Breaking News
Investing Pro 0
DISKON Cyber Monday: Diskon InvestingPro+ hingga 54% KLAIM PENAWARAN

Pidato Powell, Consumer Confidence, Kebocoran Pipa Nord Stream - Ini yang Gerakkan Pasar

Ekonomi 27/09/2022 17:45
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Reuters.
 
NQZ2
-0,60%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
TFMBMc1
-1,38%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
VWAGY
-1,24%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
AAL
-2,86%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
TWTR
+0,00%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
JKSE
-0,51%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 

Oleh Geoffrey Smith

Investing.com - Pasar obligasi lebih tenang dan menunggu untuk melihat apakah mereka dapat membuat khawatir Ketua Federal Reserve Jerome Powell dalam menentukan kebijakan moneternya yang lebih akomodatif. Poundsterling juga lebih stabil, setelah pernyataan yang tidak sepenuhnya meyakinkan dari Bank of England yang bersumpah untuk menjaga inflasi tetap rendah. Pemerintah AS menggugat JetBlue dan American Airlines di pengadilan, sementara Twitter dan Elon Musk juga masih menyelesaikan masalahnya sendiri di ruang sidang. Kebocoran yang mencurigakan dari pipa gas bawah laut memicu dugaan sabotase oleh Rusia dan American Petroleum Institute merilis data cadangan minyak mingguan. Inilah yang perlu Anda ketahui di pasar keuangan pada hari Selasa, 27 September.

1. Obligasi menguat jelang pidato Powell

Pasar obligasi global pulih sedikit setelah aksi jual panik hari Senin, tetapi pasar resah sebelum pidato Ketua Federal Reserve Jerome Powell, yang berpidato dalam konferensi aset digital.

Komentarnya akan diuraikan untuk mencari setiap tanda bahwa kejatuhan di pasar obligasi sejak rapat Fed minggu lalu telah mendorong perubahan soal laju dan tingkat kenaikan suku bunga lebih lanjut, mengingat bahwa nilai tukar yang lebih tinggi dan kenaikan imbal hasil obligasi sudah memperketat kondisi keuangan bagi perusahaan AS secara signifikan.

Ada juga pidato dari Presiden Fed St. Louis James Bullard, Charles Evans dari Chicago, dan Mary Daly dari San Francisco. Dalam kalender data, Conference Board akan merilis survei bulanan consumer confidence, sementara ada juga data durable goods dan harga rumah.

2. Poundsterling stabil tetapi dampak politik mungkin sudah terjadi

Poundsterling stabil dan yield Gilt turun setelah bencana pada hari Senin yang memaksa Bank of England untuk mengeluarkan pernyataan darurat bersumpah tidak akan membiarkan inflasi keluar dari kendali.

Itu menjadi tantangan yang jauh lebih sulit setelah pemberian bantuan fiskal besar-besaran oleh pemerintah baru, terutama kepada orang berpenghasilan tinggi. Sebuah jajak pendapat yang dilakukan setelah 'anggaran mini' yang diumumkan pada hari Jumat memberi oposisi Partai Buruh rekor keunggulan 17 poin suara, ini menyiratkan bahwa Perdana Menteri baru Liz Truss dan Menteri Keuangan Kwasi Kwarteng mungkin telah salah menilai prioritasnya.

Volatilitas akan memberikan sorotan lebih tajam dari biasanya dalam pidato Kepala Ekonom Bank of England Huw Pill pukul 20.35 WIB.

3. Bursa saham akan dibuka positif; aksi di ruang sidang diawasi

Bursa saham AS akan dibuka naik, membalikkan sebagian besar kerugian hari Senin, tetapi dalam pola bertahan sampai penampilan Powell nanti.

Pukul 17.20 WIB, Dow Jones futures naik 223 poin, atau 0,8%, S&P 500 futures menguat 1,0%, dan Nasdaq 100 futures naik 1,2%. Ketiga indeks telah turun berkisar 0,6% dan 1,1% pada hari Senin, Dow masuk ke dalam definisi teknikal bear market.

Di Indonesia, IHSG berakhir turun 0,21% dan rupiah naik tipis 0,02% di 15.122,5 per dolar AS.

Saham-saham ditopang oleh kabar lumayan baik dari obligasi, di mana imbal hasil acuan 2 tahun dan 10 tahun telah turun kembali sekitar 6 basis poin di 4,25% dan 3,83%. Itu masih merupakan inversi kurva imbal hasil yang biasanya akan menandakan resesi di depan.

Saham-saham kemungkinan akan menjadi fokus nanti yakni JetBlue (NASDAQ:JBLU) dan American Airlines (NASDAQ:AAL), yang kelompok perusahaan tersebut berada di bawah pengawasan di pengadilan nanti karena mendapat gugatan antimonopoli pemerintah Federal. Ada juga sidang pengadilan yang berlangsung antara Twitter (NYSE:TWTR) dan Elon Musk. Volkswagen (OTC:VWAGY) ADR juga masih menjadi fokus dalam laporan bahwa mereka akan menetapkan harga IPO Porsche di batas atas kisaran harga bukunya.

4. Kebocoran pipa Nord Stream dorong dugaan langkah ekstrem dari Rusia

Harga gas alam di Eropa kembali naik setelah operator pipa Nord Stream, yang membentang dari Rusia di bawah Laut Baltik ke Jerman, menemukan tidak kurang dari tiga kebocoran dalam dua jaringan pipa terpisahnya dengan jarak setengah lusin mil antara satu sama lain.

Operator pipa Nord Stream mengatakan bahwa kerusakan itu "belum pernah terjadi sebelumnya" dan menambahkan bahwa "tidak mungkin sekarang untuk memperkirakan jangka waktu pemulihan operasional." Analis Barat segera mencurigai Rusia sebagai penyebab kerusakan, yang membuat peluang gas Rusia mencapai Eropa melalui pipa itu pada musim dingin ini terlihat sangat kecil.

Perkembangan ini telah mendorong kecurigaan adanya sabotase, menyusul insiden yang pernah terjadi sebelumnya di mana Rusia menyalahkan kejadian kegagalan mekanis sebagai alasan untuk memotong pengiriman gasnya ke Jerman.

5. Minyak terus naik; cadangan API disorot

Harga minyak mentah sedikit melambung dari posisi terendahnya setelah kabar dari pipa Nord Stream tersebut, yang menghidupkan kembali kekhawatiran bahwa Rusia mungkin menggunakan langkah-langkah ekstrem untuk memaksimalkan tekanan ekonomi di Eropa menjelang datangnya musim dingin.

Pukul 17.30 WIB, harga minyak WTI naik 1,9% di $78,14 per barel, dan harga minyak Brent naik 1,9% di $84,44 per barel.

Fokus pasar nantinya akan tertuju pada data cadangan minyak mingguan dari American Petroleum Institute pada pukul 03.30 WIB, di mana para analis memperkirakan kenaikan moderat lainnya dalam stok minyak mentah, yang akan menjadi kenaikan mingguan kelima berturut-turut jika dikonfirmasi.

Pidato Powell, Consumer Confidence, Kebocoran Pipa Nord Stream - Ini yang Gerakkan Pasar
 

Artikel Terkait

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
Komentar (1)
muhammad gsc
muhammad gsc 27/09/2022 18:46
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Komentar ini telah tersimpan di Item Tersimpan
Gaad
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email