Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Detail selengkapnya

Pakar Hukum Soroti Serangan terhadap Anies Baswedan, Seret Pembantu Presiden Jokowi

Ekonomi22/09/2021 15:45
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
© Warta Ekonomi. Pakar Hukum Soroti Serangan terhadap Anies Baswedan, Seret Pembantu Presiden Jokowi

Ahli Hukum Tata Negara Refly Harun kembali buka suara mengingatkan para pejabat pemerintahan untuk tidak tipis kuping mendengarkan kritik.

Hal tersebut diungkapkan pengamat sosial dan politik itu dalam video yang tayang di kanal YouTube Refly Harun, Selasa (21/9).

Dalam video tersebut, Refly Harun kembali menyentil begitu gampangnya pejabat tersinggung karena dikritik.

Baca Juga: Kaesang Pangarep Bongkar Isi Saldo Rekening Jokowi dan Gibran, Wow!

"Dikritik, somasi. Paling tidak, ada dua pembantu Presiden Jokowi yang melakukan somasi kan? Terus dikatakan itu bukan kritik tapi fitnah, ya tergantung dari mana sudut pandangnya," jelas Refly Harun.

Refly Harun pun mengungkapkan bahwa pernyataan Plt Ketua Umum PSI Giring Ganesha bahwa Anies Baswedan pembohong bisa juga dianggap fitnah.

Menurut Refly Harun, itu malah lebih berbahaya dari tuduhan terlibat promosi ivermectin sebagai obat covid-19.

Namun, Refly Harun percaya Anies Baswedan tidak akan bertindak jauh dengan menyampaikan somasi atau melaporkan Giring.

"Bukan yakin sih, saya mengimbau lah. Jadi, kualitas Anda (Anies Baswedan,red) harus berbeda dengan para pembantu Presiden Jokowi yang cepat sekali marahnya dengan mensomasi rakyat atau melapor ke polisi," ungkap Refly Harun.

Tak hanya Anies Baswedan, para pendukungnya juga diminta Refly Harun menunjukkan kelas yang berbeda dengan para pendukung Jokowi.

Baca Juga: Riza Beri Balasan Nendang untuk Giring PSI, Seret Anies Baswedan

Pasalnya, Refly Harun melihat para pendukung Jokowi mudah sekali marah dan mengadukan orang ke polisi.

"Mungkin karena mereka berpikir polisi itu milik mereka. Padahal penegak hukum itu milik rakyat Indonesia," pungkas Refly Harun.

Pakar Hukum Soroti Serangan terhadap Anies Baswedan, Seret Pembantu Presiden Jokowi
 

Artikel Terkait

Melejit 391%, Harga Bitcoin Hari Ini Tembus Rp 932 Juta
Melejit 391%, Harga Bitcoin Hari Ini Tembus Rp 932 Juta Oleh Warta Ekonomi Online - 21/10/2021

Harga Bitcoin (BTC) terus naik. berdasarkan data Indodax.com, harga aset kripto ini akhirnya tembus ke harga 900 juta rupiah atau Lebih tepatnya di angka Rp 932 juta (dengan kurs...

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email