😎 Sale Tengah Tahun Eksklusif - Hemat hingga 50% pilihan saham dari AI InvestingProAMBIL SALE

Lintas Global: Kemenangan Taliban, Ekonomi China Melambat, Harga Minyak Jatuh

Diterbitkan 16/08/2021, 17/44
© Reuters.
LCO
-
ESU24
-
CL
-
1YMU24
-
NQU24
-
JKII
-
JKTRAD
-
ID20YT=RR
-
SSEC
-
BTC/USD
-
ETH/USD
-
ADA/USD
-

Oleh Geoffrey Smith

Investing.com - Taliban telah menguasai ibu kota Afghanistan, Kabul, di tengah masih berlangsungnya evakuasi warga barat. Perekonomian China melambat akibat tindakan tegas pengendalian wabah lokal Covid-19 di seluruh negeri. Sentimen itu juga menghantam harga minyak. Dan saham-saham AS bergerak turun kala munculnya laporan Federal Reserve yang merencanakan keluar cepat dari pembelian aset. Inilah yang perlu Anda ketahui di pasar keuangan pada hari Senin, 16 Agustus.

1. Taliban menguasai Kabul

Taliban merebut kembali ibu kota Afghanistan, Kabul, 20 tahun setelah diusir oleh pasukan AS dan hanya beberapa minggu setelah Presiden AS Joe Biden mengumumkan penarikan pasukannya. Hanya sebulan yang lalu, Biden mengatakan tidak ada kemungkinan pasukan pemerintah Afghanistan yang dilatih AS akan dikalahkan.

Sedikitnya lima orang tewas dalam situasi kacau di Bandara Kabul yang mengingatkan kembali saat masa evakuasi Saigon tahun 1975 silam pada akhir Perang Vietnam.

Juru bicara Taliban yang dikutip dalam berbagai laporan telah menjanjikan peralihan kepemimpinan damai tetapi tetap berjanji untuk menerapkan kembali interpretasi ketatnya soal hukum Islam di negara itu.

2. Data ekonomi China isyarat perlambatan

Perekonomian China melambat seiring meningkatnya pembatasan yang diberlakukan untuk menghentikan penyebaran varian delta Covid-19.

Data produksi industri dan penjualan ritel Juli, dirilis sebelumnya, keduanya diketahui lebih rendah dari ekspektasi. Pertumbuhan output melambat menjadi 6,4% dari 8,3% di bulan Juni, tingkat paling lambat sejak September tahun lalu. Pertumbuhan penjualan ritel juga turun menjadi 8,5% dari 12,1%, tingkat paling lambat dalam enam bulan.

Investasi aset tetap, yang secara historis merupakan pendorong terbesar pertumbuhan PDB di China, juga melambat lebih besar dari ekspektasi menjadi hanya tumbuh 10,3% dari 12,6% di bulan Juni.

Pendekatan tanpa toleransi China terhadap wabah Covid-19 dengan menutup terminal pengiriman terbesar di dunia Ningbo-Zhoushan minggu lalu, menunjukkan bahwa kendala pada perdagangan eksternal negara itu kemungkinan akan menjadi sorotan data yang akan datang.

3. Saham AS bergerak melemah; Fed dilaporkan incar keluar lebih cepat dari QE

Pasar saham AS bergerak melemah setelah data China sekali lagi merusak prospek pertumbuhan global.

Pada pukul 06:15 AM ET (1015 GMT), Dow Jones futures turun 157 poin, atau 0,4%, sementara S&P 500 futures juga turun 0,4% dan Nasdaq 100 futures turun 0,3%.

Juga membebani sentimen adalah laporan Wall Street Journal yang mengklaim bahwa Federal Reserve berencana untuk mengakhiri pembelian asetnya pada pertengahan tahun depan, menyiratkan penghentian pelonggaran kuantitatif (quantitative easing/QE) yang lebih cepat daripada tahun 2013 lalu, ketika mulai memperketat kebijakan setelah mengalami Great Recession.

4. Kapitalisasi pasar kripto kembali tembus $2 triliun

Kripto kembali menorehkan valuasi pasar senilai $2 triliun, setelah pergerakan reli dipicu oleh perubahan cara blockchain Ethereum akan bekerja di masa depan.

Ethereum berencana untuk beralih dari model 'proof of work' yang membutuhkan sejumlah besar daya komputasi untuk menambang koin baru, upaya untuk melawan narasi bahwa cryptocurrency berbahaya bagi lingkungan karena jejak karbonnya. 

Juga membantu sentimen, yakni bukti dukungan bipartisan untuk industri di Washington, meskipun kegagalannya untuk memastikan perlakuan pajak yang menguntungkan dalam kata-kata RUU infrastruktur minggu lalu.

Pada pukul 06:15 AM ET, Ethereum naik 4,3% di $3.286, sementara Bitcoin naik 3,0% ke $47,286. DogeCoin juga naik 13% dan Cardano, yang naik sekitar 50% minggu lalu, naik 2,2%.

5. Harga minyak turun, produksi BBM China capai titik terendah 14 bulan

Harga minyak mentah jatuh lagi setelah data ekonomi China yang lemah menimbulkan keraguan atas proyeksi permintaan global. Data produksi industri yang dirilis sebelumnya menunjukkan penyulingan independen memangkas produksi rata-rata hariannya ke level terendah sejak Mei tahun lalu.

Pada pukul 06:30 AM ET, harga minyak mentah AS turun 1,4% di $67,25 per barel, sementara Brent berjangka turun 1,3% ke $69,70.

Data pada hari Jumat dari Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CFTC) AS telah menunjukkan posisi beli bersih di kontrak berjangka dan opsi minyak mentah hampir 10% dalam seminggu hingga 10 Agustus. Ini menunjukkan bahwa momentum jangka pendek pasar melemah signifikan di tengah kekhawatiran bahwa pandemi kemungkinan belum akan dikendalikan tahun ini.

Komentar terkini

Pengungkapan Risiko: Perdagangan instrumen finansial dan/atau mata uang kripto membawa risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan sebagian atau seluruh nilai investasi Anda, dan mungkin tidak sesuai untuk sebagian investor. Harga mata uang kripto amat volatil dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal seperti peristiwa finansial, regulasi, atau politik. Trading dengan margin meningkatkan risiko finansial.
Sebelum memutuskan untuk memperdagangkan instrumen finansial atau mata uang kripto, Anda harus sepenuhnya memahami risiko dan biaya terkait perdagangan di pasar finansial, mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan selera risiko Anda dengan cermat, serta mencari saran profesional apabila dibutuhkan.
Fusion Media mengingatkan Anda bahwa data di dalam situs web ini tidak selalu real-time atau akurat. Data dan harga di situs web ini. Data dan harga yang ditampilkan di situs web ini belum tentu disediakan oleh pasar atau bursa, namun mungkin disediakan oleh pelaku pasar sehingga harga mungkin tidak akurat dan mungkin berbeda dengan harga aktual pasar. Dengan kata lain, harga bersifat indikatif dan tidak sesuai untuk tujuan trading. Fusion Media dan penyedia data mana pun yang dimuat dalam situs web ini tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kehilangan apa pun yang diakibatkan oleh trading Anda atau karena Anda mengandalkan informasi yang dimuat dalam situs web ini.
Anda dilarang untuk menggunakan, menyimpan, memperbanyak, menampilkan, mengubah, meneruskan, atau menyebarkan data yang dimuat dalam situs web ini tanpa izin eksplisit tertulis sebelumnya dari Fusion Media dan/atau penyedia data. Semua hak kekayaan intelektual dipegang oleh penyedia dan/atau bursa yang menyediakan data yang dimuat dalam situs web ini.
Fusion Media mungkin mendapatkan imbalan dari pengiklan yang ditampilkan di situs web ini berdasarkan interaksi Anda dengan iklan atau pengiklan.
Versi bahasa Inggris dari perjanjian ini adalah versi utama, yang akan berlaku setiap kali ada perbedaan antara versi bahasa Inggris dan versi bahasa Indonesia.
© 2007-2024 - Fusion Media Limited. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.