Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Detail selengkapnya

Presiden Jokowi Kasih Angin Segar, Rupiah Hari Ini Bikin Mata Uang Dunia Kalang Kabut!

Ekonomi22/07/2021 13:01
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Warta Ekonomi. Presiden Jokowi Kasih Angin Segar, Rupiah Hari Ini Bikin Mata Uang Dunia Kalang Kabut!

Nilai tukar rupiah hari ini unjuk gigi atas mata uang dunia. Mata uang safe haven, dolar AS, bahkan kini dipukul mundur hingga ke kisaran Rp14.400 pada perdagangan spot Kamis, 22 Juli 2021. 

Melansir dari RTI, rupiah hari ini bertengger di posisi puncak dengan apresiasi 0,40% ke level Rp14.489 per dolar AS. Rupiah sempat menguat hingga ke level terbaiknya di Rp14.454 per dolar AS. Pada saat yang sama, rupiah perkasa atas dolar Australia (0,35%), poundsterling (0,34%), dan euro (0,33%). Baca Juga: Dua Hari Berturut-Turut, Harga Emas Antam (JK:ANTM) Terkoreksi: Makin Murah Meriah!

Performa rupiah di Asia pun unggul. Menjadi mata uang terbaik nomor satu, rupiah menguat terhadap dolar Taiwan (0,48%), baht (0,41%), ringgit (0,41%), yuan (0,40%), dolar Hong Kong (0,32%), dolar Singapura (0,26%), yen (0,26%), dan won (0,08%). Baca Juga: Bukan Kaleng-Kaleng! IHSG Melesat 1,29% pada Penutupan Sesi Pertama

Pada dasarnya, rupiah mendapat angin segar dari pernyataan Presiden Jokowi mengenai pelonggaran PPKM darurat pada 26 Juli 2021 mendatang. Presiden menyatakan PPKM akan diperlonggar apabila kasus Covid-19 di Indonesia mengalami tren penurunan. Benar saja, dalam enam hari terakhir, penambahan kasus positif Covid-19 terus menurun di kisaran 30.000 kasus baru per hari. Hal tersebut semakin membuka peluang untuk pembukaan PPKM secara bertahap pada pekan depan.

"Karena itu, jika tren kasus terus mengalami penurunan, tanggal 26 Juli pemerintah akan melakukan pembukaan (PPKM darurat) secara bertahap," pungkas Jokowi dilansir pada Kamis, 22 Juli 2021.

Selain karena tren Covid-19 yang menurun, penguatan rupiah hari ini juga dibayangi oleh penantian investor atas keputusan suku bunga Bank Indonesia. Adapun saat ini, suku bunga BI ditahan di level 3,5% atau tidak berubah sejak Februari 2021 lalu.

Presiden Jokowi Kasih Angin Segar, Rupiah Hari Ini Bikin Mata Uang Dunia Kalang Kabut!
 

Artikel Terkait

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email