Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Detail selengkapnya

Permintaan Maaf Amien Rais ke Presiden Isinya Dahsyat: Pak Jokowi, Rezim Anda Lebih Parah!

Ekonomi29/11/2021 07:00
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Warta Ekonomi. Permintaan Maaf Amien Rais ke Presiden Isinya Dahsyat: Pak Jokowi, Rezim Anda Lebih Parah!

Amien Rais tiba-tiba minta maaf ke Presiden Jokowi. Ketua Majelis Syuro Partai Ummat terlihat serius. Isinya dahsyat banget.

Amien Rais menyampaikan itu dalam video berjudul Hindari Ledakan People Power. 

Baca Juga: Bawa-Bawa Rezim! Amien Rais: Habib Rizieq Adalah Korban, Seakan-Akan Musuh....

Ini kemudian diunggah ke kanal Youtube Amien Rais Official, Sabtu, 27 November 2021.

Menurut mantan Ketua MPR itu, sebenarnya ketakutan-ketakutan ini juga terjadi pada rezim presiden-presiden sebelum Jokowi.

Namun, Amien Rais menilai, keadaan pada rezim Jokowi saat ini jauh lebih parah dibandingkan sebelumnya.

"Mohon maaf, ya, Pak Jokowi, Anda memang lebih parah. Tapi, sebelum Anda itu Undang-Undang diproduksi oleh DPR kita itu jumlahnya memang 70 sekian. Menurut BIN secara blak-blakan," katanya.

Ketua Majelis Syuro Partai Ummat, Amien Rais itu kemudian membahas berbagai Undang-Undang yang disebutnya telah disusupi kepentingan asing.

Amien Rais mengatakan, rezim Jokowi semakin memperparah kolonialisme baru dari kekuatan asing untuk menjajah dan menghisap ekonomi Indonesia.

"Ini saya meminjam istilah yang digunakan Profesor Edi Swasono dari Universitas Indonesia," kata Amien Rais.

Selain itu, Amien Rais juga mengatakan bahwa Badan Intelijen Negara (BIN), mensinyalir ada 72 Undang-Undang yang disusupi kepentingan asing.

"Di antaranya Undang-Undang Pendidikan Nasional, Undang-Undang Kesehatan, Undang-Undang Kelistrikan, Undang-Undang Sumber Daya Air, Undang-Undang Penanaman Modal Asing, Undang-Undang Migas, Undang-Undang Pemilu, Undang-Undang Perbankan," kata Amien Rais.

Yang paling parah menurut Amien ada di sektor perbankan dan energi pertambangan.

"Itu luar biasa. Undang-Undang telah diproduksi untuk kepentingan asing," tuturnya.

Permintaan Maaf Amien Rais ke Presiden Isinya Dahsyat: Pak Jokowi, Rezim Anda Lebih Parah!
 

Artikel Terkait

Imbal Hasil Obligasi AS Meningkat, Wall Street Melemah
Imbal Hasil Obligasi AS Meningkat, Wall Street Melemah Oleh Pasar Dana - 19/01/2022

Pasardana.id - Wall Street melemah pada Selasa (18/1/2022) dipicu meningkatnya imbal hasil obligasi Amerika Serikat. Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average...

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
Komentar (1)
Andy Butarbutar
Andy Butarbutar 29/11/2021 9:39
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Komentar ini telah tersimpan di Item Tersimpan
amn rais banyak bancot
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email