💼 Lindungi portofolio Anda dengan pilihan saham dari AI InvestingPro - SEKARANG DISKON hingga 50% AMBIL SALE

Powell, Inflasi Inggris, Investasi Tesla - Ini yang Gerakan Pasar

Diterbitkan 21/06/2023, 16/26
© Reuters.
US500
-
FDX
-
KBH
-
LCO
-
ESU24
-
CL
-
1YMU24
-
NQU24
-
TSLA
-
WGO
-
BABA
-
SFTBY
-

Investing.com - Ketua The Fed Jerome Powell memulai testimoni kongresnya di sesi ini, setelah data menunjukkan inflasi Inggris tetap tinggi pada bulan Mei. Tesla tengah melirik peluang investasi di India, sementara laba FedEx hadir mengecewakan.

1. Powell memulai testimoni kongres

Kepala Federal Reserve Jerome Powell memulai testimoni kongres dua hari pada hari Rabu, berbicara di depan House Financial Services Committee hanya seminggu setelah bank sentral AS menghentikan kenaikan suku bunga tetapi isyarat bisa menaikkan suku bunga lagi tahun ini.

The Fed proyeksikan bahwa suku bunga acuan dapat mencapai 5,6% hingga akhir tahun ini, yang berarti setidaknya ada dua kali kenaikan sebesar 25 basis poin.

Dengan pemikiran ini, para investor akan melihat seberapa kuat Powell menekankan perlunya melanjutkan kenaikan suku bunga dan apakah kenaikan akan dimulai secepatnya pada bulan depan.

"Fokusnya adalah pada apakah rapat Juli benar-benar 'langsung' dan apakah dot plot Fed dari dua kenaikan lagi adalah kasus dasar yang benar tergantung data yang masuk, atau menjadi masalah besar dari inflasi dalam upaya untuk memastikan tidak ada penurunan prematur dalam kondisi keuangan," Tapas Strickland, kepala ekonomi pasar di NAB menyampaikan.

2. Inflasi Inggris tetap tinggi

Inflasi Inggris secara mengejutkan naik pada hari Rabu. IHK utama meningkat sebesar 8,7% di bulan Mei, sama seperti bulan sebelumnya, dan jauh di atas ekspektasi 8,4%.

Selain itu, inflasi inti, yang tidak termasuk makanan dan energi, tanpa diduga malah bertambah menjadi 7,1% dari 6,8%, memberikan tekanan pada Bank of England untuk meningkatkan kenaikan suku bunganya saat bertemu pada hari Kamis.

BoE diperkirakan akan menaikkan suku bunga 25 basis poin menjadi 4,75%, meskipun data inflasi ini meningkatkan peluang kenaikan 50 bps kala bank sentral melanjutkan siklus pengetatan tertinggi dalam 40 tahun terakhir.

Menambah kesulitan negara ini, laporan terpisah menunjukkan utang pemerintah Inggris naik di atas 100% dari PDB untuk pertama kalinya sejak 1961 setelah pemerintah meminjam senilai £20 miliar (£1 = $1,2708) lebih besar dari perkiraan di bulan Mei.

3. Saham futures flat; saham FedEx melemah

Saham futures AS mayoritas tidak banyak bergerak pada hari Rabu, dan investor masih menunggu testimoni dari Ketua Federal Reserve Jerome Powell [lihat di atas] untuk mendapatkan wawasan tentang apa yang akan terjadi untuk suku bunga AS.

Pada pukul 16.00 WIB, Dow futures turun hanya 3 poin atau kurang dari 0,1%, S&P 500 futures diperdagangkan flat, dan Nasdaq 100 futures turun 6 poin atau 0,1%.

Indeks-indeks utama ditutup turun pada hari Selasa tatkala para investor lakukan profit taking di pasar. Ini terjadi usai alami kenaikan kuat minggu lalu pasca langkah Fed menghentikan siklus kenaikan suku bunga yang panjang.

S&P 500 berbasis luas minggu lalu mencapai level tertinggi April 2022 dan catat minggu positif kelima berturut-turut.

Dalam berita perusahaan, laba kuartalan akan terbit dari perusahaan-perusahaan seperti KB Home (NYSE:KBH) dan produsen kendaraan rekreasi Winnebago Industries (NYSE:WGO), sementara saham raksasa pengiriman FedEx (NYSE:FDX) turun di premarket setelah kendala "sulitnya permintaan" mendorong rencananya untuk mengandangkan 29 pesawat lagi pada tahun fiskal yang dimulai pada 1 Juni.

4. Tesla melirik India

Elon Musk kembali melirik peluang di India, negara dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia, setelah CEO Tesla (NASDAQ:TSLA) ini bertemu dengan Narendra Modi dalam kunjungan Perdana Menteri India tersebut ke Amerika Serikat.

"Saya yakin bahwa Tesla akan hadir di India dan kami akan melakukannya segera mungkin," kata Musk kepada para awak media setelah pertemuan tersebut. "Kami tidak ingin terburu-buru dalam mengumumkannya, tetapi saya pikir kemungkinan besar akan ada investasi yang signifikan".

Tesla dan India telah berbicara soal investasi di negara dengan ekonomi terbesar ketiga di Asia ini sebelumnya, namun pembicaraan tersebut berhenti tahun lalu setelah pemerintah India bersikeras agar Tesla membuat mobil secara lokal, sementara produsen mobil listrik ini mengatakan bahwa mereka ingin mengekspor ke India terlebih dahulu agar dapat menguji permintaan di sana.

5. Minyak naik sebelum rilis data persediaan AS

Harga minyak naik pada hari Rabu, pulih setelah jalani dua sesi penurunan beruntun, sebelum laporan terbaru data persediaan mingguan AS.

Pada pukul 16.00 WIB, minyak WTI naik 0,3% ke $71,39 per barel, sementara minyak Brent naik 0,2% menjadi $76,03 per barel.

Data persediaan minyak AS dari grup industri American Petroleum Institute akan terbit pada hari Rabu, tertunda sehari setelah hari libur nasional Senin, dan penurunan mungkin terjadi setelah catat peningkatan satu juta barel minggu lalu.

Meskipun demikian, pasar minyak tengah berupaya membidik support, bahkan setelah Arab Saudi memutuskan untuk membatasi pasokannya, di tengah meningkatnya kekhawatiran akan pemulihan ekonomi di China, negara importir minyak terbesar di dunia, serta pengetatan kebijakan moneter di sebagian besar negara Barat yang membatasi aktivitas ekonomi.

"Aksi OPEC+ dari beberapa minggu yang lalu tidak banyak membantu mendorong harga lebih tinggi dan kegelisahan atas permintaan terus membatasi pasar," analis di ING mengatakan dalam sebuah catatan.

Komentar terkini

Pengungkapan Risiko: Perdagangan instrumen finansial dan/atau mata uang kripto membawa risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan sebagian atau seluruh nilai investasi Anda, dan mungkin tidak sesuai untuk sebagian investor. Harga mata uang kripto amat volatil dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal seperti peristiwa finansial, regulasi, atau politik. Trading dengan margin meningkatkan risiko finansial.
Sebelum memutuskan untuk memperdagangkan instrumen finansial atau mata uang kripto, Anda harus sepenuhnya memahami risiko dan biaya terkait perdagangan di pasar finansial, mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan selera risiko Anda dengan cermat, serta mencari saran profesional apabila dibutuhkan.
Fusion Media mengingatkan Anda bahwa data di dalam situs web ini tidak selalu real-time atau akurat. Data dan harga di situs web ini. Data dan harga yang ditampilkan di situs web ini belum tentu disediakan oleh pasar atau bursa, namun mungkin disediakan oleh pelaku pasar sehingga harga mungkin tidak akurat dan mungkin berbeda dengan harga aktual pasar. Dengan kata lain, harga bersifat indikatif dan tidak sesuai untuk tujuan trading. Fusion Media dan penyedia data mana pun yang dimuat dalam situs web ini tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kehilangan apa pun yang diakibatkan oleh trading Anda atau karena Anda mengandalkan informasi yang dimuat dalam situs web ini.
Anda dilarang untuk menggunakan, menyimpan, memperbanyak, menampilkan, mengubah, meneruskan, atau menyebarkan data yang dimuat dalam situs web ini tanpa izin eksplisit tertulis sebelumnya dari Fusion Media dan/atau penyedia data. Semua hak kekayaan intelektual dipegang oleh penyedia dan/atau bursa yang menyediakan data yang dimuat dalam situs web ini.
Fusion Media mungkin mendapatkan imbalan dari pengiklan yang ditampilkan di situs web ini berdasarkan interaksi Anda dengan iklan atau pengiklan.
Versi bahasa Inggris dari perjanjian ini adalah versi utama, yang akan berlaku setiap kali ada perbedaan antara versi bahasa Inggris dan versi bahasa Indonesia.
© 2007-2024 - Fusion Media Limited. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.