami berharap dapat terus meningkatkan kinerja,” tutup Nurwulan.

RUPSLB BELL Setujui Buyback Sebanyak-banyaknya 725 Juta Saham
 

Artikel Terkait

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar

Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email